News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembukaan Destinasi Wisata di Gunungkidul, Pengunjung Terkendala Aplikasi PeduliLindungi

Pembukaan perdana uji coba terbatas destinasi wisata di Gunungkidul, Yogyakarta terpantau cukup ramai. Para wisatawan masih terkedala penggunaan alikasi PeduliLindungi
Kamis, 21 Oktober 2021 - 09:31 WIB
Petugas memeriksa aplikasi PeduliLindungi pada wisatawan yang akan masuk ke pantai (20/10/2021).
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul,DIY - Kunjungan wisatawan pada pembukaan perdana uji coba terbatas destinasi wisata di Gunungkidul, Yogyakarta terpantau cukup ramai.

Sejak Rabu menjelang siang (20/10/2021), ribuan wisatawan dan ratusan kendaraan memadati Tempat Pemungutan Restribusi (TPR) di gerbang masuk utama pantai di Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam masa uji coba terbatas pembukaan destinasi wisata ini, para wisatawan diatur antreannya oleh petugas untuk melakukan Scan Chek In Barcode aplikasi PeduliLindungi. Namun dalam penerapan scan barcode aplikasi ini masih ditemukan beberapa kendala dalam prosesnya.

Koordinator TPR Baron, Heri Mulyono mengungkapkan, kendala yang paling umum ditemui adalah pada banyaknya wisatawan yang belum memiliki aplikasi ini. Bahkan Heri menyebut ada beberapa wisatawan yang memang tidak menggunakan ataupun memiliki telepon pintar.

"Kami tetap semaksimal mungkin menerapkan aturan, yang belum punya aplikasi ya harus download dan registrasi dulu," terang Heri, Rabu (20/10/2021).

Heri melanjutkan, jika wisatawan tidak memakai HP maka harus bisa menunjukkan  menunjukkan kartu vaksin. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga keamanan kawasan wisata dari kemungkinan penyebaran Covid19.

"Kami selalu tekankan kepada pengunjung untuk mematuhi aturan dan protokol kesehatan, sehingga antar pengunjung bisa saling menjaga, aman dan nyaman," imbuhnya.

Pada jumlah kunjungan wsiata pada Rabu (20/10/2021) kemarin, hingga siang hari, petugas TPR sudah mencatat sekitar 5 ribuan pengunjung dan ratusan kendaraan. Untuk mensikapi aturan 25 persen kuota pengunjung, Heri menyebut, jumlah itu tentunya akan tersebar di spot tujuan pantai yang berbeda beda.

"Contohnya pantai Baron, 25 persen maksimal pengunjung berarti 2 ribuan, kalau pantai Kukup sekitar 1700 an," pungkasnya.

Salah satu wisatawan asal Yogyakarta, Dian (21) mengaku gembira saat tahu wisata pantai sudah dibuka. Bahkan sudah melengkapi diri dengan segala syarat berwisata, termasuk barcode aplikasi PeduliLindungi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika yang lain juga sudah memiliki  barcode yang sama, tentu kita akan merasa lebih aman untuk berwisata, semua saling menjaga," ujarnya.(Lucas Didit/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral