GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa yang Tidak Kenal Upin dan Ipin, Inilah Kisah Suksesnya

Serial Upin dan Ipin sangat populer di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak. Serial animasi ini diproduksi oleh Les' Copaque Production yang berkantor di Selangor, Malaysia.
Senin, 4 Juli 2022 - 09:05 WIB
Kantor Les' Copaque Production di Jalan Boling Padang G 13/G, Section 13, 40100 Shah Alam, Selangor, Malaysia.(29/6/2022)
Sumber :
  • Dok. Iswami

Selangor, Malaysia - Serial Upin dan Ipin sangat populer di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak. Serial animasi yang diproduksi oleh Les' Copaque ini sudah menjadi tayangan di salah satu televisi di Indonesia sejak tahun 2007.

Lalu siapa dibalik lahirnya Upin dan Ipin? Ada dua orang yang merupakan sepasang suami istri, mereka adalah Burhanuddin bersama dengan sang istri Hajah Ainon Ariff.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Haji Burhanuddin Mohd Radzi, itulah nama lengkap pemilik rumah produksi Les' Copaque. Ia bercerita bagaimana memulai usaha ini kepada 18 perwakilan media dari Indonesia ketika berkunjung dalam program Ikatan Setia Kawan Wartawan Malaysia-Indonesia (ISWAMI) di Jalan Boling Padang G 13/G, Section 13, 40100 Shah Alam, Selangor, Malaysia, Rabu, 29 Juni 2022.

Kunjungan media dari Indonesia ke Les  Copaque Production, Selangor, Malaysia, 29/6/2022.

Burhanuddin yang pernah menuntut ilmu di Fakultas Perminyakan Institut Teknologi Bandung bercerita bahwa awalnya ia memulai usaha ini dengan uang sebesar 40 juta Ringgit Malaysia. Usaha yang dirintis bersama sang istri Hajah Ainon Ariff dimulai tahun 2005 dilakukan karena ia melihat banyaknya produksi serial animasi Malaysia yang menggunakan tokoh-tokoh barat.

Burhanuddin (pendiri Les  Copaque Production/baju hitam).

Ia bersama sang istri kemudian muncul ide untuk membuat animasi dengan menggunakan karakter asli lokal Malaysia. 

Kok Upin & Ipin Botak

Burhanuddin menjawab bercerita kenapa identitas Upin dan Ipin yang tidak memiliki rambut alias botak. Alasannya sederhana, yaitu untuk mengurangi biaya produksi.

Ia bercerita bahwa jika menggunakan rambut maka akan memakan waktu dan menambah biaya. Hal lain yang dilakukan untuk menghemat biaya produksi adalah ia dan istri menjadi pengisi suara di dalam serial Upin dan Ipin.

Produksi Diawasi Langsung

Setiap produksi dalam serial Upin Ipin terus diawasi langsung oleh Burhanuddin dan istri. Terutama untuk penulisan script, Hajah Ainon Ariff mengecek dan menentukan langsung alur cerita setiap serialnya.

Cerita dalam setiap serial ditulis oleh sebuah tim dengan seorang supervisor. Setelah selesai penulisan script dari tim ini, selanjutnya akan diajukan kepada Hajah Ainon Ariff untuk memutuskan apakah alur cerita sudah bisa diproduksi.

tvOnenews (keneja kotak biru) bersama tim script Les  Copaque Production, Selangor, Malaysia.(29/6/2022)

Saat awal berdiri jumlah karyawan Les' Copaque Production hanya berjumlah 8 orang. Burhanuddin bercerita bahwa selama dua tahun pertama, Upin dan Ipin tidak mendapatkan respon positif di Malaysia. Bahkan dalam dua tahun tersebut tidak ada pemasukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika tayang di Indonesia, Upin dan Ipin mulai digemari oleh anak-anak Indonesia. Les' Copaque kemudian berkembang hingga saat ini mempunyai karyawan sebanyak 200 orang.

Les' Copaque Production juga sudah memproduksi Upin dan Ipin dalam bentuk Film Layar Lebar seperti Geng: Pengembaraan Bermula (2016), Upin & Ipin Jeng Jeng Jeng (2016) dan Upin & Ipin: Keris Siamang Tunggal (2019).(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Selengkapnya

Viral