News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Babak baru Perang Ukraina-Rusia Usai Mobilisasi Parsial Rusia

Setelah kehilangan sebagian wilayah yang didudukinya di Donbas, Ukraina timur, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial untuk kelangsungan "operasi khusus"-nya di Ukraina.
Kamis, 22 September 2022 - 21:09 WIB
Foto arsip - Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 pada 4 Februari 2022
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta - Setelah kehilangan sebagian wilayah yang didudukinya di Donbas, Ukraina timur, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial untuk kelangsungan "operasi khusus"-nya di Ukraina.

Ini adalah mobilisasi militer pertama Rusia sejak Perang Dunia Kedua setelah mengalami kemunduran besar di palagan Ukraina. Upaya ini dianggap sebagai langkah mengubah konflik Rusia melawan Ukraina, menjadi konflik besar Rusia melawan Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini karena Putin beralasan perubahan arah perang yang membuat Rusia menjadi lebih defensif terjadi karena Ukraina mendapatkan bantuan militer besar-besar dari Barat pimpinan Amerika Seikat.

Rusia berharap paling sedikit mendapatkan tambahan 300.000 tentara dari program mobilisasi parsial itu.

Mobilisasi parsial berbeda dari mobilisasi umum yang bisa membuat Rusia menghimpun kekuatan sampai 25 juta tentara.

Mobilisasi membuat setiap warga negara berusia antara 18 sampai 60 tahun terkena wajib militer.

Barat menganggap langkah ini menegaskan bahwa Rusia kewalahan menghadapi perlawanan Ukraina yang sudah merenggut jatuh korban yang banyak dari pihak Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu sendiri mengungkapkan 5.937 tentaranya tewas di Ukraina, namun data lain menyebut angka 6.219 tentara tewas. AS bahkan menaksir 80.000 tentara Rusia tewas atau terluka sejak invasi Februari silam.

Rusia tengah mengalami kesulitan merekrut personel perang sehingga tidak bisa melakukan penyegaran pasukan di medan perang, sampai membuka pendaftaran sukarelawan yang bahkan termasuk merekrut narapidana.

Akan tetapi formula ini tak berhasil membalikkan peruntungan perang.

Mobilisasi sendiri sudah lama dimintakan oleh kaum nasionalis Rusia yang menginginkan pengerahan kekuatan skala penuh dalam rangka memenangkan perang di Ukraina.

Ukraina sendiri sudah melancarkan program mobilisasinya sendiri yang sangat wajar bagi negara dalam posisi diserang dan diduduki negara lain.

Setelah invasi Rusia pada 24 Februari, Ukraina memberlakukan darurat perang yang melarang penduduk berusia 18 sampai 60 tahun meninggalkan Ukraina. Kini Ukraina disebut-sebut memiliki personel perang paling tidak 400 ribu serdadu.

Mengenai mobilisasi militer Rusia, awalnya langkah ini sangat dihindari oleh Putin. Bahkan, pada 13 September atau 18 hari sebelum Putin mengumumkan mobilisasi parsial, Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov menyatakan mobilisasi "tidak masuk agenda."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Peskov ini diutarakan setelah sejumlah tokoh garis keras Rusia, termasuk termasuk anggota parlemen Mikhail Sheremet, meminta Putin mendeklarasikan mobilisasi massal agar tujuan-tujuan "operasi khusus" di Ukraina tercapai.

akan tetapi langkah ini dinilai berisiko dan tidak populer, apalagi sejak awal Putin mengharamkan serbuannya di Ukraina disebut sebagai perang, melainkan hanya sebagai "operasi khusus". (ant/mii)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Kecipratan Berkah Usai Maarten Paes Merapat ke Ajax, Pintu Eropa Makin Terbuka

Timnas Indonesia Kecipratan Berkah Usai Maarten Paes Merapat ke Ajax, Pintu Eropa Makin Terbuka

Kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, dikabarkan selangkah lagi resmi bergabung dengan raksasa Eredivisie, Ajax, pada bursa transfer musim dingin 2026.
Kajagung Diam-diam Geledah Sejumlah Rumah Eks Pejabat Kemenhut

Kajagung Diam-diam Geledah Sejumlah Rumah Eks Pejabat Kemenhut

Tim Jaksa Agung Muda Kejagung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menggeledah sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan dugaan korupsi di Kementerian Kehutanan.
Dirut BEI Iman Rachman Mundur Buntut IHSG Anjlok, OJK Pastikan Tak Ganggu Operasional Bursa

Dirut BEI Iman Rachman Mundur Buntut IHSG Anjlok, OJK Pastikan Tak Ganggu Operasional Bursa

OJK memastikan seluruh sistem dan layanan di BEI tetap berjalan seperti biasa, termasuk aktivitas perdagangan saham, kliring dan penjaminan, hingga layanan kustodian.
Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Artis Indonesia, Denada jadi sorotan publik karena tersandung kasus dugaan penelantaran anak. Kini kasusnya siap ke persidangan.
Ko Hee-jin Ungkap Penyebab Pengganti Megawati Hangestri Absen saat Red Sparks Babak Belur Dihajar GS Caltex

Ko Hee-jin Ungkap Penyebab Pengganti Megawati Hangestri Absen saat Red Sparks Babak Belur Dihajar GS Caltex

Runner Up Liga Voli Korea 2024/2025, Red Sparks kembali meraih hasil negatif pada lanjutan pertandingan di putaran keempat musim ini.
Makin Dekat Reuni dengan Allegri, AC Milan Jadi Kandidat Terkuat Tampung Dusan Vlahovic Secara Gratis Musim Depan

Makin Dekat Reuni dengan Allegri, AC Milan Jadi Kandidat Terkuat Tampung Dusan Vlahovic Secara Gratis Musim Depan

Kontrak Dusan Vlahovic bersama Juventus mendekati masa kedaluwarsa. AC Milan kini muncul sebagai kandidat terkuat untuk menampung sang striker di musim panas.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Bung Binder Konfirmasi Persib Bandung Sempat Incar Kiper dan Gelandang Timnas Indonesia, Singgung Joey Pelupessy

Pengamat bola Bung Binder mengungkapkan bahwa Persib Bandung sebetulnya sempat mengincar dua pemain Timnas Indonesia yang salah satunya adalah Joey Pelupessy.
Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap mulai dari asmara, karier, hingga keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT