News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Tarik Ucapan Meski Diminta Komisi III, Mahfud MD Jelaskan soal Makelar Kasus di DPR

Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan terkait makelar kasus (markus) yang ada di DPR. Dia dicecar anggota Komisi III DPR untuk klarifikasi dan menarik ucapannya soal markus.
Kamis, 30 Maret 2023 - 07:45 WIB
Tolak tarik ucapan meski diminta Komisi III, Mahfud MD jelaskan soal makelar kasus di DPR
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan terkait makelar kasus (markus) yang ada di DPR. Dia dicecar anggota Komisi III DPR untuk klarifikasi dan menarik ucapannya soal markus.

Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) ini menyebut ada markus di DPR saat rapat bersama Komisi III DPR terkait kasus transaksi mencurigakan senilai Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dipotong bicara markus tadi. Jadi DPR itu pernah terjadi peristiwa tanggal 17 bulan 2 tahun 2005. Namanya peristiwa ustaz di kampung maling. Pada waktu itu Jaksa Agung Abdurahman Saleh di sidang gabungan Komisi II dan III itu dituding-tuding, 'Saudara jaksa baik sekali tapi seperti ustaz di kampung maling, di Kejaksaan itu kotor sekali'," jelas Mahfud di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2023).

Dia mengatakan saat itu para jaksa yang hadir tersulut emosi hingga meminta meninggalkan sidang. Mereka kemudian membalas tudingan anggota DPR tersebut.

Tolak tarik ucapan meski diminta Komisi III, Mahfud MD jelaskan soal makelar kasus di DPR, Rabu (29/3/2023). Dok: Julio Trisaputra/tvOne

"Jaksa-jaksa itu marah. 'Kurang ajar kamu, kami dianggap maling. Ini dianggap ustaz. Kamu kalau ngurus-ngurus perkara, habis marah-marah gini ngurus perkara nitip pejabat'," katanya.

Mahfud menyebut peristiwa itu terjadi ketika DPR periode yang lalu. Dia juga tak ingin menyebutkan nama anggota DPR yang dimaksud.

"Saya tidak begitu bodoh menyebut DPR sekarang misalkan ada enggak, mungkin dong sebut. Begitu bodohnya saya menyebut orang, jadi perkara juga," tuturnya.

Meski demikian, dia menolak untuk menarik ucapanya tersebut meskipun didesak para anggota Komisi III.

"Lah itu jejak digitalnya masih ada saudara. Makanya saya memberi ilustrasi hati-hati. Oleh sebab itu, saya tidak akan cabut pernyataannya. Enggak akan saya cabut," ujar Mahfud. (saa/nsi) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pilih Stay di Jakarta Dahulu, Para Pemain Timnas Indonesia Jalani Kegiatan Sosial, Ada Jay Idzes hingga Kevin Diks

Pilih Stay di Jakarta Dahulu, Para Pemain Timnas Indonesia Jalani Kegiatan Sosial, Ada Jay Idzes hingga Kevin Diks

Belum langsung pulang ke Eropa setelah agenda FIFA Series 2026, sebagian dari pemain Timnas Indonesia pilih menetap di Jakarta untuk ikuti aksi kegiatan sosial.
61 Juta Penerima MBG Disisir Ulang, Pemerintah Sikat Ribuan SPPG Bermasalah

61 Juta Penerima MBG Disisir Ulang, Pemerintah Sikat Ribuan SPPG Bermasalah

Langkah ini diambil untuk memastikan program unggulan nasional tersebut benar-benar tepat sasaran dan bebas dari masalah operasional di lapangan.
Timnas Malaysia Jadi Tim dengan Penurunan Terburuk di Ranking FIFA April 2026, Merosot Tajam usai Skandal Pemain Keturunan Palsu

Timnas Malaysia Jadi Tim dengan Penurunan Terburuk di Ranking FIFA April 2026, Merosot Tajam usai Skandal Pemain Keturunan Palsu

Rapor buruk menghantam sepak bola Malaysia setelah tim nasional mereka tercatat sebagai negara dengan penurunan peringkat paling tajam dalam ranking FIFA baru.
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan jadwal keberangkatan masih bersifat tentatif
Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Dalam skema terbaru ini, pembayaran tidak lagi menggunakan dolar AS, melainkan dialihkan ke yuan China serta aset digital stablecoin.
Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ada lima weton yang disarankan untuk menjaga emosi, berhati-hati dalam bertindak, dan tidak gegabah agar terhindar dari potensi kesialan atau kerugian materi.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Selengkapnya

Viral