GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hendak Beribadah Salat Subuh, Warga Disiram Air Keras Saat Dua Kelompok Remaja Bentrok di Ciputat

Dua kelompok remaja bentrok di kawasan Jalan Suka Damai, Serua Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu (19/2/2023).
Selasa, 21 Februari 2023 - 10:47 WIB
Ismail (kanan) selaku warga Serua Indah menjadi korban penyiraman air kera oelh dua kelompok yang bentrok. (Tvonenews.com/Rizki Amana)
Sumber :
  • Rizki Amana/tvOnenews.com

Kota Tangerang Selatan, Banten - Dua kelompok remaja bentrok di kawasan Jalan Suka Damai, Serua Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu (19/2/2023).

Bahkan, dalam aksi tawuran tersebut dua kelompok saling mempersenjatai diri dengan sejumlah senjata tajam (sajam) hingga cairan air keras. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya seorang warga bernama Ismail (58) menjadi korban penyiraman air keras dari dua kelompok remaja yang saling serang menggunakan berbagai sajam tersebut. 

Insiden penyiraman air keras yang dialaminya itu bermula dari dirinya yang hendak menuju masjid untuk melaksanakan ibadah salat subuh. 

"Jadi pada pukul 04.30 WIB sebelum adzan subuh itu, saya mau salat subuh ke masjid biasa bawa motor tapi lagi pingin jalan saja. Keluar gang saya lihat ada beberapa anggota motor tuh saling serang menyerang antara kelompok lainnya," kata Ismail kepada awak media saat ditemui di lokasi, Kota Tangsel, Banten, Selasa (21/2/2023).

Saat ditemui di kediamannya, tangan kanan dan dada dari Ismail mengalami luka bakar akibat serangan penyiraman air keras itu. 

Menurutnya saat itu dirinya tak tahu menahu pelaku penyiraman air keras tersebut saat ia hendak berangkat menuju masjid di sekitar. 

Ia hanya mengetahui adanya aksi tawuran antar dua kelompok remaja yang mengakibatkan adanya penyiraman air keras secara acak. 

Bahkan, seorang pelaku tawuran itu sempat diselamatkan warga usai tersiram air keras di bagian wajahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya jalan ke tepi, tiba-tiba itu ada satu pemotor saling berhadapan mereka langsung siram air keras (ke lawannya-red) saya enggak tahu kena muka atau mata. Yang pemotor itu saya juga kena bagian tubuh saya. Saya buka baju kokoh, kata istri kuning-kuning bajunya termasuk sarung kaya terbakar," ungkapnya. 

Adapun saat ini dirinya telah mengaku melaporkan insiden penyiraman air keras tersebut ke pihak Polsek Ciputat Timur. (raa/ree) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

Publik dikejutkan dengan mencuatnya temuan Satgas PPKPT Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta atau UPN Yogya. Satgas PPKPT UPN Yogya temukan
Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Nama Pascal Struijk jadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bek Leeds United itu memunculkan spekulasi baru setelah berikan respons.
Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bahwa hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online (judol).
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan tawuran di Cakung, Koja, dan Tangsel. Sebanyak 18 orang diamankan, celurit hingga air keras disita.
Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Timnas Indonesia U-17 memang gagal di Piala Asia U-17 2026. Namun, hasil tersebut tidak membuat kiprah Garuda Asia kehilangan apresiasi dari media luar negeri.
Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Gubernur Khofifah hadiri Malam Penganugerahan Karya Inovasi Pendidikan Terbaik East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral