News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Taiwan, Nancy Pelosi Mengunjungi Korea Selatan

Setelah Taiwan, Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan anggota Kongres lainnya terbang ke Korea Selatan sebagai bagian dari tur Asia yang mencakup kunjungan ke Singapura dan Malaysia. 
Kamis, 4 Agustus 2022 - 13:19 WIB
Ketua DPR AS Nancy Pelosi, depan, kiri tengah, dan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Kim Jin Pyo, kanan tengah, memeriksa seorang pengawal kehormatan setibanya di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Kamis, 4 Agustus 2022.
Sumber :
  • Associated Press

Seoul, Korea Selatan — Setelah Taiwan, Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan anggota Kongres lainnya terbang ke Korea Selatan (negara sekutu utama AS sekaligus rumah bagi sekitar 28.500 tentara AS) sebagai bagian dari tur Asia yang mencakup kunjungan ke Singapura dan Malaysia. 

Pelosi bertemu dengan para pemimpin politik Korea Selatan pada hari Kamis, termasuk Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Kim Jin Pyo dan anggota senior Parlemen lainnya untuk membahas sejumlah isu termasuk keamanan regional, kerja sama ekonomi, dan masalah iklim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelosi juga berencana mengunjungi daerah perbatasan antar-Korea yang dikendalikan bersama oleh Komando PBB yang dipimpin AS dan Korea Utara, menurut seorang pejabat Korea Selatan yang tidak mau disebut namanya. 

Jika terjadi, Pelosi akan menjadi pejabat AS dengan profil tertinggi yang mengunjungi Area Keamanan Bersama setelah Presiden Donald Trump tahun 2019 lalu, untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Sementara, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol tidak akan bertemu dengan Pelosi karena sedang berlibur. Keduanya hanya berbicara melalui sambungan telepon, menurut kantor kepresidenan Korea Selatan.

Kunjungan ke Korea Selatan ini terjadi sehari setelah kunjungan tingkat tinggi ke Taiwan, yang dilakukan untuk memperbarui komitmen “kuat” Washington yang membela demokrasi di pulau berpemerintahan sendiri itu meski menuai peringatan keras dari China.

Beijing menyatakan siap meluncurkan manuver militer terbesarnya ke Taiwan sebagai respon atas kunjungan Pelosi ke Taiwan.

Pelosi adalah pejabat tertinggi AS pertama dalam 25 tahun yang mengunjungi Taiwan meskipun ada peringatan keras dari China, yang menganggap pulau itu sebagai provinsi yang memisahkan diri yang pada akhirnya akan berada dibawah kendalinya, dengan paksaan jika perlu. 

“Hari ini dunia menghadapi pilihan antara demokrasi dan otokrasi,” kata Pelosi dalam pidato singkatnya saat bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tekad Amerika untuk melestarikan demokrasi, di sini di Taiwan dan di seluruh dunia, tetap kuat,” tambahnya.

China memandang kunjungan pejabat asing ke Taiwan sebagai pengakuan atas kedaulatan pulau itu.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT