News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AHY Kritik Program Jokowi Grasa-grusu, Adian Napitupulu: Kalau Gue jadi Anggota DPR Demokrat Gue Tersinggung

Anggota Komisi VII DPR Adian Yunus Napitupulu menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, AHY yang mengkritisi program pemerintahan Presiden Jokowi.
Kamis, 16 Maret 2023 - 19:14 WIB
Adian Yusak Napitupulu
Sumber :
  • Tim tvOne/Rika

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi VII DPR Adian Yunus Napitupulu menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengkritisi sejumlah program pada era pemerintahan Presiden RI Joko Widodo.

Pasalnya, AHY mengkritik bahwa program-program era Jokowi ini dinilai grada-grusu atau terburu-buru. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, AHY juga menyingung persoalan utang negara yang disebutnya dalam 8 tahun terakhir mengalami kenaikan 3 kali lipat

Menanggapi hal itu, menurut Adian, pernyataan seperti itu tak selayaknya dilontarkan oleh AHY sebagai Ketua Umum Partai.

Justru, dia menilai AHY dengan berbicara seperti itu artinya tidak mempercayai kader partainya. 

"Kenapa kemudian AHY ngomong begitu, karena dia tidak percaya kader-kadernya di DPR tak sanggup memperjuangkan itu. Kan dia punya anggota DPR di pusat sekian banyak provinsi sekian banyak segala macam dia punya kader-kader partai kenapa dia harus ngomong begitu? Ya dia gak percaya aje sama anggota DPR Demokrat sendiri," ucap Adian saat ditemui di Graha Pena 98, Kamis (16/3/2023).

Menurut Politikus PDIP itu, semestinya kritikan itu dilontarkan oleh para anggota legislatif yang duduk di kursi DPR RI fraksi Demokrat.

Oleh sebab itu, Adian mengatakan, jika ia berada di posisi kader partai Demokrat yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat, ia akan merasa tersinggung karena tidak dipercaya oleh Ketumnya.

"Kalau gua jadi anggota DPR Demokrat gue tersinggung. Jangan kamu yang bicara saya yang bicara, gitu dong. Itu loh. Ya menurut gua itu kegagalan kaderisasi Partai Demokrat lah," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Persatuan Nasional Aktivis (Pena) 98 ini juga mengaku heran mengapa ungkapan tersebut tidak dilontarkan oleh kader Demokrat di DPR RI.

Padahal, menurut dia, anggota DPR jika bersuara itu sepenuhnya dilindungi oleh undang-undang.

"Loh anggota DPR itu persoalan bersuara tidak masalah besar kecil mereka punya kewenangan untuk bicara dilindungi 100 persen oleh UU. Masalahnya kenapa ga bicara-bicara itu dong yang ditanya, sampai AHY harus bicara," ujar Adian.

Lebih lanjut, Adian mengatakan bahwa pernyataan AHY soal Program Jokowi  tersebut belum tentu benar. 

Dia pun berani beradu argumen dengan AHY perihal ungkapannya itu.

"Materi AHY belum tentu benar kita bisa perdebatkan panjang lebar oke. Yang gua bingung itu kenapa harus dia, kok lu ga percaya sih sama orang-orang lu di DPR itu itu loh," tegas Adian.

"Terus ngapain mereka jadi anggota DPR. Kalau menurut gua, kalau percaya semua nama anggota DPR RI itu jangan dicalegin lagi oleh Demokrat," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat AHY mengkritisi sejumlah program Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tata kelola pemerintahan Presiden Jokowi tidak dikelola dengan baik.

"Banyak program pemerintah dilakukan grasa-grusu, terburu-buru, dan kurang perhitungan," kata AHY dalam pidato politiknya di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023).(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Digitalisasi Perlinsos 2026 Dilaksanakan, Banjarmasin Terpilih Jadi Daerah Percontohan

Digitalisasi Perlinsos 2026 Dilaksanakan, Banjarmasin Terpilih Jadi Daerah Percontohan

Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dipilih sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam pelaksanaan digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026.
BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru, Keluhan hingga Masukan soal MBG Bisa Dilaporkan Lewat E-mail

BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru, Keluhan hingga Masukan soal MBG Bisa Dilaporkan Lewat E-mail

BGN membuka kanal khusus untuk guru. Guru dapat menyampaikan berbagai informasi terkait pelaksanaan MBG melalui e-mail saluran_gurupicMBG@bgn.go.id. 
Timnas Voli Indonesia Jalani Uji Coba di Kamboja, Persiapan Menuju Asian Games 2026

Timnas Voli Indonesia Jalani Uji Coba di Kamboja, Persiapan Menuju Asian Games 2026

Timnas Voli Indonesia akan menjalani rangkaian laga uji coba di Kamboja. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026, yang digelar di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengajak kementerian dan lembaga lainnya untuk turut memberikan apresiasi kepada Pemda yang berkinerja baik.
Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Regional Sumatera, Mendagri: Reward Jadi Balance Pembinaan Daerah

Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Regional Sumatera, Mendagri: Reward Jadi Balance Pembinaan Daerah

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi Pemda yang menunjukkan kinerja terbaik melalui gelaran Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera.
Purbaya Buka Suara Soal Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite

Purbaya Buka Suara Soal Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite

Purbaya menyebut, kebijakan itu akan diterapkan secara bertahap. Pemerintah pun akan memantau dampaknya terhadap perekonomian sebagai bentuk evaluasi kebijakan.

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Selengkapnya

Viral