News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pulau Panjang Jadi Tempat Wisata Religi

Pemkab Kepulauan Seribu akan menjadikan Pulau Panjang sebagai destinasi wisata religi, menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan agar dikembalikan fungsinya untuk zona perdagangan dan jasa.
Selasa, 19 Oktober 2021 - 12:48 WIB
Pulau Panjang destinasi wisata religi
Sumber :
  • ANTARA/Abdu Faisal

Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu akan menjadikan Pulau Panjang sebagai destinasi wisata religi, menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar dikembalikan fungsinya untuk zona perdagangan dan jasa.

"Kami ingin membangun spot wisata baru (religi) di sana, terkait potensi yang ada dimiliki setiap pulau," ujar Bupati Kepulauan Seribu Junaedi, saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Ia mengakui, sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maka pembangunan bandar udara (bandara) tidak dapat dilanjutkan, tetapi dikembalikan ke zona perdagangan dan jasa.

Oleh karena itu, lanjutnya, sesuai dengan Keputusan Bupati Nomor 371 Tahun 2021 tentang Penetapan Destinasi Wisata Kabupaten Kepulauan Seribu, maka Pulau Panjang di Kelurahan Pulau Kelapa menjadi obyek wisata religi karena ada salah satu makam keramat Sultan Maulana Mahmud Zakaria.

Langkah awalnya, kata Junaedi, adalah membangun akses wisata ke lokasi tersebut. Di mana luas Pulau Panjang seluruhnya kurang lebih 12 hektare, sementara luas makam Sultan Maulana Mahmud Zakaria kurang lebih 100 meter persegi.

"Saat ini sedang dibangun akses dermaga dan jalan menuju lokasi makam tersebut," kata Junaedi.

Junaedi belum merinci anggaran yang dipersiapkan untuk membangun Pulau Panjang jadi destinasi wisata religi. Selanjutnya, dia ingin makam di sana akan dikagumi banyak orang, seperti makam Sunan Gunung Djati.

Di sana saat ini, katanya, terdapat bangunan seperti joglo yang teduh untuk setiap pengunjung yang datang. Tapi ada kelebihan berwisata di Pulau Panjang yakni wilayah pantainya, di sana juga bisa sambil berwisata air. "Bisa menyelam atau snorkeling dan lain-lain," kata Junaedi.

Ia berharap ke depannya bisa juga membangun bangunan untuk istirahat wisatawan dan sarana pendukung lainnya di Pulau Panjang.

Sejak awal, Junaedi menginginkan setiap pulau yang ada di Kepulauan Seribu mempunyai minimal satu destinasi wisata bagi para pelancong.

Tujuan dibangunnya destinasi wisata adalah agar perekonomian tumbuh. Ia memberikan contoh, destinasi wisata Kampung Jepang di Pulau Untung Jawa, lalu pantai terbitnya matahari (Pantai Sunrise) di Pulau Pramuka.

Ia menambahkan, proses pembangunannya antara lain melalui gerakan masyarakat dan kolaborasi dengan pertanggungjawaban sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

"Kalau ini berkembang lagi, mungkin akan mengembangkan kios-kios UMKM, kalau ada kolaborasi," kata Junaedi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menilai fisik masih menjadi fokus utama evaluasi bagi Raymond Indra/Nikoolaus Joaquin

Trending

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Ramalan Keuangan Shio 3 Februari 2026: Kuda, Kambing, Ayam, Monyet, Anjing, dan Babi

Ramalan Keuangan Shio 3 Februari 2026: Kuda, Kambing, Ayam, Monyet, Anjing, dan Babi

Ramalan keuangan zodiak 3 Februari 2026 mengulas shio kuda, kambing, ayam, monyet, anjing, dan babi untuk peluang uang, angka hoki, serta tips finansial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT