Proses Evakuasi JPO Tendean yang Roboh Selesai, Arus Lalin kembali Normal
Jakarta, tvOnenews.com - Arus lalu lintas di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, kembali normal setelah proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak akibat ditabrak truk pengangkut alat berat rampung pada Selasa (15/7/2026) malam.
Pembongkaran dilakukan sejak Selasa siang dengan menggunakan alat berat berupa mobile crane untuk mengevakuasi badan jembatan yang terbelah. Seluruh akses JPO juga ditutup demi menjaga keselamatan masyarakat selama proses evakuasi berlangsung.
Tim tvOne di lokasi melaporkan, pembongkaran selesai sekitar pukul 21.45 WIB, lebih cepat dari target yang sebelumnya ditetapkan pukul 22.00 WIB.
Seluruh puing jembatan telah diangkut oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta sehingga tidak ada lagi material yang mengganggu arus lalu lintas.
Dengan selesainya proses tersebut, kendaraan dari arah Mampang menuju Blok M maupun sebaliknya kini sudah dapat melintas secara normal.
Rekayasa lalu lintas yang sebelumnya mengalihkan kendaraan melalui Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Gatot Subroto juga telah dihentikan.
Meski kondisi lalu lintas telah pulih, pembongkaran JPO memunculkan persoalan baru bagi pejalan kaki. Warga yang sebelumnya menggunakan JPO tersebut kini harus memutar cukup jauh untuk menyeberang jalan.
Menurut warga, JPO di Jalan Kapten Tendean merupakan fasilitas yang digunakan setiap hari, termasuk oleh pekerja proyek dan masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar.
Kini mereka harus berjalan sekitar 500 meter hingga 1 kilometer menuju JPO terdekat agar dapat menyeberang dengan aman.
Warga pun berharap pemerintah segera membangun kembali JPO di lokasi tersebut mengingat Jalan Kapten Tendean merupakan salah satu ruas jalan dengan volume lalu lintas yang padat dan berisiko tinggi bagi pejalan kaki yang menyeberang tanpa fasilitas penyeberangan.