GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Massa Buruh Protes Pelantikan Direktur Baru PDP Kahyangan

massa buruh protes pelantikan direktur PDP Kahyangan, lantaran dinilai tidak diketahui kapabilitasnya
Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:32 WIB
buruh protes pelantikan direktur baru PDP Kahyangan
Sumber :
  • tim tvone - sinto sofiadin

Jember, Jawa Timur - Puluhan buruh perkebunan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun (FKPAK) menggelar aksi unjuk rasa, memprotes pelantikan direktur baru Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember. Pasalnya dalam pelaksanaan seleksi oleh pansel, menurut korlap aksi Dwi Agus Budianto, buruh menilai direktur baru PDP Kahyangan tidak diketahui kapabilitasnya. Massa buruh perkebunan itu mengawali aksinya dengan berkumpul di Kantor PDP Kahyangan, Kecamatan Kaliwates. Massa buruh tidak ditemui oleh siapapun, karena Bupati Jember Hendy Siswanto sedang berada di Jakarta. Massa akhirnya melanjutkan aksinya ke gedung DPRD Jember, Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari. Massa  menyampaikan orasi dan mendesak agar ada anggota dewan turun menemui mereka.

"Sejak awal kita menuntut adanya keterbukaan dan fair atas hasil open bidding, yang merupakan harga dasar dari unit lelang yang ditawarkan sebagai Direksi Khayangan. Katanya bupati baru sekarang eranya keterbukaan," ujar Dwi Agus, korlap aksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kenyataannya, lanjut Dwi Agus, pemilihan direksi hingga pelantikan, buruh tidak dilibatkan, bahkan tidak diketahui latar belakang profesionalisme kinerjanya.

"Kami melihat ini tidak fair, ada yang salah ada yang keliru. Makanya bukan serta merta menolak mereka. Tapi sebelum dijelaskan keprofesionalnya dimana, biar publik yang menilai, jangan kami," imbuhnya.

Dwi Agus menegaskan harus ada praktisi hukum profesional, akademisi, agar objektif. Sebelum itu terjadi, mereka akan menolaknya. Bukan menolak keputusan Bupati, tetapi menolak masuk wilayah PDP Kahyangan. Penolakan terhadap direksi terpilih, karena dinilai tidak becus dalam bekerja, dan latar belakang profesionalisme belum dikenal.

"Terkait pertemuan, kami serahkan kepada dewan. Dewan kan siap memfasilitasi itu semua. Kalau bisa para calon yang kemarin gagal, itu bagaimana, biar mereka presentasi satu-satu. Biar publik tahu dan menilai, bener gak," jelas Dwi Agus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Dwi Agus juga menyampaikan kondisi saat ini di lingkungan PDP Kahyangan juga tidak sehat.

"Jadi PDP ini sakit, kita saja upahnya 70 persen. Sejak lama kami berharap ada peningkatan kesejahteraan upah. Harapan kami, bupati atau direksi baru tentunya paham tentang perkebunan," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duel Sengit Lawan Pedro Acosta dan Marc Marquez, Martin Nikmati Comeback di MotoGP Thailand 2026

Duel Sengit Lawan Pedro Acosta dan Marc Marquez, Martin Nikmati Comeback di MotoGP Thailand 2026

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, mengawali musim MotoGP 2026 dengan hasil positif usai finis keempat .
Pengamat Belanda Kritik Perekrutan Maarten Paes di Ajax: Belum Bawa Dampak Positif

Pengamat Belanda Kritik Perekrutan Maarten Paes di Ajax: Belum Bawa Dampak Positif

Penampilan Maarten Paes yang mendadak menjadi kiper utama justru dinilai belum mampu memperbaiki lini pertahanan klub raksasa Eredivisie tersebut, bahkan dianggap menambah masalah di sektor belakang.
Kronologi ART Disiksa Majikannya di Jakarta Utara, Polisi: Berawal dari Rumah Ibadah

Kronologi ART Disiksa Majikannya di Jakarta Utara, Polisi: Berawal dari Rumah Ibadah

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa seorang asisten rumah tangga (ART) yang diduga dianiaya oleh majikannya, di wilayah Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Transformasi Pengawasan Pajak Nasional: Peran Bukper Serta MAP dan APA Dalam Kepastian Hukum

Transformasi Pengawasan Pajak Nasional: Peran Bukper Serta MAP dan APA Dalam Kepastian Hukum

Dinamika pengawasan perpajakan nasional menunjukkan pergeseran, Bukti Permulaan (Bukper) kini semakin menguat sebagai instrumen dalam penegakan hukum pajak.
John Herdman Tak Perlu Panik, Pandit Ini Bilang Kalau Timnas Indonesia akan Tetap Solid di FIFA Series 2026

John Herdman Tak Perlu Panik, Pandit Ini Bilang Kalau Timnas Indonesia akan Tetap Solid di FIFA Series 2026

Meski kehilangan empat elemen vital, pengamat sepak bola Bung Ropan tetap menyuarakan nada optimisme yang tinggi terhadap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Media Italia Singgung Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia Disebut Jadi Rookie yang Paling Disorot di Moto3 2026

Media Italia Singgung Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia Disebut Jadi Rookie yang Paling Disorot di Moto3 2026

Media Italia menyinggung nama pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama yang disebut sebagai rookie yang paling dinanti penampilannya di Moto3 2026.

Trending

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Temon, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta meninggalkan duka bagi pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo. Berikut profilnya
Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Hingga kini, KPK belum merinci secara resmi dugaan perkara yang menjerat Fadia Arafiq atau konstruksi kasus yang menjadi dasar OTT tersebut.
Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3 Sport hari ini: Indonesia tak masuk daftar pengganti Iran di Piala Dunia 2026, Megawati Hangestri ungkap alasan pilih JPE, dan pemain Persib bandung jadi pengganti Thom Haye di FIFA Series!
Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Begini alasan yang bikin Persib Bandung bebas sanksi WO usai lakukan 6 kali ganti pemain saat ditahan imbang Persebaya Surabaya menurut regulasi operator liga.
Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Presiden Amerika Serikat (Presiden AS), Donald Trump beberkan motif ia bunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kata Donald Trump, motif dirinya
Selengkapnya

Viral