News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Identifikasi, Refleksi, dan Benahi Kualitas Pembelajaran dengan Rapor Pendidikan 2.0

Pada 2021, Kemendikbudristek telah menyelenggarakan AN sebagai bagian dari evaluasi sistem pendidikan yang berfokus pada kompetensi literasi, numerasi, karakter, serta penilaian kondisi lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran efektif
Jumat, 16 Juni 2023 - 14:08 WIB
Identifikasi, Refleksi, dan Benahi Kualitas Pembelajaran dengan Rapor Pendidikan 2.0
Sumber :
  • Kemendikbudristek

Jakarta, tvOnenews.com – Pada 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyelenggarakan Asesmen Nasional (AN) sebagai bagian dari evaluasi sistem pendidikan yang berfokus pada kompetensi literasi, numerasi, karakter, serta penilaian kondisi lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran efektif. 

Data dari AN tersebut dikombinasikan dengan data pendidikan lainnya yang disajikan melalui platform Rapor Pendidikan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Platform ini digunakan untuk membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan dalam mengidentifikasi capaian dan akar masalah, melakukan refleksi, serta merancang strategi pembenahan berdasarkan data. 

Webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) pada Kamis (15-6-2020), mengangkat tema "Identifikasi, Refleksi,dan Benahi Kualitas Pembelajaran dengan Rapor Pendidikan 2.0". 

Dalam webinar tersebut dibahas bahwa platform Rapor Pendidikan Indonesia 2.0 merupakan alat bagi satuan pendidikan untuk melakukan pembenahan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. 

Rapor Pendidikan 2.0 merupakan metode baru yang revolusioner dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memperbaiki aspek-aspek penting dalam sistem pendidikan. 

Webinar tersebut menghadirkan empat narasumber, yaitu Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek, Irsyad Zamjani; Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Nasional, Ki Saur Panjaitan XIII; Kepala SDN 39 Pontianak, Fatinam; dan Kepala SMPN 38 Bandung, Suratman. 

Para narasumber berdiskusi dan menyampaikan pandangan-pandangan positif mereka terhadap Rapor Pendidikan Indonesia 2.0.

Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek, Irsyad Zamjani, mengatakan bahwa pengetahuan dan pengalaman mengenai pentingnya identifikasi dalam mengatasi kendala pendidikan yang dihadapi oleh siswa, guru, dan sistem pendidikan secara keseluruhan merupakan langkah awal yang krusial dalam melakukan perbaikan. 

“Oleh karena itu pentingnya data dan informasi yang akurat serta penggunaan teknologi canggih dalam proses identifikasi ini," ujarnya.

Terkait transformasi digital, Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Nasional, Ki Saur Panjaitan XIII menuturkan bahwa Rapor Pendidikan 2.0 dapat merujuk pada konsep atau upaya untuk memperbarui atau memodernisasi rapor pendidikan tradisional. 

“Hal ini melibatkan penggunaan teknologi digital, metrik yang lebih komprehensif, atau pendekatan baru dalam menyajikan informasi yang lebih bermanfaat tentang prestasi dan kemajuan siswa," katanya.

Terdapat enam indikator penting dalam Rapor Pendidikan 2.0, yaitu kemampuan literasi, kemampuan numerasi, karakter, sistem keamanan, kebinekaan, dan kualitas pembelajaran akademik. Meskipun berbasis teknologi digital, Rapor Pendidikan 2.0 mudah digunakan dan dipahami. Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala SDN 39 Pontianak, Fatinam.

”Rapor Pendidikan 2.0 sangat membantu dengan fitur-fitur yang mudah dipahami. Penting bagi platform tersebut mudah digunakan oleh semua pihak yang terlibat, baik guru, siswa, maupun orang tua,” tutur Fatinam.

Sementara Kepala SMPN 38 Bandung, Suratman, mengatakan bahwa penggunaan platform Rapor Pendidikan 2.0 menjadi sebuah kemajuan positif dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, analisis data, dan komunikasi dalam pendidikan. 

Rapor Pendidikan 2.0 menambahkan data dalam bentuk grafik untuk memudahkan kepala sekolah dan guru melacak tren, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, dan mengambil tindakan yang tepat guna meningkatkan kualitas pendidikan. 

“Dengan tambahan beberapa fitur, pengambilan keputusan menjadi lebih akurat,” ujar Suratman.

Diskusi dalam webinar SMB juga menekankan refleksi sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran. 

Para narasumber berbagi pendapat mengenai bagaimana refleksi yang terarah dan mendalam dapat membantu pendidik dan siswa mengenali kekuatan dan kelemahan mereka. Refleksi juga berperan dalam mendorong kemajuan dan peningkatan dalam pembelajaran.
    
Selain itu, perbaikan kualitas pembelajaran menjadi fokus utama dalam diskusi ini. Para narasumber menyoroti pentingnya melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam proses perbaikan, termasuk siswa, guru, orang tua, dan pengambil kebijakan. 

Mereka berpendapat bahwa kerja sama yang kuat dan terpadu antara semua pihak diperlukan untuk menciptakan perubahan signifikan dalam sistem pendidikan.

Terobosan Rapor Pendidikan Indonesia 2.0 diluncurkan guna mengoptimalkan pemanfaatan platform. Kemendikbudristek terus melakukan evaluasi dengan melibatkan masukan dan aspirasi dari para pemangku kepentingan. 

Evaluasi ini mendorong Kemendikbudristek untuk melakukan penyempurnaan platform Rapor Pendidikan secara berkelanjutan agar satuan pendidikan memperoleh bantuan yang semakin relevan dalam merencanakan pembenahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) yang digagas oleh Kemendikbudristek merupakan diskusi mingguan melalui kegiatan webinar yang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan. SMB berperan penting sebagai wadah publik yang menggali lebih dalam tentang terobosan dan pencapaian konsep Merdeka Belajar. 

Dalam SMB, masyarakat dapat aktif berpartisipasi melalui diskusi dan mendapatkan wawasan berharga dari narasumber yang memiliki kompetensi dan kepercayaan yang tinggi. Kemendikbudristek mengajak publik untuk berperan aktif dalam mendorong transformasi di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral