News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serangan Rusia di Ukraina Meluas Saat AS Tekan China Untuk Dukung Barat Menentang Invasi

Pasukan Ukraina pada Sabtu berjuang menahan serangan Rusia di beberapa medan tempur, kata para pejabat. Perjuangan itu dilakukan ketika Amerika Serikat, setelah pertemuan para menteri luar negeri G20, menekan China agar mendukung Barat dalam menentang invasi.
Sabtu, 9 Juli 2022 - 23:28 WIB
Serangan Rusia di Ukraina meluas saat AS tekan China atas sikapnya
Sumber :
  • antara

Kiev, tvOne

Pasukan Ukraina pada Sabtu berjuang menahan serangan Rusia di beberapa medan tempur, kata para pejabat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjuangan itu dilakukan ketika Amerika Serikat, setelah pertemuan para menteri luar negeri G20, menekan China agar mendukung Barat dalam menentang invasi.

Sebuah serangan rudal di Kharkiv, kota di timur laut Ukraina, melukai tiga warga sipil, kata gubernur wilayah setempat, meskipun serangan utama Rusia tampaknya terfokus di tenggara Kharkiv di Luhansk dan Donetsk.

Kedua provinsi itu, yang sebagian besar sudah dikuasai oleh separatis pro Rusia sebelum invasi Rusia pada Februari, membentuk wilayah industri Donbas di bagian timur.

Para pejabat Ukraina melaporkan serangan di kedua provinsi itu pada Sabtu, sementara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dalam buletin reguler bahwa Moskow sedang mengumpulkan pasukan cadangan dari seluruh Rusia di dekat Ukraina.

Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan lewat Telegram bahwa sebuah rudal Rusia telah menyerang Druzhkivka, sebuah kota di belakang garis depan pertempuran, dan melaporkan penembakan artileri di pusat-pusat permukiman penduduk.

Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan di Telegram bahwa pasukan Rusia "menembak di sepanjang garis depan", tetapi kemudian mengatakan serangan balik Ukraina telah menghantam gudang senjata dan amunisi Rusia dan memaksa Moskow untuk menghentikan serangannya.

Rusia, yang mengeklaim menguasai seluruh provinsi Luhansk akhir pekan lalu, membantah menargetkan warga sipil.

Pada Jumat, Ukraina telah memohon lebih banyak senjata canggih dari Barat yang menurut Kiev sejauh ini membantunya memperlambat pergerakan pasukan Rusia.

Beberapa jam kemudian, Presiden AS Joe Biden menandatangani paket senjata baru untuk Ukraina senilai hingga 400 juta dolar AS (Rp5,99 triliun), termasuk empat sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS) tambahan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berterima kasih kepada Biden atas bantuan persenjataan itu yang menurutnya merupakan kebutuhan prioritas.

"Persenjataan inilah yang membantu kami menekan musuh," katanya di Twitter.

Mengomentari pasokan senjata itu, kedutaan Rusia di Washington mengatakan Amerika Serikat ingin "memperpanjang konflik dengan segala cara" dan memberi kompensasi atas kerugian militer Ukraina.

'Sanksi harus ditingkatkan'

Pada Sabtu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, yang mendesak masyarakat internasional untuk mengutuk agresi Rusia, mengatakan bahwa dia telah menyuarakan keprihatinan pada timpalannya dari China, Wang Yi, atas persekutuan Beijing dengan Moskow, selama pembicaraan yang berlangsung lebih dari lima jam.

Blinken berbicara kepada wartawan di Bali, Indonesia, setelah pertemuan para menteri luar negeri G20 pada Jumat.

Menlu Rusia Sergei Lavrov telah keluar dari pertemuan itu, mencela Barat karena telah melontarkan kritik "yang hiruk pikuk".

Sesaat sebelum invasi Rusia 24 Februari ke Ukraina, Beijing dan Moskow mengumumkan kemitraan "tanpa batas", meskipun para pejabat AS mengatakan mereka belum melihat China menghindari sanksi keras yang dipimpin AS terhadap Rusia atau memberi peralatan militer ke Rusia.

Gubernur Kharkiv Oleh Synehubov mengatakan di Telegram bahwa, bersamaan dengan serangan rudal di kota itu, para pejuang Ukraina telah memukul mundur dua serangan Rusia di dekat Dementiivka, sebuah kota kecil yang terletak di antara Kharkiv dan perbatasan dengan Rusia.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menyerang dua pangkalan tentara asing bayaran yang ditempatkan di dekat Kharkiv.

Juru bicara kementerian Igor Konashenkov juga mengatakan dua pesawat Su-25 Ukraina telah ditembak jatuh di wilayah Mykolaiv selatan dan pasukan Rusia telah menghancurkan lima gudang amunisi di sana dan di wilayah timur Dnipropetrovsk dan Donetsk.

Pasukan yang didukung Rusia di Republik Rakyat Donetsk (DPR), wilayah Ukraina yang memerdekakan diri, mengatakan tiga orang tewas dan 17 terluka di sana dalam 24 jam terakhir.

Pasukan dukungan Rusia itu mengatakan pasukan Ukraina telah menembaki 10 lokasi di wilayah tersebut.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan dari medan perang itu secara independen.

Seruan sanksi

Setelah pertemuan G20 pada Jumat, Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengisyaratkan bahwa Kremlin tidak berminat untuk berkompromi, dengan mengatakan sanksi terhadap Rusia berisiko menyebabkan kenaikan harga energi yang "menyengsarakan".

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan pada Sabtu bahwa sanksi-sanksi berhasil, dan menggemakan seruan agar Barat lebih banyak mengirimkan senjata presisi tinggi.

"Rakyat Rusia mati-matian berusaha mencabut sanksi yang membuktikan bahwa sanksi itu menyakiti mereka. Oleh karena itu, sanksi harus ditingkatkan sampai Putin membatalkan rencana agresifnya atau kehilangan sumber daya untuk memenuhi atau mengeksekusi rencana itu," katanya dalam sebuah forum di Dubrovnik melalui tautan video.

Duta Besar Rusia untuk Inggris Andrei Kelin pada Jumat mengatakan kecil kemungkinan pasukannya akan mundur dari sejumlah wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia dan mengatakan bahwa mereka akan merebut wilayah lain di Donbas.

Rusia, yang juga telah merebut sebagian besar wilayah di selatan Ukraina, mengatakan ingin merebut kendali atas Donbas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak Rusia memulai apa yang disebutnya operasi khusus untuk melucuti militer Ukraina, kota-kota telah dibom menjadi puing-puing, ribuan orang tewas, dan jutaan orang mengungsi.

Ukraina dan para sekutunya di Barat mengatakan Rusia merampas wilayah tanpa alasan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Satwa Langka Burung Hantu Dibakar Hidup-hidup Viral di Media Sosial, Publik Figur Angkat Bicara

Sebuah video viral di media sosial Threads ketika sekelompok orang dengan kejinya membakar hidup-hidup seekor burung hantu setelah disiksa terlebih dahulu.
Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Untuk Medis Forensik, Rabu Ini Polisi akan Gali Makam Sutrimo untuk Tahu Penyebab Kematian

Pembongkaran makam sebagai bagian dari prosedur penyidikan medis forensik
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral