Kasus Mario Dandy Dan Terkuaknya Kotak Pandora Transaksi Mencurigakan Rp349 Triliun
- Kolase tim tvOnenews.com
Mahfud menjelaskan, temuan ini perlu disampaikan kepada publik secepatnya. Apalagi pada era sekarang di mana orang tidak bisa melakukan sesuatu secara sembunyi-sembunyi. Bahkan menurut Mahfud temuan itu tetap saja bisa bocor walaupun dirinya tidak menyampaikan. Hal ini juga sebagai upaya mendahului berita hoaks yang bisa saja muncul.
Lalu bagaimana kronologi kasus Mario Dandy Satriyo anak dari Rafael Alun Trisambodo, yang berujung pemecatan sang ayah dan temuan transaksi mencurigakan Rp349 triliun di Kementerian Keuangan.
20 Februari 2023Â
Anak dari mantan pegawai pajak RAT, Mario Dandy Satriyo, melakukan penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Akibat penganiayaan tersebut, hingga hari ini kesehatan David Ozora masih belum sepenuhnya normal dan pulih. Kasus penganiayaan ini pun viral di media sosial.
Â

                    Rekonstruksi PenganiayaanÂ
Â
22 Februari 2023
Menjawab keriuhan di Media Sosial, Menteri Keuangan, Sri Mulyani pun mengeluarkan pernyataan di akun Media Sosialnya, bahwa dirinya mengecam gaya hidup mewah pegawai Kemnkeu dan keluarganya.
23 Februari 2023
Sri Mulyani, lalu meminta Inspektorat Jendral Kementerian Keuangan melakukan pemeriksaan terhadap Rafael Alun Trisambodo (RAT), terutama terkait harta yang dimilikya dan ramai dibicarakan.Â
24 Februari 2023
Mendapat laporan pemeriksaan sementara dari Inspkektorat Jendral Pajak, Sri Mulyani lalu memutuskan untuk mencopot Jabatan RAT demi kelancaran pemeriksaan.
"Dalam rangka untuk Kemenkeu mampu melakukan pemeriksaan, maka mulai hari ini saudara RAT dicopot dari tugas dan jabatannya," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jumat (24/2/2023).

                       Sri Mulyani, Menkeu
Â
8 Maret 2023
Mahfud MD di hadapan awak media mengumumkan terkait transaksi mencurigakan di lingkungan Kementerian Keuangan, dengan jumlahnya terbilang fantastis karena mencapai ratusan triliun rupiah.
Menurut Mahfud, temuan Rp 300 triliun ini di luar yang ditemukan PPATK terhadap rekening Rafael Alun Trisambodo senilai Rp 500 miliar. Ia menemukan data itu dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (mii)
Load more