News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ke-8, Kementan Hadirkan Ragam Varietas Unggulan

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menggelar Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional ke-8.
Senin, 29 Mei 2023 - 14:18 WIB
Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menggelar Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional ke-8.
Sumber :
  • Humas Kementan

Kulon Progo, tvOnenews.com - Dalam rangka mensosialisasikan pengenalan varietas-varietas unggul baru, yang bertujuan untuk menarik minat petani dalam mengganti varietas, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Menggelar Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional ke-8.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 29-31 Mei 2023, bertempat di Jogja Agro Park, Kulonprogo, DI. Yogyakarta. Event ini juga dimaksudkan sebagai wahana tukar Informasi serta Transfer Teknologi Perbenihan untuk peningkatan produksi dan produktivitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sambutannya melalui virtual, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa acara gebyar perbenihan tanaman pangan ini merupakan satu langkah di dalam memantapkan gerakan mengoptimalisasi pertanian indonesia dari semua tingkatan yang ada. Selain itu ia juga berharap kegiatan ini dapat menyatukan gerak langkah semua pihak di dalam mencoba menemukan teknologi benih terutama dalam menghadapi tantangan climate change, El Nino serta ancaman krisis pangan global. 

"Kita bisa bayangkan bahwa kita membutuhkan makanan yang sangat banyak, Oleh karena itu kita membutuhkan kualitas benih yang bisa lebih unggul, terus maju, berkembang dan makin modern, tidak hanya terpaku dengan benih yang ada sekarang tapi kita harus melakukan terobosan-terobosan benih yang lebih baik," ungkap Mentan SYL.

"Indonesia sebagai negara besar dengan penduduk 280 juta orang tidak boleh terganggu sangat signifikan dari kondisi yang ada,  jawabannya satu kita terus bergerak dan terus maju berkembang dan ini hanya ada kalau kebersamaan, antisipasi dan mitigasi terhadap apa yang menjadi kebutuhan kita untuk menjawab tantangan itu bisa dilakukan khususnya di dalam menyiapkan varietas-varietas yang tentu saja tahan kekeringan, tahan cuaca bahkan tahan hama yang pasti saja kita hadapi kedepan," Mentan SYL menambahkan.

Sementara itu, Asisten Sekretariat Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tri Saktiyana, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kementerian Pertanian yang telah berkenan mengadakan kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ini. 

"Kami dan semua jajaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo beserta Pemerintah Daerah DI. Yogyakarta menyampaikan terima kasih dan  menyambut dengan sangat bangga dan antusias yang seluruh rekan-rekan dari seluruh provinsi bisa rawuh Hadir semua di tempat ini," ujar Tri Saktiyana.

Selanjutnya ia menyampaikan  beberapa hal yang menjadi atensi Gubernur DI. Yogyakarta menurtnya ada 5 hal yang menyebabkan perbenihan ini masih perlu kita perhatikan bersama yang pertama antara lain lambatnya diseminasi informasi dan kurangnya sosialisasi, yang kedua ketidak sesuaian dengan selera petani, yang ketiga faktor tempat, yang keempat keterbatasan ketersediaan benih dan yang terakhir adalah kemampuan daya beli petani terhadap benih.

Di tempat yang sama, Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, Yudi Sastro, menjelaskan kegiatan Gebyar Perbenihan kali ini mengusung tema "Memasyarakatkan Kemandirian Benih Tanaman Pangan Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan Yang Maju, Mandiri dan Modern."

"Acara Gebyar Perbenihan kali ini juga akan menampilkan berbagai Gelar Teknologi Perbenihan, berbagai forum diskusi, job fair serta berbagai lomba menarik baik untuk Pengawas Benih Tanaman (PBT), produsen benih maupun masyarakat umum. Gelar teknologi perbenihan akan menampilkan 139 varietas tanaman pangan baik varietas unggul maupun varietas lokal, kultur jaringan, teknologi Padi Apung, Surjan dan Mina Padi. Selain itu akan diramaikan berbagai acara menarik lainnya, Forum diskusi, sharing session tentang peluang usaha di industri benih serta tak ketinggalan Job Fair menjadi salah satu event yang menarik bagi generasi milenial,” ujar Yudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan forum ini terbuka untuk semua segmen pertanian yang ada, termasuk penyedia-penyedia bibit unggul bahkan di sini terbuka investasi untuk benih-benih yang terbaik tentu yang perlu diuji. Menurutnya pengujian-pengujiam benih ini harus cepat tapi tetap cermat, tetap akurat sehingga kita tidak hanya memberi sertifikasi tetapi sertifikasi yang betul-betul terjamin sesuai dengan format-format yang ada.

"Saya berharap itu dapat menjadi pemicu semangat kita bersama untuk terus melakukan inovasi dan terobosan baru di bidang pertanian dan sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, Profesor Syahrul Yasin Limpo, seluruh jajaran Kementerian Pertanian baik di pusat maupun daerah harus terus berinovasi dari  hulu hingga hilir sehingga pertanian indonesia bisa maju, mandiri dan modern," ujar Suwandi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Selengkapnya

Viral