News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud MD Bicara soal Pilpres 2024? di Hadapan Helmy Yahya Mengaku Begini..

Menko Polhukam Mahfud MD berbicara blak-blakan soal Pilpres 2024, di mana namanya mencuat ke publik usai rapat dengan DPR bongkar aliran transaksi Rp 349 T.
Selasa, 18 April 2023 - 19:11 WIB
Mahfud MD berbicara soal Pilpres 2024.
Sumber :
  • Youtube Helmy Yahya Bicara

Jakarta, tvOnenews.com - Menko Polhukam Mahfud MD berbicara blak-blakan soal Pilpres 2024, di mana namanya mencuat ke publik usai rapat dengan DPR bongkar aliran transaksi Rp 349 Triliun ke Kemenkeu.

Sebelumnya, publik dibuat heboh atas pernyataan Mahfud MD yang menyoroti transaksi janggal sebesar Rp 349 Triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahfud MD selaku Menko Polhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia) yang baru saja menjadi perbincangan publik atas aksinya di DPR dalam upaya membongkar aliran 349 Triliun.

Di mana, aksi tegas dari Mahfud MD menuai banyak reaksi positif dari publik, namanya pun kembali naik diperbincangkan dalam bursa Pilpres 2024.


Menkopolhukam, Mahfud MD di rapat kerja dengan anggota Komisi III, di Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. (Julio Trisaputra/ tim tvOnenews)

Di mana seiring pasca peristiwa di DPR tersebut, nama Mahfud MD kian melejit dalam bursa Pilpres 2024. Hal itupun disinggung oleh Helmy Yahya kepada Mahfud MD yang hadir sebagai narasumber di acara kanal Youtube pribadinya.

"Jangan-jangan ini tokoh yang dirindukan untuk memimpin Indonesia ke depan," ucap Helmy Yahya yang dilansir dari Helmy Yahya Bicara, pada Selasa (18/4/2023).

Merespons hal itu, Mahfud MD mengaku belum memikirkan soal Pilpres 2024, dan hanya ingin fokus menyelesaikan tugas-tugasnya terlebih dahulu sebagai Menko Polhukam yang diberi mandat dari Presiden Jokowi.

"Saya belum menganalisis itu dan belum merasa berkepentingan untuk membahas itu. Saya ingin menyelesaikan tugas-tugas saya yang disampaikan Pak Jokowi dulu," tuturnya.

Mantan Ketua MK Periode 2008-2013 tersebut membeberkan 5 hal hal terkait tugas-tugasnya yang diberi mandat dari Presiden Jokowi.

"Satu (Pemberantasan Korupsi), dua (radikalisme) gitu ya, kemudian penyelesaian Hak Asasi Manusia, lalu penegakan hukum dengan indeks persepsi hukumnya itu, itu yang saya fokus ke sana dulu," ujarnya.

Lebih lanjut, Mahfud MD secara terus terang mengaku bahwa tidak merespons akan namanya masuk di bursa Pilpres 2024.

Helmy Yahya bertanya bagaimana jika Mahfud MD dicalonkan oleh salah satu parpol, apakah bersedia atau tidak.

"Itu termasuk saya tidak merespons," ungkapnya.

"Tidak atau belum?" tanya kembali Helmy.

"Sekurang-kurangnya belum merespons," jawabnya.


Mahfud Md di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2023). (Syifa Aulia/tvOnenews)

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia ini menyatakan perbandingan dirinya saat Capres 2019 dengan Pilpres 2024.

"Dulu di tahun 2019 kalau ada berita seperti itu, pasti saya kejar kapitalisasi agar ini berkembang terus sehingga saya menguat." ucapnya.

"Karena waktu itu saya memang iya mau (Capres 2019), tapi sekarang saya tidak kapitalisasi, biar ajalah berkembang sendiri, nanti kalau saatnya perlu dijawab, ya dijawab," katanya.

Mahfud mengungkapkan bahwa memiliki filosofi jika mengejar jabatan sepenting (Presiden), dikejar bagaimanapun tidak dapat.

"Karena filosofi saya tuh kalau jabatan sepenting itu, semua jabatan tapi kalau sepenting itu dikejar kalau ndak bisa nda dapat," ucapnya.

"Ndak dikejar kalau mau diberikan oleh Tuhan kan, itu saya menjadi tenang dengan berpikir begitu, karena itu semua sudah pernah saya alami," sambungnya.

"Saya pernah kejar jabatan juga, ndak dapat, sudah mati-matian gitu. Tapi ketika saya tidur-tiduran gitu nda papa, tiba-tiba dipanggil diberi jabatan juga pernah, itu artinya Tuhan aja," ucapnya sambil memberi gestur garis tangan.

Mahfud MD mengakui belajar dari pengalaman tahun 2019

Mahfud MD mengaku belajar dari kekecewaan dari Pilpres 2019, kala itu Mahfud ditunjuk pada menit-menit akhir untuk menjadi Cawapres Jokowi.

"Iya saya belajar dari pengalaman itu (Pilpres 2019), bahwa kalau direncanakan, kalau Tuhan tidak mengizinkan. Apalagi di politik bisa belok mendadak," pungkasnya.

"Kalau kita tidak merencanakan pun, ya kita diem-diem tapi Tuhan menghendaki tiba-tiba dapat," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri kelahiran Kabupaten Sampang ini mencontohkan ketika dirinya menjadi Menteri Pertahanan di Era Presiden Gus Dur. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral