GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wanita di Yogyakarta Jadi Korban, Ini 5 Fakta Terbaru Kasus Mutilasi di Sleman, Pelaku Sudah Tertangkap

Kasus mutilasi masih jadi perbincangan, belakangan ini ramai diperbincangkan tentang kasus mutilasi di Yogyakarta. Berikut 5 fakta tentang Kasus Mutilasi Sleman
Rabu, 22 Maret 2023 - 05:25 WIB
Makam Korban Mutilasi Sleman
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, tvOnenews.com - Kasus mutilasi masih jadi perbincangan, belakangan ini ramai diperbincangkan tentang kasus mutilasi di Yogyakarta.

Seorang wanita berinisial AI (34) ditemukan tewas di sebuah wisma yang berlokasi di Jalan Kaliurang km 18, Purwodadi, Pakem, Sleman, Yogyakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, korban mutilasi itu disebut-sebut datang ke wisma tersebut bersama seorang pria.

Pelaku awalnya datang ke wisma seorang diri pada Sabtu, 18 Maret 2023. Ia datang dengan mengendarai sepeda motor.

Seperti apa fakta mengenai kasus ini? Berikut 5 fakta kasus mutilasi di Sleman. Mulai dari terjadi di kamar mandi wisma hingga adanya sosok pria misterius. 

1. Korban dimutilasi di kamar mandi wisma

Seorang wanita berinisial AI (34) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terpotong menjadi beberapa bagian di sebuah wisma di Jalan Kaliurang KM 18, Purwodadi, Pakem, Sleman, Yogyakarta. 

Kepala Dukuh Purwodadi Kamri mengatakan korban mutilasi disebut-sebut datang ke wisma bersama seorang pria. 

Awalnya pria tersebut datang seorang diri menggunakan sepeda motor ke wisma pada Sabtu (18/3/2023). 

5 Fakta kasus mutilasi di Sleman, terjadi di kamar mandi wisma hingga adanya sosok pria misterius. Dok: Andri/tvOne

Lalu dia sempat meninggalkan wisma. Kamri menjelaskan pria tersebut sempat meninggalkan KTP ke penjaga wisma saat hendak keluar menjemput korban.

Bahkan, dia juga sempat meminjam kunci kamar kepada penjaga. Tidak lama kemudian, pria itu datang lagi ke wisma bersama korban. 

"Menginap dari malam Minggu jam setengah 6 sudah sampai sana. Belum ada satu jam di situ terus pergi lagi. Datang lagi sama perempuan itu," ujar Kamri, Senin (20/3/2023).

Kamri menyebut pria tersebut melakukan perpanjangan sewa wisma hingga Minggu (19/3/2023). 

Namun, saat Minggu dini hari, sepeda motornya sudah tidak ada di sekitar kamar.

Kecurigaan pun mulai muncul. Pasalnya, sampai Minggu malam tidak ada aktivitas apapun dari kamar tersebut meskipun lampu kamar dalam kondisi menyala.

Penjaga wisma yang curiga akhirnya berusaha masuk ke kamar dengan cara mencongkel jendela.

"Tadi malam sekitar jam setengah 11 itu diketok. Terus dibuka congkel lewat jendela kecil di kamar mandi itu," jelasnya. 

Benar saja saat ditemukan kondisi korban telah terpotong menjadi beberapa bagian. Mereka pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Pakem.

2. Sosok pria diduga warga Temanggung

Dari informasi yang didapatkan tvOnenews.com, pria tersebut diduga berinisial HP yang merupakan warga Temanggung, Jawa Tengah. 

Informasi tersebut berdasarkan KTP yang ditinggalkan dia di wisma. Sementara itu, korban merupakan warga Patehan, Yogyakarta.

Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra mengatakan hingga saat ini pihaknya masih memburu terduga pelaku.

"Saat ini masih dalam proses penyelidikan terkait pelaku dan motif," ungkapnya. 

3. Korban bekerja di Angkasa Pura


5 Fakta kasus mutilasi di Sleman, terjadi di kamar mandi wisma hingga adanya sosok pria misterius. Dok: Nuryanto/tvOne

Ayah korban mutilasi, Heri Prasetyo, mengatakan AI bekerja selama 4 tahun di Angkasa Pura bagian arsip. 

"Dia kerja di Angkasa Pura bagian arsip sudah empat atau lima tahun. Kantor di Jalan Solo, kadang di Bandara YIA," katanya. 

Heri memaparkan AI biasa berangkat kerja pukul 07.00 WIB atau 07.30 WIB. 

Heri tak dapat menolak takdir jika anaknya telah meninggal dunia dengan cara dibunuh dengan tragis oleh pelakunya.

4. Keluarga korban ingin pelaku cepat ditangkap

Keluarga korban ingin pelaku mutilasi AI cepat ditangkap. Atas kejadian itu, pihak keluarga merasa sangat terpukul. 

Terlebih lagi AI meninggalkan dua anak yang kini berusia hampir 8 tahun dan 1 tahun.

"Ya inginnya cepat ketemu. Intinya itu masalahnya satu kendaraan belum ketemu, kedua HP. HP-nya dua. Dua-duanya belum ketemu. Itu paling diambil (pelakunya). Enggak mungkin kalau enggak diambil," jelasnya. 

5. Pelaku Telah Diamankan

Pelaku Mutilasi Sleman, (Tim tvOne - Andri Prasetyo)

 Polda DIY akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap wanita berinisial AI (34) di sebuah wisma di Jalan Kaliurang km 18, Pakem, Sleman.

Hal ini langsung dikonfirmasi oleh Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra, meskipun pelaku telah tertangkap, pihaknya masih melakukan penyelidikan informasi terhadap pelaku. 

"Pelaku baru ditangkap ya. Masih dalam rangka penyelidikan untuk mencari tahu segala informasi. Tapi yang jelas pelaku sudah ditangkap, setelah jelas nanti akan kami informasikan," kata Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra, Selasa (21/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nuredy menjelaskan, pelaku ditangkap di rumah keluarganya di Temanggung, Jawa Tengah pada Selasa siang. Pelaku berusia sekitar 23 atau 24 tahun.

Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan apapun. Namun Nuredy belum bersedia mengungkap identitas ataupun inisial pelaku. (apo/nur/nsi/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Thailand Soroti Pitch Invasion Hingga Pelemparan Botol di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Media Thailand Soroti Pitch Invasion Hingga Pelemparan Botol di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Ratusan Bobotoh melakukan pitch invasion tepat setelah pertandingan Persib vs Ratchaburi FC selesai di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa tidak ingin terjebak terkait dengan urusan perubahan Undang-Undang.
Sudah Shalat Witir Setelah Tarawih di Masjid, Masih Bolehkah Tahajud? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Sudah Shalat Witir Setelah Tarawih di Masjid, Masih Bolehkah Tahajud? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Sudah shalat witir setelah tarawih berjamaah di masjid, masih bolehkah shalat tahajud di rumah? Dan apakah perlu witir lagi? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Ternyata ini Hukum Sikat Gigi di Siang Hari saat Puasa Ramadhan, Kata Buya Yahya Hati-hati

Ternyata ini Hukum Sikat Gigi di Siang Hari saat Puasa Ramadhan, Kata Buya Yahya Hati-hati

Selama berpuasa, sebaiknya umat muslim selalu membersihkan mulut. Seperti sikat gigi, namun bagaimana hukum sikat saat siang hari?
Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan jam rawan kepadatan lalu lintas saat bulan Ramadhan 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Jadi Catatan Kelam di Asia, Bojan Hodak Kecewa Pitch Invasion Warnai Kemenangan Persib

Jadi Catatan Kelam di Asia, Bojan Hodak Kecewa Pitch Invasion Warnai Kemenangan Persib

Persib Bandung menang dengan skor 1-0 dari Ratchaburi FC lewat gol Andrew Jung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).

Trending

Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Umat Muslim laksanakan shalat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026), menyusul penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Belum Habis! Modric Bisa Dapat Gaji Naik Jika Milan Lolos Liga Champions

Belum Habis! Modric Bisa Dapat Gaji Naik Jika Milan Lolos Liga Champions

AC Milan dikabarkan tengah berupaya keras memperpanjang kontrak gelandang veteran Luka Modric selama satu tahun.
Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Kiper SC Telstar Ronald Koeman Jr. dikabarkan tengah menjalani proses negosiasi dengan Persib Bandung jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Persib disebut
Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran terjadi di ruang CCTV Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/2/2026) malam. Kebakaran terjadi saat shalat tarawih berlangsung.
Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan Khusus Wilayah DKI Jakarta

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan Khusus Wilayah DKI Jakarta

Berikut jadwal imsakiyah dan buka puasa ramadhan untuk wilayah Jakarta. Jangan lupa membaca niat puasa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT