GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Korban Serangan 9/11 Curiga FBI Berbohong

Keluarga korban serangan teroris 11 September 2001 meminta badan pengawas pemerintah AS pada Kamis (2 September 2021) untuk menyelidiki kecurigaan mereka bahwa FBI berbohong
Jumat, 3 September 2021 - 07:47 WIB
FOTO ARSIP: Pesawat United Airlines penerbangan 175 yang dibajak terbang ke arah Menara Kembar WTC
Sumber :
  • ANTARA

Washington - Keluarga korban serangan teroris 11 September 2001 meminta badan pengawas pemerintah AS pada Kamis (2 September 2021) untuk menyelidiki kecurigaan mereka bahwa FBI berbohong atau menghancurkan bukti yang mengaitkan Arab Saudi dengan para pembajak pesawat.

Permintaan dalam surat ke Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman Michael Horowitz itu mengatakan "keadaan memungkinkan bahwa satu atau lebih pejabat FBI melakukan pelanggaran secara sengaja dengan maksud untuk menghancurkan atau mengeluarkan bukti demi menghindari pengungkapan."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FBI (Biro Penyelidikan Federal) menolak mengomentari surat itu.

Permintaan itu menjadi yang terbaru dalam 20 tahun (sejak sekelompok teroris menabrakkan pesawat sipil di New York, Washington dan Pennsylvania) untuk mencari bukti, termasuk rekaman telepon dan video sebuah pesta di California yang dihadiri dua orang pembajak pesawat lebih dari setahun sebelum serangan dilakukan.

"Mengingat pentingnya bukti yang hilang dalam penyelidikan 9/11, juga kesalahan penanganan berulang oleh FBI terhadap bukti tersebut, penjelasan yang apa adanya tidak dapat dipercaya," kata surat tersebut, yang ditandatangani oleh 3.500 orang keluarga korban, tim penyelamat yang datang pertama di lokasi kejadian, dan para penyintas.

Surat itu meminta Horowitz untuk menyelidiki pernyataan FBI yang menanggapi panggilan pengadilan dari keluarga korban bahwa badan tersebut "kehilangan atau tak lagi dapat menemukan bukti kunci tentang individu-individu yang memberikan bantuan substansial di AS kepada para pembajak 9/11."

Arab Saudi telah mengatakan mereka tidak terlibat dalam serangan yang menggunakan pesawat yang dibajak tersebut. Kedutaan besar Saudi di Washington belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.

"Pemerintah kita berbohong tentang bukti yang mereka miliki atau sengaja menghancurkannya, dan saya tidak tahu mana yang lebih buruk," kata Brett Eagleson, putra korban 11 September Bruce Eagleson, dalam sebuah wawancara.

Para keluarga korban telah lama mencari dokumen pemerintah AS, termasuk laporan agen rahasia dan badan intelijen, tentang apakah Arab Saudi membantu atau membiayai siapa pun dari 19 orang yang terkait dengan al-Qaida.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok teroris tersebut diberi perlindungan di Afghanistan oleh Taliban pada saat itu.

Lima belas dari 19 pembajak berasal dari Arab Saudi. Sebuah komisi pemerintah AS tidak menemukan bukti bahwa pemerintah Saudi secara langsung membiayai al-Qaida. Tidak jelas apakah ada pejabat Saudi yang terlibat secara pribadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diaspora Baru Segera Gabung Timnas Indonesia Jelang TC Piala AFF U-17 2026, Ada dari Inggris hingga Australia!

Diaspora Baru Segera Gabung Timnas Indonesia Jelang TC Piala AFF U-17 2026, Ada dari Inggris hingga Australia!

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memastikan skuad asuhannya akan segera berkumpul di Jakarta pada akhir pekan ini untuk melanjutkan TC.
Balita 4 Tahun Tewas Disiksa di Sidoarjo oleh Ayah Kandungnya

Balita 4 Tahun Tewas Disiksa di Sidoarjo oleh Ayah Kandungnya

Pemeriksaan awal polisi menemukan luka memar di beberapa bagian tubuh korban, termasuk dahi, bibir, dada, perut, dan paha. Ayah korban mengakui telah melakukan kekerasan terhadap anaknya.
Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Luapkan Amarahnya Usai Dihujat Karena Konten Status WNA Anak: Sampe Sini Gak Paham Juga?

Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP Luapkan Amarahnya Usai Dihujat Karena Konten Status WNA Anak: Sampe Sini Gak Paham Juga?

Sosok Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, alumni penerima beasiawa LPDP kembali muncul dan melakukan klarifikasi.
Kericuhan Oknum Suporter di Laga Persijap vs Persis Jadi Sorotan, PSSI: Jangan Sampai Lupa Tragedi Kanjuruhan!

Kericuhan Oknum Suporter di Laga Persijap vs Persis Jadi Sorotan, PSSI: Jangan Sampai Lupa Tragedi Kanjuruhan!

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyinggung pentingnya menjaga keamanan dalam sepak bola Indonesia. Ia meminta suporter untuk tidak melupakan peristiwa Kanjuruhan.
Buntut Ulah Suporter yang Belum Disiplin, PSSI Beri Sinyal Larangan Away Berlanjut di Super League Musim Depan

Buntut Ulah Suporter yang Belum Disiplin, PSSI Beri Sinyal Larangan Away Berlanjut di Super League Musim Depan

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, angkat bicara terkait fenomena ujaran rasisme yang kembali menjadi sorotan dalam sepak bola Indonesia.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT