News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Kaget Kena Pajak Rp9 Juta Gegara Belanja Coklat di Luar Negeri Rp1 Juta, Begini Kisahnya...

Unggahan di akun TikTok @ferrerfranciz, seorang wanita bagikan pengalaman saat beli barang dari luar negeri dan kaget saat ditagih pajak oleh pihak bea cukai. 
Sabtu, 15 April 2023 - 05:55 WIB
Tangkapan layar - Netizen komplain beli coklat Rp 1 juta kena pajak Rp9 juta viral di media sosial
Sumber :
  • tiktok

Jakarta, tvonenews.com - Baru-baru ini viral seorang netizen yang mengeluhkan besarnya pengenaan pajak atas barang yang ia beli berupa coklat dari luar negeri. Namun belakangan terungkap, bahwa netizen itu bukan cuma beli coklat tapi juga tas Chanel.

Bagaimana kisahnya?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan di akun TikTok @ferrerfranciz, seorang wanita membagikan pengalaman saat membeli barang dari luar negeri dan kaget saat ditagih pajak oleh pihak bea cukai. 

Wanita itu kaget karena ditagih biaya bea cukai yang cukup besar padahal hanya membeli barang-barang yang murah. Dalam unggahan video, wanita bernama Ferrez itu menunjukkan barang yang dibeli. 

Barang yang dibeli terdiri dari beberapa jenis coklat dari merek berbeda. Diketahui total harga coklat nya hanya Rp 1 juta.

Namun wanita ini terkejut karena cokelat tersebut dikenakan bea cukai Rp 9.050.000.

(Cuplikan layar - penjelasan bea cukai mengani komplain netizen soal pajak atas pembelian coklat dan tas. Sumber: tiktok)

Dalam keterangan video Ferrez pun menulis, "Beli coklat seharga Rp 1 juta kena bea cukai 9jt 50rb"

Wanita ini bingung beli cokelat Rp 1 juta namun dapat tagihan bea cukai sampai Rp 9 juta. 

Videonya pun menjadi viral dan telah ditonton oleh lebih dari 98 ribu orang. Melihat video ini, banyak netizen turut mempertanyakan asal usul pemungutan biaya tersebut. Netizen juga meminta agar pihak Bea Cukai bisa memberi penjelasan. 

Respon Bea Cukai

Karena ramai, akun TikTok @beacukairi mengunggah sebuah video penjelasan. Mereka menunjukkan tagihan pungutan negara milik wanita ini yang dikenakan biaya sejumlah Rp 8.859.000.

Salah satu petugas bea cukai menjelaskan pemungutan negara tersebut berdasarkan invoice yang terlampir dalam kiriman barang milik wanita ini.

Ferrez diketahui membeli 20 pack (5 kg) makanan senilai USD 40 atau Rp 616.160. 

Sesuai dengan ketentuan yang diatur PMK no 199 tahun 2019 tentang ketentuan kepabeanan, cukai, dan pajak atas impor barang, barang ini pun dikenakan tarif bea masuk 7,5% dan PPN 11%.

(Tangkapan layar - Petugas bea cukai menjelaskan keberatan kepada netizen mengenai tarif pajak coklat dan tas. Sumber: tiktok/beacukairi)

Namun barang yang dibeli Ferrez rupanya bukan hanya cokelat, melainkan juga satu buah tas bermerek Chanel senilai USD 1.108 atau setara dengan Rp 17.067.632. 

Barang ini pun dikenakan tarif bea masuk 20%, PPN 11% dan PPH 15%.

Selain tagihan pungutan negara sebesar 8.859.000, terdapat pungutan lain yang bukan merupakan pungutan bea cukai. Sehingga di akhir, Ferrez dikenakan tagihan sampai Rp 9.050.000.

Melalui video penjelasan tersebut, akhirnya netizen tidak penasaran lagi terkait tagihan yang masuk kepada Ferrez. 

Mengaku Tas KW

Namun di sisi lain, Ferrez masih tidak bisa terima dengan tagihan bea cukai yang mahal.

Pasalnya Ferrez mengaku jika tas bermerek Chanel yang ia beli harganya hanya Rp 500 ribu karena barang tersebut KW. 

Dalam video terpisah, wanita ini pun memberi klarifikasi dengan menunjukkan tas serta cokelat yang dibelinya.

(Tangkapan layar - netizen klarifikasi bahwa tas yang dibeli dari luar negeri adalah barang KW. Sumber: tiktok)

"Kepada bapak bea cukai yang terhormat, saya ingin klarifikasi tas saya itu tas KW hanya kotaknya saja yang bagus, dengan invoice palsu di dalamnya. Itu memang kesalahan saya. Kalau bapak minat, ambil aja buat bapak itu tasnya sama coklat-coklatnya sekalian buat lebaran," tuliis Ferrez

Awalnya wanita ini berniat membeli hadiah tas tersebut untuk dibagikan kepada orang di rumahnya. 

Namun tak disangka jika tas yang diklaim KW ini malah menjadi malapetaka baginya karena Ferrez tiba-tiba ditelpon untuk membayar tagihan Rp 9.050.000.

Ferrez juga mengaku tidak akan menebus barang berupa coklat dan tas yang diklaim KW di bea cukai.

"dan juga coklatnya itu ga usah dikirim, buat bapak.." tulis Ferrez.

Ketentuan Pajak

Kemajuan teknologi dan pemasaran membuat banyak orang bisa dengan mudah membeli barang dari luar negeri. Namun ketika barang tersebut sampai di Indonesia, ada biaya pajak yang harus dibayarkan.

(Tangkapan layar - warganet klarifikasi mengenai belanjaannya dari luar negeri. Sumber: tiktok)

Mengutip klikpajak.com, pajak tersebut termasuk ke dalam pajak impor dan pengenaan Bea Masuk ataupun bea cukai atau pajak Dalam Rangka Impor (PDRI). 

Tarif pajaknya akan dihitung sesuai dengan jenis barang dan invoice pembelian yang terlampir.

Bisa jadi biaya pajaknya tidak begitu mahal, atau bahkan bisa lebih mahal dari yang diperkirakan. Seperti pungutan biaya pajak yang dipertanyakan oleh wanita ini.

Masalah ini rupanya menimbulkan perdebatan antar netizen. Sebagian netizen menganggap pungutan biaya tersebut wajar karena wanita ini membeli tas dengan invoice terlampir Rp 17 juta. Sementara netizen lain membagikan pendapat yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya bea cukai kan liat invoice. Salah dewe lah," ucap seorang netizen.

Adapun netizen yang membantu menjelaskan jika tas KW yang disertai box sudah pasti kena pajak karena pihak bea cukai tidak bisa membedakan mana yang original mana yang palsu.(ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral