News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru Soal Kasus Korupsi di Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru dalam pengembangan kasus suap importasi barang di Direktorat Jendral Bea dan Cukai.
Rabu, 22 Juli 2026 - 16:12 WIB
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru dalam pengembangan kasus suap importasi barang di Direktorat Jendral Bea dan Cukai.

Hal ini diungkapkan Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hasil pengembangan penyidikan dan telaah hasil persidangan, itu kita menerbitkan dua sprindik," katanya.

Terbitnya dua sprindik ini menyusul adanya sejumlah fakta-fakta persidangan soal temuan pemberian hingga Rp91 miliar ke pejabat Bea Cukai dari PT Blueray yang juga terseret dalam kasus ini.

"Ada beberapa klaster dari 91 miliar itu, ada klaster yang Bea Cukai, ada selain Bea Cukai, tapi masih terkait, karena kemudian ini kan sudah disebutkan di putusan pemberi yang Blueray," jelas Taufik.

Meski begitu ia belum membeberkan lebih rinci soal dua sprindik tersebut, yang pasti akan disampaikan pada saat proses penyidikan sudah dikatakan siap.

"Satu klaster yang Bea Cukai itu sudah kita tetapkan tersangkanya. Ada satu, karena masih terkait dengan konstruksi perkara pejabat Bea Cukai-nya, jadi kita langsung tetapkan," ujarnya.

"Kemudian yang klaster kedua masih terkait kepentingan pejabat Bea Cukai, tetapi ini peristiwanya berbeda. Nah, itu yang kita kemudian masih satu Sprindik untuk kita tetapkan Sprindik umum," sambungnya.

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor telah memutus hukuman untuk Pimpinan Blueray Cargo John Field dan dua anak buahnya yaitu Dedy Kurniawan dan Andri.

John Field, akan menjalani pidana 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp300 juta subsider 100 hari kurungan penjara. Sedangkan Dedy dan Andri menjalani pidana penjara selama 1,5 tahun, serta denda masing-masing Rp200 juta subsider pidana penjara pengganti 80 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk dari pihak Bea Cukai, Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai, Rizal, Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Sisprian Subiaksono, Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Orlando Hamonangan, dan Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budiman Bayu Prasodjo saat ini masih bersidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Adapun berdasarkan fakta persidangan disebutkan, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama yang diduga menerima Rp21 miliar dan mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Ahmad Dedi alias Dedi Congor disebut menerima Rp30 miliar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory lewat dua gol Balsa Sekulic. Igor Tolic mengibaratkan laga seperti catur dan mengungkap kunci kemenangan Maung Bandung.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Perseteruan Carlos Prates dan Islam Makhachev memanas usai sang juara disebut menolak bertarung di UFC 336. Prates pun melontarkan sindiran tajam ke Makhachev.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Selengkapnya

Viral