News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diskusi 25 Tahun Reformasi PENA 98: Kami Tak Pernah Lupa Siapa Pelakunya

Jakarta Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Persatuan Nasional Aktivis (PENA) 98 menggelar Diskusi Interaktif “Refleksi 25 Tahun Reformasi – Kami Tidak Pernah Lupa Siapa Pelakunya!” di Gedung Grha William Soeryadjaya, UKI Cawang, Jakarta, Jumat (12/5/2023).
Sabtu, 13 Mei 2023 - 05:26 WIB
Diskusi 25 Tahun Reformasi PENA 98
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Persatuan Nasional Aktivis (PENA) 98 menggelar Diskusi Interaktif “Refleksi 25 Tahun Reformasi – Kami Tidak Pernah Lupa Siapa Pelakunya!” di Gedung Grha William Soeryadjaya, UKI Cawang, Jakarta, Jumat (12/5/2023).

Rektor UKI Dr. Dhaniswara K. Harjono, hadir langsung sebagai keynote speaker, didampingi beberapa pimpinan rektorat UKI lainnya. Beliau sekaligus menyambut dan membuka acara yang dimoderatori oleh Fendy Mugni dari Presnas DKI Jakarta

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PENA 98, juga para narasumber seperti aktivis Forum Kota (Forkot) dr. Batara Imanuel Sirait, pengacara Forkot 98 Saor Siagian, dan Komisioner Komnas HAM Suarlin Siagian.

Membuka diskusi Rektor UKI Dr. Dhaniswara K. Harjono menceritakan rekam ingatan situasi Indonesia sejak tahun 80 hingga 90, dan menjelang jatuhnya Rezim Orde Baru di 1998. Menurut Dhaniswara, dirinya berjuang untuk datang di acara diskusi ini sebagai bagian dari menghormati dan mengenang, perjuangan aktivis reformasi, meskipun kondisi tubuhnya sedang tidak fit. Sebagai pemimpin UKI, Dhaniswara mengajak semua mahasiswa untuk menggali, memahami dan meneruskan cita-cita Reformasi.

“Tugas belum selesai, misi juga belum selesai. Saatnya mengisi masa depan reformasi, dengan mengenang dan melanjutkan cita-cita reformasi. Acara ini akan bermanfaat untuk adik-adik mahasiswa yang mungkin belum tahu secara penuh apa yang terjadi di 1998, dan apa pelajaran yang bisa kita petik dari perjuangan para aktivis di masa itu. Saya ucapkan selamat kita berdikusi dan mari mewujudnyatakan rakyat yang sejahtera dan Indonesia kita bawa bersama menuju arah yang lebih baik,” ujar Dhaniswara.

Masuk dalam sesi narasumber, diawali dengan mengheningkan cipta untuk kawan-kawan aktivis yang telah meninggal dunia, Fendy Mugni dari PENA 98, menceritakan perjuangan Reformasi yang membuahkan hasil dan membuat begitu banyak perubahan yang bisa dinikmati dan dirasakan bersama saat ini.

“Perubahan yang terjadi dalam era reformasi memungkinkan kebebasan yang bersama kita rasakan saat ini. Jika dulu ada tiga parta, skrg kita bisa melihat banyak partai, kebebasan pers, juga kesempatan untuk menjadi penjabat negara. Sehingga memungkinkan orang seperti Jokowi (Presiden Joko Widodo) yang berasal dari keluarga yang bukan apa-apa, tapi bisa menjadi presiden,” katanya.

Narasumber pertama adalah dr. Batara Imanuel Sirait yang mempunyai segudang cerita unik, khususnya bantuan medis dengan semangat solidaritas yang sangat tinggi. 

“25 tahun yang lalu, hampir tidak mungkin membuat acara diskusi seperti ini. Kumpul 3-5 orang saja, pasti ada tukang nasi goreng muncul didepan rumah. Semua kita merasakan gas air mata hingga pentungan PHH. Saat itu situasi tentu membuat takut. Namun kita lebih takut lagi jika negara kita hancur," ujarnya.

Sementara itu Komisioner Komnas HAM Suarlin Siagian, melihat bahwa mahasiswa punya posisi spesial dan terhormat, yang dilaksanakan dengan baik dalam aksi di 98. Namun sayangnya mendapat perlakuan yang tidak semestinya. 

