News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Perwira Polisi Lakukan Penganiayaan, Inilah Awal Kejadian yang Buat Aditya Hasibuan Ditahan

Aditya Hasibuan merupakan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan yang menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral yang tak lain adalah rekan Aditya Hasibuan.
Rabu, 26 April 2023 - 16:20 WIB
Aditya Hasibuan dan Achiruddin Hasibuan setelah Konferensi Pers di Polda Sumut
Sumber :
  • Twitter @Mazzini_gsp

Jakarta, tvOnenews.com - Telah beredar sebuah video yang menampilkan sebuah penganiayaan terhadap seorang pemuda. Penganiayaan dilakukan oleh anak dari Perwira Polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), bernama Aditya Hasibuan.

Aditya Hasibuan merupakan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan yang telah menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral yang tak lain adalah rekan dari Aditya Hasibuan sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang beredar bahwa penganiayaan tersebut terjadi pada Desember 2022 lalu.

Diketahui, sebuah video yang terekam dengan memperlihatkan sebuah penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan diunggah melalui media sosial Twitter pada akun @mazzini_gsp. 

“Aditya Hasibuan anak Kompol Abdul Rahman (AKBP Achiruddin Hasibuan) melakukan penganiayaan terhadap Ken Admiral seorang mahasiswa. Sudah mengalami kerugian saat korban menagih ganti rugi ke rumahnya, Kompol Abdul Rahman malah menyuruh seseorang untuk mengambil senjata laras panjang,” tulis dalam akun Twitter @mazzini_gsp. 

Dalam Thread yang dibuat oleh akun @mazzini_gsp bahwa peristiwa dimulai dari 11 Desember 2022 sebagai awal dilakukan pemukulan oleh Aditya Hasibuan. 

Berdasarkan keterangan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Ken Admiral yang telah tersebar di media sosial, awal permasalahan disebabkan Ken Admiral menolak ajakan main oleh Aditya namun berujung dengan penganiayaan.

“Tanggal 11 Desember 2022 saat saya masih berada di luar negeri Manchester, United Kingdom ada mengirimkan chat Instagram kepadanya lalu kami lucu-lucuan sebagai teman mempertanyakan sesuatu tentang cewek saya dan saya mengajaknya untuk bertemu karena sudah lama tidak bertemu namun ADITYA tidak bersedia memberitahukannya kepada saya,”  awal kronologi berdasarkan BAP Ken Admiral yang terunggah pada akun @mazzini_gsp.

Tanpa ia sadari, korban telah diikuti oleh rombongan Aditya bersama teman-temannya berjumlah kurang lebih 6 orang. 

“Ternyata saya telah diikuti oleh ADITYA dkk (kurang lebih 6 orang) menggunakan 3 unit sepeda motor, lalu mobil saya diberhentikan/dihadang depan-belakang mobil saya,” tulis dalam BAP tersebut.

Saat ia membuka kaca mobil, Aditya menghampirinya dan memukuli korban sebanyak tiga kali.

“Kemudian oleh ADITYA menghampiri saya sehingga saya membuka kaca mobil lalu ADITYA berkata ‘ayook lah main, katanya kau mau jumpa sama aku !’,” ungkap Ken dalam BAP.

 “Selanjutnya saya jawab ‘ya udah, nanti, mesti kali sekarang, nggak kamu lihat ini saya sedang bersama siapa’ dan bersamaan dengan hal tersebut oleh ADITYA langsung memukuli saya sebanyak 3 kali,” jelasnya.

Dalam kasus penganiayaan ini, orang tua dari Aditya juga terlibat dalam kejadian tersebut. Sebelumnya, kaca spion kiri milik mobil korban ditendang oleh Aditya hingga patah.

Ken bersama teman-temannya ingin menemui Aditya ke rumah pelaku bermaksud untuk meminta ganti rugi atas kaca spion yang telah dirusak oleh pelaku.

Penganiayaan pemuda oleh Aditya Hasibuan. (Twitter @mazzini_gsp)

Namun yang keluar rumah adalah kakak dan ayah dari Aditya, bernama Arya Hasibuan dan AKBP Achiruddin Hasibuan.

“Mau ngapain kalian disini ramai-ramai?” kata Ayah Aditya Hasibuan, AKBP Achiruddin Hasibuan. 

Rio, teman dari Ken menjawab kedatangannya bersama Korban dan kedua teman lainnya berniat baik untuk membicarakan pertanggungjawaban anaknya telah merusak kaca spion milik mobil Ken.

“Kami kesini datang hanya untuk baik-baik saja om, untuk membicarakan pertanggungjawaban yang dibuat oleh ADITYA yang sudah merusak kaca spion mobil milik KEN,” ungkap Rio dalam BAP Ken. 

Merasa tidak terima dengan kedatangan korban bersama teman-temannya, Achiruddin mengatakan kepada seorang laki-laki lain dari dalam rumahnya menyuruh untuk mengambil senjata laras panjang.

“Ambil dulu senjata laras panjang itu!” tegas Achiruddin.

Laki-laki tersebut mengambil sebuah senjata dan kembali bersama Aditya keluar rumah. Adit pun memukul dan menendang korban, namun ayahnya tidak berusaha untuk melerai keduanya. 

“Udah biarkan saja, jangan ada yang melerai, biar sama-sama puas,” kata ayah Aditya. 

Rio bersama teman-teman ken bermaksud untuk melerai namun dicegah oleh laki-laki yang membawa senjata tersebut.

“Mundur kalian,” sambil menodongkan senjata ke arah Rio, Fajar, Rizki, Yazid, dan Tesar yang merupakan teman dari Ken.

Achiruddin menambahkan kepada Aditya untuk mengarahkan pukulan terhadap Ken. 

“Sikutnya dek, judonya dek (bahasa jepang pukulan/kuncinya), kakinya dek, pukul sampai puas dia dek,” tambah Achiruddin.

Ditetapkan sebagai tersangka


Konferensi pers dilakukan oleh Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono. (Poldasu)

Polda Sumatera Utara menetapkan Aditya Hasibuan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswa, Ken Admiral.

Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Sumaryono menuturkan, penetapan tersangka AH telah sesuai laporan yang dilayangkan Ken ke Polrestabes Medan ditarik ke Polda Sumut nomor LP/B/3895/XII/2022.

"Melalui gelar perkara khusus pada 25 April 2023, bahwa AH ditetapkan sebagai tersangka," kata Sumaryono kepada wartawan, Selasa (25/4/2023).

Awalnya, Sumaryono menjelaskan, pihak kepolisian menerima laporan perkara ini dari Ken pada 22 Desember 2022 lalu. Namun, AH malah turut melaporkan balik Ken dengan nomor LP 3903/XII/2022.

Orang tua AH, AKBP Achiruddin Hasibuan sempat protes karena penanganan perkara belum maksimal dengan dalih Ken sudah berangkat ke luar negeri.

Namun setelah kasus ditarik oleh Ditreskrimum Polda Sumatera Utara, dari hasil gelar perkara atas adanya dua laporan tersebut, dinyatakan, laporan AH bukan merupakan tindak pidana sehingga dihentikan.

“Dengan pelapor AH kita sudah gelarkan dengan putusan bukan tindak pidana,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumaryono mengatakan, polisi melakukan penjemputan paksa terhadap AH, usai ditetapkan sebagai tersangka sesuai Pasal 351 ayat 2.

“Hari ini kita melakukan upaya paksa terhadap saudara AH terkait dengan LP 3895. Karena ini adalah Pasal 351 Ayat 2 dengan ancaman 5 tahun maka akan kita lakukan upaya paksa,” katanya. (wsi/ito/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruang Digital Tak Lagi Sekadar Media, Kini Jadi Medan Pertahanan

Ruang Digital Tak Lagi Sekadar Media, Kini Jadi Medan Pertahanan

Di era media sosial, penyebaran informasi yang masif membuat ruang digital ikut menjadi arena yang menentukan, mulai dari membentuk opini publik hingga memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Media Vietnam Sorot Sikap Erick Thohir ke John Herdman

Media Vietnam Sorot Sikap Erick Thohir ke John Herdman

Timnas Indonesia menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga fase grup Piala AFF 2026. Hasil negatif di kandang sendiri membuat sulit langkah ke semifinal.
Bapak-bapak Wajib Tahu! Ternyata Ini Hukum Islam pakai Daster saat Lomba 17 Agustus

Bapak-bapak Wajib Tahu! Ternyata Ini Hukum Islam pakai Daster saat Lomba 17 Agustus

Menyambut HUT RI pada 17 Agustus umum disemarakkan sama berbagai jenis lomba. Salah satunya, lomba futsal pakai daster. Ternyata dilarang, begini penjelasannya
10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Tahun 2026, Cocok untuk Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 tahun 2026, cocok dijadikan sebagai caption media sosial.
Kabar Baik, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Turun, Jabar Alami Deflasi 0,05 Persen

Kabar Baik, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Turun, Jabar Alami Deflasi 0,05 Persen

Turunnya harga komoditas bahan pokok mendorong terjadinya deflasi di Jawa Barat secara month-to-month pada Juli 2026 sebesar 0,05 persen.
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah

Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah

Bagi Charina Anggie Simbolon, menjadi salah satu lulusan terbaik atau Sapta Abdi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII merupakan puncak perjalanan panjang yang dipenuhi penolakan, doa, dan keteguhan hati.

Trending

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (2/8/2026) sore di kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia. 
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, pergerakan astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Apakah kamu termasuk?
Pria di Tangerang Disiksa hingga Dipaksa Masturbasi dalam Kondisi Babak Belur oleh Rekan Kerjanya

Pria di Tangerang Disiksa hingga Dipaksa Masturbasi dalam Kondisi Babak Belur oleh Rekan Kerjanya

Dalam video tampak ia berdiri sambil memegang ponsel dalam kondisi tidak memakai celana. Ia juga tampak berbincang dengan seseorang menggunakan bahasa asing.
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Selengkapnya

Viral