News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Tewas Bertambah Hingga 155 di Insiden Halloween Itaewon, Simak Beberapa Penyebabnya

Insiden pesta Halloween Itaewon yang terjadi pada Sabtu malam itu hingga kini menyebabkan korban meninggal mencapai 155 dengan 26 korban diantaranya adalah WNA
Selasa, 1 November 2022 - 12:12 WIB
Pihak berwenang yang sedang membantu korban di perayaan Halloween, Itaewon, Seoul.
Sumber :
  • Viva.co.id

Jakarta - Insiden pesta Halloween Itaewon yang terjadi pada Sabtu malam itu hingga kini menyebabkan korban meninggal mencapai 155 dengan 26 korban diantaranya adalah warga negara asing (WNA).

Pihak berwenang mengatakan masih ada kurang lebih 30 orang korban terluka dalam kondisi kritis yang memungkinkan jumlah korban bisa terus bertambah. Sampai saat ini pihak berwenang masih belum bisa mengetahui pasti apa penyebab dari tragedi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sejumlah pendapat bermunculan terkait insiden yang mematikan itu. Inilah sejumlah pendapat menurut warga terkait penyebabnya tragedi Halloween Itaewon.

Perkelahian Pengguna Narkoba

Warga setempat menuturkan bahwa para pengguna narkoba itu berkelahi di acara Halloween, Itaewon.

Bermula dari para pengguna narkoba berkelahi dengan beberapa orang yang membuat kondisi disana semakin kacau dan tidak terkendali. Salah satunya ada tragedi seperti hak tinggi yang mengenai paha seseorang.

“Pertama-tama, ada orang yang menggunakan narkoba, dan mereka bentrok dengan orang lain yang menyebabkan cedera," kata Park Jung Hoon dikutip dari Reuters.

Minimnya Pengamanan dari Pihak Berwenang

Mayoritas warga setempat mengatakan bahwa tragedi Halloween Itaewon ini murni kelalaian dari pihak yang berwenang atas kurangnya penjagaan. 

Beberapa pihak menuturkan ini adalah kesalahan manusia yang seharusnya bisa dicegah dengan adanya penjagaan dan pengamanan yang ketat.

Seharusnya aparat kepolisian dapat menilai dan memprediksi bahwa akan terjadi keramaian yang luar biasa dengan habisnya tiket hotel dan tiket pesta.

Kedatangan Artis Vlogger yang Memicu Kerumunan

Dikutip dari The Guardians, sebagian saksi mata lainnya yang berada di tempat kejadian tersebut mengklaim ada seorang vlogger terkenal datang tiba-tiba ke Itaewon.

Kedatangan artis yang tak teridentifikasi itu disebut memicu kehebohan para pengunjung seketika di area yang sudah penuh sesak oleh orang-orang.

Permen Warna-warni Diduga Narkoba

Sejumlah netizen Korea Selatan beranggapan bahwa insiden yang terjadi pada Sabtu malam itu disebabkan oleh keracunan permen yang diduga narkoba.

Beredar kabar banyak korban pingsan di tengah kerumunan massa di Itaewon disebabkan oleh permen berwarna-warni yang dibagikan oleh orang yang tidak dikenal dan diduga permen itu beracun.

Saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian itu mengatakan ada seseorang yang menggunakan kostum memberikan beberapa permen kepada massa yang ada dilokasi tersebut.

“Tak lama setelah itu, banyak orang muntah-muntah dan pingsan, menyebabkan orang panik dan kabur ditengah kerumunan itu,” ujarnya.

Gas Bocor

Dikabarkan bahwa salah satu restoran sekitar gang Itaewon mengalami kebocoran gas sehingga menyebabkan massa yang di tengah kerumunan itu keracunan di tengah minimnya oksigen. Oleh karena itu, sejumlah pengunjung tergeletak di tempat karena kesulitan bernapas.

Pihak berwenang pun mendapat panggilan darurat, setelah sampai di lokasi pihak berwenang tidak menemukan adanya kebocoran gas atau kebakaran.

Diusir saat Ingin Selamatkan Diri

Seorang saksi mata menuturkan sejumlah pemilik toko di sekitar Itaewon mengusir para pengunjung yang ingin menyelamatkan diri dari kerumunan yang rusuh itu.

Salah satu korban juga meyalahkan pemilik bar dan kelab didekatnya yang menghalang-halangi orang yang ingin lari untuk menyelamatkan diri dari gang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari kantor berita Yonhap, "Sepertinya korban lebih parah karena orang-orang berusaha melarikan diri ke toko-toko terdekat tetapi diusir kembali ke jalan karena jam kerja sudah berakhir."

Meski begitu, pihak yang berwenang sampai saat ini belum mengeluarkan penyataannya terkait tragedi Itaewon yang sudah terjadi. (MG1/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Pemain Terkaya di Piala Dunia 2026? Cristiano Ronaldo Masih Nomor 1, Messi dan Mbappe Mengejar

Siapa Pemain Terkaya di Piala Dunia 2026? Cristiano Ronaldo Masih Nomor 1, Messi dan Mbappe Mengejar

Siapa pemain terkaya di Piala Dunia 2026? Cristiano Ronaldo masih memimpin, diikuti Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Simak daftar lengkapnya di sini.
Max Verstappen Tak Habis Pikir, Red Bull Terus Dihantui Nasib Buruk di F1 2026: Kayak Nabrak Kucing Hitam

Max Verstappen Tak Habis Pikir, Red Bull Terus Dihantui Nasib Buruk di F1 2026: Kayak Nabrak Kucing Hitam

Max Verstappen mengaku tak habis pikir dengan rentetan masalah yang menimpa Red Bull sepanjang F1 2026. Sang juara dunia bahkan bercanda merasa seperti "menabrak kucing hitam".
Welcom Ole Romeny? Striker Persib Semakin Dekat dengan Klub Vietnam, Maung Bandung Wajib Rekrut Pengganti

Welcom Ole Romeny? Striker Persib Semakin Dekat dengan Klub Vietnam, Maung Bandung Wajib Rekrut Pengganti

Persib Bandung berpotensi kehilangan top skorer tim justru terancam hengkang jelang bergulirnya musim 2026-2027.
Selesai Muswil, Ketum Mardiono Serukan Soliditas Total Kader PPP Jawa Barat

Selesai Muswil, Ketum Mardiono Serukan Soliditas Total Kader PPP Jawa Barat

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menyerukan kepada seluruh kadernya untuk kembali merapatkan barisan. 
HUT Kostrad ke-65, AHY Apresiasi Garda Terdepan dan Dorong Profesional Modern

HUT Kostrad ke-65, AHY Apresiasi Garda Terdepan dan Dorong Profesional Modern

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan membangun Indonesia membutuhkan visi besar
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, Omzet Tembus Rp300 Miliar

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pabrik Vape Ganja di Bali, Omzet Tembus Rp300 Miliar

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil melumpuhkan jaringan narkotika lintas negara yang mengoperasikan industri rumahan pembuatan cairan vape mengandung THC (ganja). 

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral