News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rugikan Negara Capai Rp38 Triliun, Kejaksaan Agung Resmi Tahan Satu Orang Tersangka Korupsi Dana Tabungan TNI AD

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI berhasil menahan tersangka baru kasus dugaan korupsi dana tabungan wajib perumahan Angkatan Darat (TWD AD) anggaran 2019-2020.
Rabu, 31 Mei 2023 - 17:29 WIB
Direktur PT Indah Berkah Utama berinisial AS Tersangka Korupsi Dana Tabungan TNI AD
Sumber :
  • tvOnenews.com - Langgeng Puji

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Penyidik Koneksitas Kejaksaan Agung (Kejagung) RI berhasil menahan tersangka baru kasus dugaan korupsi dana tabungan wajib perumahan Angkatan Darat (TWD AD) anggaran 2019-2020 dalam pengadaan lahan perumahaan prajurit di Karawang dan Subang, Jawa Barat.

Kapuspenkum Kejagung RI Ketut Sumedana mengatakan pihaknya menahan Direktur PT Indah Berkah Utama berinisial AS yang diduga merigikan negara Rp38 triliun dalam korupsi dana tabungan wajib perumahan TNI AD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka AS dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari terhitung sejak 31 Mei 2023-19 Juni 2023," kata Ketut dalam keterangannya, Rabu (31/5/2023).
 
Menurutnya, tindakan penahanan terhadap tersangka AS agar mempercepat proses penyidikan dan persiapan untuk pelimpahan ke tahap penuntutan.
 
Hal tersebut berdasarkan Pasal 21 Ayat (1) dan Ayat (4) tentang Syarat Subjektif dan Objektif Penahanan, sehingga Penyidik Koneksitas memandang perlu dilakukan penahanan.
 
Selain itu, Ketut merinci peran tersangka dalam perkara ini yang dimulai sejak Mei 2019-Desember 2020.
 
"Tersangka Brigjen TNI (Purn) YAK selaku Direktur Keuangan TWP AD bersama-sama dengan Tersangka AS selaku Direktur PT Indah Berkah Utama, telah menggunakan dana tabungan itu tanpa perencanaan dan kajian teknis tentang penempatan investasi," jelasnya.
 
"Keduanya menggunakan dana TWP AD tidak sesuai dengan Perjajian Kerjasama yang telah di sepakati sehingga diduga mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp38.026.000.000," tambahnya.
 
tvonenews

Berikut rincian keterlibatan tersangka AS dengan tersangka YAK:

Tersangka AS sebagaimana Perjanjian Kerja Sama (PKS) telah menerima dana sebesar Rp32.000.000.000 untuk lahan di Karawang seluas 31,7 hektar.
 
Namun, tanah yang diperoleh hanya 7 hektar, yang mana tersangka AS memperoleh dana tambahan dari TWP AD sebesar Rp34.000.000.000 yang digunakan membeli lahan di Karawang seluas 4 hektar dan Subang seluas 3,5 hektar. 
 
Adapun, uang yang telah diterima Tersangka AS sebesar Rp66.000.000.000, berdasarkan perhitungan sementara, hanya digunakan sebesar Rp27.974.000.000.
 
Sisa uang yang telah diterima Tersangka AS sebesar Rp38.026.000.000 yang mana tidak dapat dipertanggungjawabkan.
 
Oleh karena itu, Ketut mengatakan proses penyidikan saat ini masih terfokus pada dugaan korupsi pengadaan lahan di Karawang dan Subang.
 
"Itu sebagaimana hasil audit dari Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) dan audit penghitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).(lpk)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vanja Bukilic Siap Tantang Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026

Vanja Bukilic Siap Tantang Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026

Vanja Bukilic siap menantang Megawati Hangestri, termasuk di turnamen terdekat KOVO Cup 2026. Pasalnya pemain asal Serbia itu dikabarkan akan segera bergabung dengan skuad Red Sparks jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Massimiliano Allegri Langsung Bikin Vonis soal Arsenal usai Napoli Ditaklukkan di Liga Champions

Massimiliano Allegri Langsung Bikin Vonis soal Arsenal usai Napoli Ditaklukkan di Liga Champions

Pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, langsung membuat vonis soal Arsenal seusai duel di Liga Champions 2026-2027. Mereka takluk dengan skor 0-1 dalam duel ini.
Cara Bikin Foto Retro ala 80-an yang Lagi Viral di Medsos Pakai ChatGPT, Tanpa Aplikasi Edit

Cara Bikin Foto Retro ala 80-an yang Lagi Viral di Medsos Pakai ChatGPT, Tanpa Aplikasi Edit

Viral foto retro ala 80-an bisa dibuat di ChatGPT tanpa aplikasi edit rumit. Simak cara pakai fitur 80s Flashback, contoh prompt, dan tips hasil lebih menarik.
Masih Ingat Giovanna Milana? Sahabat Megawati Hangestri Kini Kembali Bermain di Asia

Masih Ingat Giovanna Milana? Sahabat Megawati Hangestri Kini Kembali Bermain di Asia

Menilik kabar terbaru Giovanna Milana selaku pevoli asal Amerika Serikat yang pernah menjadi tandem Megawati Hangestri di Red Sparks. Kini ia akan kembali bermain di Liga Voli elit di benua Asia.
Dituding Ogah Ikut Gender Test saat Perkuat Timnas Voli Putri Indonesia, Ini Respons Junaida Santi

Dituding Ogah Ikut Gender Test saat Perkuat Timnas Voli Putri Indonesia, Ini Respons Junaida Santi

MVP Proliga 2025 Junaida Santi seolah memberikan jawaban lewat media sosial terkait tudingan yang menyebut dia ogah ikut gender test yang buatnya absen panjang.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Berikut penjelasan lengkap pihak Kepolisian.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Megawati Hangestri Resmi Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026, Ini Kata PBVSI

Megawati Hangestri Resmi Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026, Ini Kata PBVSI

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) buka suara terkait keputusan Megawati Hangestri untuk mengundurkan diri dari Timnas Voli Putri Indonesia di sejumlah kompetisi internasional termasuk Megawati Hangestri.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Selengkapnya

Viral