News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jepang, AS dan Korsel Perkuat Pencegahan Ancaman Korea Utara

Ancaman militer Korea Utara semakin mengkhawatirkan setelah mereka kembali melakukan uji coba nuklir.
Rabu, 26 Oktober 2022 - 14:55 WIB
Seorang pria menonton TV yang menyiarkan berita tentang Korea Utara yang menembakkan rudal balistik di atas Jepang, di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Korea Selatan (4/10/2022)
Sumber :
  • Antara

Tokyo, Jepang - Ancaman militer Korea Utara semakin mengkhawatirkan setelah mereka kembali melakukan uji coba nuklir. Untuk itu, para diplomat senior Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan pada Rabu sepakat memperkuat pencegahan untuk mengekang ancaman militer Korea Utara.

Pertemuan trilateral itu digelar menyusul serangkaian peluncuran rudal balistik oleh Korut, termasuk peluncuran pada awal Oktober ketika rudal Korut melintas di atas kepulauan Jepang untuk pertama kalinya dalam lima tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi itu memunculkan kekhawatiran bahwa Korut akan kembali melakukan uji coba nuklir pertama sejak September 2017.

Pada Selasa (25/10), Presiden Korsel Yoon Suk Yeol mengatakan dalam pidatonya di Majelis Nasional Korsel bahwa Korut "tampaknya telah menyelesaikan persiapan" untuk uji coba nuklir.

Para diplomat Korsel, AS dan Jepang memiliki pandangan sama bahwa program pengembangan nuklir dan rudal Korut adalah "tantangan nyata dan serius bagi komunitas internasional".

Atas dasar itulah ketiga negara setuju untuk bekerja sama, termasuk melalui Dewan Keamanan PBB, menurut Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Takeo Mori.

Setelah pertemuan trilateral yang berlangsung di Tokyo itu, Mori juga mengatakan kepada wartawan bahwa ketiga negara tidak akan pernah menolerir ancaman nuklir Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Mori, Wakil Menlu AS Wendy Sherman dan Wakil Pertama Menlu Korsel Cho Hyun Dong juga menyatakan penentangan mereka terhadap setiap upaya untuk mengubah status quo di Laut China Timur dan Selatan.

Pernyataan itu menjadi kritik tersembunyi terhadap klaim teritorial dan pembangunan militer China yang ambisius di kawasan itu.

Pertemuan para wakil menlu ketiga negara itu dilakukan untuk melanjutkan pertemuan trilateral sebelumnya di Seoul pada Juni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yoon Suk Yeol, yang menjabat sebagai Presiden Korsel pada Mei, menggantikan Moon Jae In yang berhaluan kiri.

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Moon hubungan antara Seoul dan Tokyo memburuk karena masalah tenaga kerja dan teritorial di masa perang.(ant/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral