News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Internasionale, Lagu Kaum Buruh Sedunia! Di Indonesia Disadur Oleh Ki Hadjar Dewantara

Di Indonesia lirik lagu Internasionale disadur oleh seorang nasionalis, tokoh pendidikan sekaligus wartawan, Ki Hadjar Dewantara, ke bahasa melayu saat itu.
Senin, 1 Mei 2023 - 18:28 WIB
Ki Hadjar Dewantara, penyadur lagu "L' Internasionale" ke dalam bahasa melayu.
Sumber :
  • istimewa

Disadur ke bahasa Inggris dengan judul The Internationale, ke Arab menjadi Nasyidu al-Umamiyah, ke Belanda menjadi De Internationale, ke Tiongkok menjadi Yīngdénàxióngnà’ěr dan ke Indonesia menjadi Internasionale. 

Peran Ki Hadjar Dewantara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ki Hadjar Dewantara orang Indonesia pertama yang menyadur “L’Internationale” dari bahasa Belanda ke bahasa Melayu menjadi tiga bait. Saduran tersebut diterbitkan dalam surat kabar Sinar Hindia No 87, 5 Mei 1920. 

(Ki Hadjar Dewantara, bapak pendidikan nasional sekaligus penyadur lagu "L' Internasionale" ke bahasa melayu.  Sumber: Lp3m.ustjogja.ac.id)

Publikasi terjemahan tersebut dimaksudkan untuk memperingati 1 Mei, sebagai “Hari Raja oenteok segala kaoem Socialist”.

Dari terjemahan Ki Hadjar Dewantara, “Internasionale” tersebar di kalangan pergerakan kemerdekaan di Hindia Belanda. Saat era pra kemerdekaan, “Internasionale” dinyanyikan di rapat-rapat organisasi buruh dan mahasiswa pergerakan untuk membuka dan menutup rapat. 

Tesis dari alumni dan staf pengajar Institut Seni Indonesia (ISI), Budi Prihartanto dan Y Edhi Susilo, menjelaskan bahwa lagu L'Internationale digunakan oleh Ki Hajar Dewantara sebagai cambuk menumbuhkan rasa nasionalisme.

Pada zaman Perang Kemerdekaan, “Internationale” dinyanyikan oleh para aktivis kiri yang dieksekusi. Mereka antara lain Amir Syarifuddin, mantan Menteri Pertahanan (1945-1948) dan mantan Perdana Menteri kedua di Indonesia. 

Di balik estetika gaya bahasa dan pemilihan kata dalam terjemahan L'Internasionale versi Ki Hajar Dewantara, banyak yang mempertanyakan isi beserta maknanya. Hingga saat ini masih banyak menjadi bahan perdebatan di kalangan akademisi, bahkan oleh para penganut paham komunis internasional.

(Ki Hadjar Dewantara. Sumber: istimewa)

Meski Internasionale lekat dengan kaum sayap kiri, namun Ki Hadjar Dewantara bukanlah orang kiri secara institusional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ki Hadjar Dewantara bukan anggota Sarekat Islam Merah, bukan juga anggota ISDV (Indische Sociaal Democratische Vereeninging) yang berdiri tahun 1914, bukan pula anggota PKI (Partai Komunis Indonesia) yang berdiri pada tahun 1924.

Mengutip Harahap, Budi Prihartanto dan Edhi Susilo menjelaskan, mudah diduga jika semangat Suwardi ketika menerjemahkan lagu L'Internationoale tentu tak terlepas dari sikapnya yang anti kapitalisme dan imperialisme serta wawasan sosialisme yang dianutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.

Trending

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral