GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Anak Terseret Ombak Pangandaran, Satu Masih Hilang  

Dua anak laki-laki terseret ombak pantai Karapyak, Pangandaran, Jawa Barat. Satu anak berhasil diselamatkan, sedangkan satu lainnya masih belum ditemukan.
Minggu, 31 Oktober 2021 - 16:25 WIB
Warga Sedang Menunjukkan Lokasi Tenggelamnya Dua Anak kepada Polisi, Minggu (31/10/2021)
Sumber :
  • tim tvOne/Aditya Tri Wahyudi

Pangandaran, Jawa Barat - Dua anak laki-laki terseret ombak pantai Karapyak, Pangandaran, Jawa Barat, Minggu siang (31/10/2021). Satu anak berhasil diselamatkan, sedangkan satu lainnya masih belum ditemukan.

Satu korban JK (9), warga Lingkungan Jelat RT 2 RW 3, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, berhasil diselamatkan oleh wisatawan dan warga yang saat itu tengah berada di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara MU (13) yang merupakan sepupu JK, hingga kini masih dalam upaya pencarian tim SAR gabungan.
 
Menurut saksi mata, peristiwa itu terjadi ketika kedua korban tengah asyik bermain dan berenang di area karang pantai saat kondisi laut tengah surut. Namun tiba-tiba, air laut pasang dan keduanya terseret ombak hingga tenggelam.
 
“Kedua anak itu sedang bermain di karang karena kondisi air sedang surut, namun tiba-tiba air laut pasang dan ombak besar menyeret kedua anak ke tengah laut,” jelas saksi mata, Revan Purnama kepada tvonenews.com.

Wisatawan yang melihat kejadian itu, langsung memberanikan diri berenang ke tengah untuk melakukan upaya penyelamatan. Korban yang selamat, langsung dievakuasi untuk mendapat perawatan.
 
Keluarga MU yang mengetahui anaknya belum ditemukan, tidak kuasa menahan tangis.

Hingga kini tim SAR gabungan TNI Polri dibantu SAR Balawista Pangandaran, terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang hilang. Area pencarian diperluas hingga ke tengah laut.
 
Menurut warga setempat, di area pantai Karapyak aktivitas berenang memang dilarang. Hal itu karena banyaknya terumbu karang dan besarnya ombak sehingga dapat membahayakan wisatawan.

“Di Karapyak memang tidak untuk berenang karena kondisi bibir pantai yang banyak terumbu karang dan itu berbahaya bila saat air sedang pasang,” ucap Samran, warga setempat.

Air laut akan mengalami surut di pagi hingga menjelang tengah hari, setelah itu air laut akan kembali pasang. Karena itulah wisatawan harus berhati-hati.(Aditya Tri Wahyudi/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Kembali ke Prancis untuk Ketiga Kalinya di 2026, Ini Hasil Pertemuan dengan Presiden Macron

Prabowo Kembali ke Prancis untuk Ketiga Kalinya di 2026, Ini Hasil Pertemuan dengan Presiden Macron

Lawatan tersebut menjadi kunjungan ketiga Prabowo ke Prancis sepanjang tahun ini setelah sebelumnya menyambangi negara tersebut pada Januari dan April 2026.
Kondisi Heru Gundul Usai Disembur Ular Kobra, Bisa Menjalar ke Jaringan Mata hingga Belasan Jam Tak Bisa Terbuka

Kondisi Heru Gundul Usai Disembur Ular Kobra, Bisa Menjalar ke Jaringan Mata hingga Belasan Jam Tak Bisa Terbuka

Heru Gundul menjelaskan, meskipun cairan bisa ular sudah berhasil dikeluarkan dengan diguyur air, namun zat beracun tersebut sempat mengenai jaringan saraf mata
Tak Cuma Persib, 3 Klub Super League Juga Kena Sanksi FIFA dan Tak Bisa Daftarkan Pemain Baru Musim Depan

Tak Cuma Persib, 3 Klub Super League Juga Kena Sanksi FIFA dan Tak Bisa Daftarkan Pemain Baru Musim Depan

Kabar mengejutkan dari sepak bola Indonesia setelah FIFA resmi jatuhkan sanksi kepada sejumlah klub Super League. Tak hanya Persib, tiga klub lain juga terkena.
Pencuri Dorong Motor Hasil Curiannya di Jakarta Barat, Sempat Dibantu Ojol Karena Dikira Mogok

Pencuri Dorong Motor Hasil Curiannya di Jakarta Barat, Sempat Dibantu Ojol Karena Dikira Mogok

Pencuri sepeda motor berinisial MS (35) mengaku mendengar bisikan sebelum beraksi di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Terduga Pelaku Pembunuhan WNA Korea Selatan di Bekasi Ditangkap, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Terduga Pelaku Pembunuhan WNA Korea Selatan di Bekasi Ditangkap, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Terduga pelaku pembunuhan WNA Korea Selatan di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil ditangkap.
Adab Bersin Umat Muslim, Begini Cara Jawabnya

Adab Bersin Umat Muslim, Begini Cara Jawabnya

Berikut adab bersin dalam Islam, yang dianjurkan agar bisa dipahami umat muslim. Lengkap dengan cara jawabnya.

Trending

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu terharu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti TC Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026.
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Begini alasan Pascal Struijk setelah masih enggan menjawab tawaran bela Timnas Indonesia meski sudah fix tak masuk skuad Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Usai Respons Warga Kaltim Korban Penipuan AI, Dedi Mulyadi Beri Reaksi Berkelas saat Dilecehkan Warga Pangandaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons dua video viral, mulai dari warga Kalimantan Timur korban penipuan AI dan pelecehan dari warga Pangandaran.
Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia, Stadium Astro menyoroti berbagai insiden saat mewarnai pawai perayaan Persib Bandung juara Super Leaguue 2025-2026 dan cetak sejarah Three-Peat.
Selengkapnya

Viral