GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Periode Januari-Februari 2023, Ada 86 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

FSGI mencatat pada awal tahun 2023 selama bulan Januari sampai 18  Februari terdapat 10 kasus kekerasan seksual terhadap anak di satuan pendidikan di Indonesia.
Minggu, 19 Februari 2023 - 17:41 WIB
Ilustrasi - Pelecehan seksual terhadap anak
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOneenws.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat pada awal tahun 2023 selama bulan Januari sampai 18  Februari terdapat 10 kasus kekerasan seksual terhadap anak di satuan pendidikan di Indonesia. Baik di satuan pendidikan berasrama maupun yang tidak.

Sembilan kasus tercatat sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan semua dalam proses penanganan oleh kepolisian.

Namun, 1 kasus di Gunung Kidul, Yogyakarta diselesaikan dengan memindahkan kelas mengajar dan pengurangan jam mengajar oknum guru pelaku. 

Terkait hal ini, Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti mengungkapkan bahwa pihaknya mengkritik hukuman semacam itu.



"Karena tidak mempertimbangkan kondisi psikologis korban yang masih bersekolah disitu dan kemungkinan besar setiap hari  bertemu oknum guru pelaku di lingkungan sekolah itu," terang Retno, Minggu (19/2/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara guru pelaku tetap berpotensi melakukan hal yang sama tapi pada anak yang lain," sambungnya.

Menurut Retno, keputusan hukuman semacam itu tidak akan menimbulkan efek jera pada pelaku kekerasan seksual dan tidak berperspektif melindungi anak di lingkungan sekolah.

"FSGI menemukan bahwa sebanyak 50% kasus kekerasan seksual terjadi di jenjang SD/MI, 10% di jenjang SMP, dan 40% di Pondok Pesantren," papar Retno.

Dia mengungkapkan, dari 10 kasus tersebut, 60% satuan pendidikan tersebut di bawah kewenangan Kementerian Agama dan 40% dibawah kewenangan Kemendikbudristek.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pelaku kekerasan seksual di lingkungan satuan pendidikan ada 10 orang, semuanya laki-laki. Adapun status pelaku, yaitu Pimpinan Pondok pesantren (Ponpes) dan Guru sebagai pelaku merupakan jumlah terbesar.

"Masing-masing sebanyak 40%, Kepala Sekolah dan Penjaga sekolah masing-masing 10%.  Sedangkan korban total 86 anak, baik laki-laki maupun perempuan. Anak korban laki-laki sebanyak 37,20% dan korban anak perempuan mencapai 62,80%,” urai Retno.

Tak sampai disitu, Retno menjelaskan, adapun kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan secara daring (online) pada tahun 2023.

"Ada 1 kasus atau sekitar 10% dan 90%  kasus lainnya dilakukan secara luring oleh pelaku," kata dia.

Dia menyebut, kekerasan seksual berbasis daring terjadi diawal tahun 2023 ini, menyasar pada  anak-anak usia SD dengan jumlah korbannya  36 anak.

"22 anak dari 36 tersebut merupakan teman satu sekolah yang sama, laki-laki maupun perempuan," beber Retno.

"Korban rata-rata berusia 12 tahun, dikenal pelaku melalui akun facebook. Modus pelaku mengirimkan konten pornografi melalui grup WhatsApp anak anak korban dan video call pribadi dengan meminta anak korban melepas pakaiannya," tukasnya.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Dani van den Heuvel, Kiper Eropa Berdarah Surabaya yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Dani van den Heuvel, Kiper Eropa Berdarah Surabaya yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Peluang pemain diaspora untuk memperkuat Timnas Indonesia selalu menjadi topik menarik bagi pecinta sepak bola nasional. Mengenal sosok Dani van den Heuvel.
Bursa Transfer Liga Italia: Inter Milan hingga Juventus Berebut Tanda Tangan Alisson Becker yang Berpotensi Tinggalkan Anfield

Bursa Transfer Liga Italia: Inter Milan hingga Juventus Berebut Tanda Tangan Alisson Becker yang Berpotensi Tinggalkan Anfield

Masa depan Alisson Becker di Liverpool FC mulai menjadi bahan pembicaraan di bursa transfer. Kiper Brasil itu disebut berpotensi bakal meninggalkan Anfield.
Banjir Bandang Terjang Buleleng, Satu Warga Tewas dan Tiga Orang Hilang

Banjir Bandang Terjang Buleleng, Satu Warga Tewas dan Tiga Orang Hilang

Banjir bandang yang menerjang pemukiman warga airnya bercampur lumpur, batu, dan potongan kayu. Material banjir juga menutup beberapa akses jalan sehingga sempat menghambat proses evakuasi dan aktifitas warga desa.
Retaknya Hati Menpora Erick Thohir Dengar Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Kenang Seluruh Karya sang Penyanyi

Retaknya Hati Menpora Erick Thohir Dengar Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Kenang Seluruh Karya sang Penyanyi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir ikut berduka cita atas kepergian penyanyi Vidi Aldiano usai dinyatakan meninggal dunia, Sabtu, 7 Maret 2026.
Scudetto di Depan Mata, Chivu Peringatkan Inter Jangan Bersikap Pasif Lawan Milan

Scudetto di Depan Mata, Chivu Peringatkan Inter Jangan Bersikap Pasif Lawan Milan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memperingatkan timnya untuk tetap menjaga identitas permainan mereka saat menghadapi AC Milan dalam derbi yang menentukan perebutan Scudetto Serie A 2025/2026, Senin (9/3/2026) dini hari.
Situasi Global Tak Menentu, Kapolri Sampaikan Pesan Penting untuk Masyarakat: Yakinlah Pemerintah Melakukan yang Terbaik

Situasi Global Tak Menentu, Kapolri Sampaikan Pesan Penting untuk Masyarakat: Yakinlah Pemerintah Melakukan yang Terbaik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melayangkan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk merapatkan barisan di belakang Presiden Prabowo Subianto. 

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Kabar duka yang mengejutkan datang dari panggung hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Sabtu (7/3).
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Performa gemilang Jay Idzes di Serie A Italia mulai memancing perhatian banyak pihak, termasuk di Eropa. Media Belanda tak habis pikir lihat nilai transfernya.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Maarten Paes mengungkapkan kebanggaannya membela Timnas Indonesia di media Ajax. Sebut atmosfer suporter di GBK dengan kegilaan fans sepak bola Argentina.
Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Persib Bandung sempat kedatangan mantan anak asuh Shin Tae-yong asal Jerman yang pernah ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia jelang Liga 1 musim 2023 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT