GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Revitalisasi Plumpang Disebut Pengamat Bisa Pakai Dana Urunan BUMN, Pemerintah, dan Pemprov DKI

Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna mengusulkan wilayah Tanah Merah yang menjadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara untuk direvitalisasi.
Jumat, 10 Maret 2023 - 06:00 WIB
Tampak Atas Depo Pertamina Plumpang yang Terbakar pada Jumat (3/3/2023) Malam
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna mengusulkan wilayah Tanah Merah yang menjadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang untuk direvitalisasi.

Dia tidak sepakat jika pemerintah memindahkan Depo Pertamina Plumpang ke tempat lain. Yayat menyebut anggaran revitalisasi itu dapat diambil dari urunan berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mungkin Pertamina membantu persoalan aset yang bisa diganti utuh revitalisasi ekonomi. Kementerian PUPR bisa bantu rumah susunnya. Pemprov DKI membuat sarana prasarana. Kemudian kalau Pak Jokowi mengatakan perlu buat tanggul air di sekitarnya, buatlah ditata sumber daya air,” jelasnya di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2023).

Menurutnya, konsep revitalisasi kawasan itu dapat digabung dengan konsep mengurangi kawasan kumuh.

tvonenews

“Kalau mengurangi kawasan kumuh, APBD DKI bisa masuk. Apalagi yang dapilnya situ pasti ikut mendukung,” kata Yayat.

Dia mengatakan Kementerian PUPR dapat membantu untuk membangun rumah susun dalam waktu setahun.

“Rumah pekerja di IKN aja cepat selesai dengan teknologinya tak sampai satu tahun. Ini kan ibu kota belum pindah,” ujarnya.

“Nanti misalnya BUMN bangun kawasan hijau di sekitar. Yang lain bantu untuk buat pasar, kesempatan kerja. Waktu satu tahun itu adalah waktu satu tahun untuk pemulihan atas trauma dan pengembalian ekonomi mereka,” tandas Yayat. 

Sebagaimana diketahui, wilayah Tanah Merah hancur usai Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara meledak dan terbakar pada Jumat, (3/3/2023).


Kantong Jenazah Korban Ledakan dan Kebakaran Depo Pertamina Plumpang (tim tvOne)

Setidaknya ada 20 korban meninggal dunia dalam musibah tersebut. Sementara korban luka 49 orang.

Berikut identitas data 20 korban meninggal dalam kebakaran Depo Pertamina Plumpang: 

1. Syaiful Anwar (Laki-laki/21 tahun) 

2. Rospita (Perempuan/45 tahun) 

3. Iis Ernayati (Perempuan/26 tahun) 

4. Ilyas (Laki-laki/4 tahun) 

5. Siti Aminah (Perempuan/40 tahun) 

6. Hadi (Laki-laki/30 tahun) 

7. Rahmad Syukur (Laki-laki/50 tahun) 

8. Rohani (Perempuan/40 tahun) 

9. Naila (Perempuan/20 tahun)

10. Sumila (Perempuan/75 tahun) 

11. Ayub (Laki-laki/45 tahun) 

12. Yumiyati (Perempuan/18 tahun) 

13. Hardiyansyah (Laki-laki) 

14. Evelina (Perempuan/50 tahun) 

15. Nursaini (Laki-laki) 

16. Ardiansyah (Laki-laki/50 tahun) 

17. Seluwidawati (Perempuan) 

18. Trish Rhea Aprilita (Perempuan/12 tahun) 

19. Syarif Hidayatullah 

20. MI (4)


Lokasi Kebakaran Pipa Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara (Div Humas Polri)

Polemik IMB Tanah Merah

Sementara ketika ditanya mengenai polemik Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Yayat menilai IMB kawasan itu seperti diskresi. 

Menurut UU tentang Administrasi Pemerintahan, diskresi dikeluarkan ketika terjadi kevakuman hukum. Namun, menurut Yayat, saat itu tidak terjadi kevakuman hukum.

“Tapi dalam konteks menolong orang yang tidak mampu atas nama itu boleh-boleh saja,” imbuhnya.

Di sisi lain, Yayat mengatakan pemberian izin tersebut harus memiliki kejelasan letak perumahan dan memperhatikan zona bahaya.

“Tapi kita juga harus mengingatkan ketika saya memberikan izin itu, rumahnya di mana, apakah saya mengizinkan rumah yang sebelahnya tempat pabrik kompor yang mudah meleduk. Artinya kita harus memberikan izin untuk keselamatan bagi mereka yang tinggal di situ,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, IMB di wilayah Tanah Merah itu dikeluarkan atas nama IMB kawasan. Yayat mengatakan dalam Undang-Undang (UU) tentang Bangunan Gedung tidak ada istilah IMB kawasan.

“Kalau IMB kawasan itu sertifikatnya atas nama siapa? Apalagi kalau sertifikatnya tanpa sertifikat. Ini mohon maaf ya, IMB, kalau kawasan itu namanya izin prinsip,” tandasnya. (saa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Selengkapnya

Viral