News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Pak Jokowi, Solar di Majene Langka Nelayan Menganggur

Ratusan nelayan di sepanjang pantai Majene, Sulawesi Barat, terpaksa tidak melaut karena kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar.
Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:29 WIB
Sejumlah kapal nelayan di sepanjang pantai Majene, Sulawesi Barat, terlihat tak melaut
Sumber :
  • Tim tvOne/Rasman Abdul Rahman

Majene, Sulawesi Barat – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang terjadi sejak dua pekan terakhir, mengakibatkan ratusan nelayan yang bermukim di sepanjang pantai Majene, Sulawesi Barat terpaksa tidak melaut 

Menurut Sadri (58) Nelayan Majene, ia dan nelayan yang lain mulai kesulitan mendapatkan solar di SPBU Nelayan yang ada. Sekalinya ada, mereka harus menunggu satu minggu kemudian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"SPBU nelayan yang kami andalkan selama ini untuk mengambil solar sepertinya tidak lagi beroperasi secara normal, karena sepertinya pengisian di SPBU Nelayan hanya sekali dalam satu minggu, sementara pengguna solar hampir setiap jam," jelas Sadri, Kamis  (21/10/2021) saat ditemui di pinggir laut bersama rekan satu profesinya.

Padahal, lanjut Sadri, nelayan pencari ikan yang biasa beroperasi sekitar 17 mil di laut hanya membutuhkan solar sekitar 20 liter per hari.

Lebih lanjut Sadri mengatakan, sekalinya SPBUN buka dan stok solar tersedia akan habis kurang dari satu hari.

"Kadang jika ada pengisian di SPBU Nelayan tidak sampai sehari sudah habis, karena sepertinya permintaan konsumen dan ketersediaan solar di SPBU Nelayan tidak seimbang, mau tidak mau terpaksa ada sebagian besar yang tidak mendapat solar dan harus bersabar karena tidak bisa melaut," kata Sadri.

Biasanya, jika solar tak didapatlan di SPBUN nelayan mencari solar ke pengencer dan tentu saja harganya lebih tinggi dari solar yang mereka beli di SPBUN.

"Akan tetapi terkadang, kami kalau di SPBU lain itu tidak dilayani karena kata pihak SPBU tidak melayani untuk pengisian dengan jeriken. Sementara untuk di pengecer otomatis harga menjadi naik," ucapnya.

Ketika harus membeli solar di tempat pengecer, Lanjut Sadri, terkadang hasil tangkapan tidak sesuai dengan harapan dan tidak menutupi pembeli solar. 

Atas kelangkaan solar bagi nelayan di wilayah majene, Humas Pertamina Makassar, Taufik Kurniawan mengatakan, jika kouta BBM terutama Bio Solar yang mengatur adalah BPH Migas.

"Kondisinya sekarang pengaturan itu dilakukan tiap triwulan (TW) dan ada kouta per SPBU. Kita tidak mungkin menyalurkan melebihi kouta yang ditetapkan pemerintah dalam hal ini BPH Migas setelah kemarin TW 1, TW 2, TW 3 koutanya relatif banyak," ungkapnya.

Akan terapi lanjutnya, di TW4 yang menjadi akhir tahun dimana banyak proyek pemerintah atau Infrastruktur logistik akibat PPKM yang sudah turun mengakibatkan tingginya permintaan apalagi koutanya relatif turun dibanding TW sebelumnya.

Selain kelangkaan solar di SPBUN yang diperuntukan bagi Nelayan, kelangkaan BBM juga terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). (Rasman Abdul Rahman/mii)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Info BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sepanjang Hari Ini 3 April 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Jumat (3/4). 
Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Aprilia Dominasi Tiga Seri Awal MotoGP 2026, Massimo Rivola Ceritakan Momen Jatuh Bangun Timnya di Tes Pramusim

Massimo Rivola sebut timnya berjuang keras hingga harus kejar-kejaran waktu untuk menemukan set up yang tepat di tes pramusim MotoGP 2026.
Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Bawa-bawa Ranking FIFA, Media Thailand Soroti Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia yang 'Bermasalah' di Liga Belanda

Media Thailand ikut menyoroti kabar mengejutkan yang datang dari Liga Belanda terkait sejumlah pemain Timnas Indonesia. Sebut tak akan pengaruhi ranking FIFA.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wamenko Otto Hasibuan Pastikan Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Berjalan Transparan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah terkait transparansi penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Selengkapnya

Viral