“Ini menimbulkan trauma tersendiri bagi para mahasiswa yang menjadi aktivis saat itu dan menjadi korban dari tindakan represif aparat. Tidak hanya mahasiswa yang korban, namun keluarga juga ikut merasakan. Sampai saat ini Presiden telah mengeluarkan satu inpres dan kepres untuk pemulihan terhadap keluarga korban. Itu berita baik utk setidaknya mengobati para korban dan keluarga yang menderita secara psikologis, sosial dan ekonomi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, adalah pengacara Forkot 98, Saor Siagian yang memuji semangat mental para aktivis 98, terutama yang berasal dari UKI, yang tidak lain merupakan adik-adik angkatannya. “Yel-yel Revolusi Sampai Mati, itu membuat merinding. Dahulu semua yang memekikan yel-yel itu meningkat adrenalinnya dan menjadi berani. Saat itu situasi sangat mencekam dan menakutkan. Kekhawatiran muncul, memikirkan masa depan bangsa. Kita saat ini yang menikmati perubahan dan keadaan, sekaligus berhutang pada  pahlawan reformasi. Kala itu, saya menyaksikan Kawan-kawan Forkot mendapat tekanan yang luarbiasa. Namun mereka tidak pernah mau menyerah dan terus berjuang. Inilah semangat UKI. Semangat yang perlu ditiru oleh adik-adik mahasiswa saat ini,” ucapnya.

Selain diskusi, PENA 98 juga memperingati seperempat abad Reformasi dengan menggelar Pameran Foto yang berisi foto aksi-aksi mahasiswa 1998, dilengkapi memorabilia perlengkapan aksi yang berlangsung di Sekretariat GRAHA PENA 98 di Jalan HOS Cokroaminoto No. 115, Menteng, Jakarta Pusat. Pameran ini dilaksanakan sejak Kamis 11 Mei 2023 dan akan berakhir di Rabu 17 Mei 2023. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Copet Terekam di JPO Jatinegara, Pelaku Diburu Warga hingga Ditangkap Polisi

Aksi Copet Terekam di JPO Jatinegara, Pelaku Diburu Warga hingga Ditangkap Polisi

Aksi copet di JPO Jatinegara terekam kamera warga. Polisi tangkap dua pelaku setelah video viral di media sosial.
Sesumbar, Arman Tsarukyan Ungkap Alasan Yakin Bisa Kalahkan Khabib Nurmagomedov

Sesumbar, Arman Tsarukyan Ungkap Alasan Yakin Bisa Kalahkan Khabib Nurmagomedov

Arman Tsarukyan mengaku yakin bisa mengalahkan idolanya, Khabib Nurmagomedov. Ia menilai keunggulan pengalaman dan kemampuan menyeluruh menjadi kunci bertarung.
Lando Norris Temukan Masalah Baru Pada Mobil F1 2026 saat Grand Prix Jepang, Pengamat Formula 1 Langsung Bilang...

Lando Norris Temukan Masalah Baru Pada Mobil F1 2026 saat Grand Prix Jepang, Pengamat Formula 1 Langsung Bilang...

Juara bertahan Formula 1 musim ini, Lando Norris, menemukan permasalahan baru di mobil baru F1 2026 saat Grand Prix Jepang beberapa waktu lalu.
Prabowo Bongkar ‘Perang Sunyi’ Era AI: 1 Orang Bisa Kendalikan 1.000 Akun untuk Sebar Hoaks

Prabowo Bongkar ‘Perang Sunyi’ Era AI: 1 Orang Bisa Kendalikan 1.000 Akun untuk Sebar Hoaks

Prabowo ungkap ancaman AI dan media sosial, satu orang bisa kendalikan ribuan akun untuk sebar hoaks dan fitnah tanpa serangan fisik.
Andritany Terkagum-kagum dengan Peran Baru Jordi Amat di Timnas Indonesia: Kualitas Premier League Terlihat

Andritany Terkagum-kagum dengan Peran Baru Jordi Amat di Timnas Indonesia: Kualitas Premier League Terlihat

Pemain senior timnas, Jordi Amat, kembali mendapat kepercayaan tampil di era pelatih John Herdman. Peran barunya di lapangan pun menuai respons kagum Andritany.
Susul Mauricio Souza, Bambang Pamungkas Murka soal Peluang Persija Juara Super League Akibat Gagal Menang 3 Kali

Susul Mauricio Souza, Bambang Pamungkas Murka soal Peluang Persija Juara Super League Akibat Gagal Menang 3 Kali

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (Bepe) bicara peluang mewujudkan target gelar juara Super League 2025/2026 usai sulit meraih poin penuh.

Trending

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Ujian Megawati Hangestri Cs di Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana terdapat laga-laga krusial, termasuk Megawati Hangestri akan menjalani big match bersama Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles Umumkan Hasil Investigasi Jaksa KNVB Atas Keabsahan Dean James Tampil di Laga NAC Breda

Go Ahead Eagles mengumumkan hasil penyelidikan jaksa terhadap Dean James melalui akun sosial media klub, Rabu (8/4/2026).
KOVO Resmi Rilis Daftar 20 Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Red Sparks Terbanyak, Ada Yeum Hye-seon Hingga Jung Ho-young

KOVO Resmi Rilis Daftar 20 Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Red Sparks Terbanyak, Ada Yeum Hye-seon Hingga Jung Ho-young

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) telah resmi merilis daftar pemain yang berstatus agen bebas (free agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral