News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Warisan Kolonialisme yang Masih Melekat di Indonesia Versi Sejarawan Bonnie Triyana

Sejarawan Bonnie Triyana mengungkapkan masih terdapat perilaku kolonialitas yang melekat di tengah kehidupan masyarakat. Meskipun kolonialisme sudah berakhir seiring hengkangnya kekuasaan Belanda di Indonesia, tapi perilaku tersebut masih membelenggu dalam kehidupan sehari-hari.
Sabtu, 17 Juni 2023 - 23:38 WIB
Bonnie Triyana
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Sejarawan Bonnie Triyana mengungkapkan masih terdapat perilaku kolonialitas yang melekat di tengah kehidupan masyarakat. Meskipun kolonialisme sudah berakhir seiring hengkangnya kekuasaan Belanda di Indonesia, tapi perilaku tersebut masih membelenggu dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu diungkapkan pria asal Lebak itu dalam pidato kebudayaan yang disampaikan di hadapan ratusan warga yang hadir dan berkumpul di Pendopo Museum Multatuli (16/6) tadi malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kolonialitas sebagai sebuah konsep untuk menggambarkan dampak sosial, budaya, dan epistemik dari kolonialisme masih bisa kita kenali hingga hari ini, mengacu pada cara-cara warisan kolonial yang berdampak pada sistem budaya dan sosial serta pengetahuan dan produksinya," katanya, Jumat (16/6/2023).

Dalam catatan Bonnie, paling tidak ada sepuluh hal dalam kehidupan sehari-hari yang masih terwarisi dampak kolonialisme di berbagai bidang. 

Di sektor pendidikan, misalnya. Pemerintah kolonial menyediakan pendidikan tidak untuk semua golongan, melainkan hanya kepada kaum bangsawan yang semenjak kedatangan kolonialisme ke Indonesia, menjadi rekan sejawat dalam memerintah negeri ini. 

"Hanya golongan elit yang mampu mengakses pendidikan bermutu tinggi tersebut hari ini, sebagaimana golongan bangsawan di masa lalu," jelasnya.

Bidang lain yang masih terwarisi kolonialisme adalah berlangsungnya feodalisme sebagai hal paling erat di sistem politik Indonesia. Sejak terbentuknya VOC pada 1602 mulai berlaku sebutan bupati yang diartikan sebagai sebutan para anggota kelompok elit yang berdinas.

"Mereka dipilih atas hubungan darah, keturunan , dan banyaknya pemberian upeti. Bahkan cara kerja pemilihan ini dibuat oleh petinggi pribumi, sedangkan Gubernur VOC tidak tahu," ungkapnya.

Ternyata feodalisme memang berangkat dari pribumi sendiri yang memiliki keistimewaan atas kekayaan yang dimiliki. 

"Mereka dipilih atas dasar kepemilikannya, bukan seberapa bagus kinerjanya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Adipati memiliki tugas untuk memantau kegiatan masyarakat dalam sektor agraris dan pemberian upeti. Bahkan mereka juga mengumpulkan upeti dari masyarakatnya. Selain itu, jabatan-jabatan terendah seperti kepala distrik diwajibkan untuk memberikan hadiah kepada atasannya agar jabatannya bisa bertahan.

"Pemberian hak istimewa kepada mereka tidak sepadan dengan kinerja yang dilakukannya. Hal ini memiliki pola yang sama pada saat ini, dengan nuansa feodalisme gaya baru yang hari ini praktiknya bisa kita lihat berkelindan dalam praktik demokrasi elektoral," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Santai Dedi Mulyadi Dikritik Penataan Gedung Sate Tak Ada Manfaat: Nanti Hasilnya Bisa Dinikmati

Respons Santai Dedi Mulyadi Dikritik Penataan Gedung Sate Tak Ada Manfaat: Nanti Hasilnya Bisa Dinikmati

Dedi Mulyadi tanggapi santai kritik soal penataan Gedung Sate dan Gasibu. Proyek bernilai miliar itu akan berdampak ekonomi dan dinikmati masyarakat luas.
Jusuf Kalla Bongkar Isi Chat Rismon Sianipar yang Minta Bertemu dan Berikan Buku Gibran EndGame

Jusuf Kalla Bongkar Isi Chat Rismon Sianipar yang Minta Bertemu dan Berikan Buku Gibran EndGame

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) akhirnya menguak satu per satu fakta di balik polemik yang kini tengah menyeret namanya.
Ketum Asbanda Sebut BPD harus Bertransformasi Jadi Orkestrator Keuangan Daerah, Bukan Sekadar Penyalur Dana

Ketum Asbanda Sebut BPD harus Bertransformasi Jadi Orkestrator Keuangan Daerah, Bukan Sekadar Penyalur Dana

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menegaskan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) harus bertransformasi menjadi kekuatan utama dalam pengelolaan ekonomi daerah.
Baru 24 Jam Dibuka, Selat Hormuz Ditutup Lagi! Harga Minyak Dunia Terancam Terbang Gila-gilaan

Baru 24 Jam Dibuka, Selat Hormuz Ditutup Lagi! Harga Minyak Dunia Terancam Terbang Gila-gilaan

Penutupan tersebut diumumkan pada Sabtu (18/4/2026), hanya beberapa jam setelah sebelumnya sempat dibuka menyusul sinyal meredanya konflik. 
Prabowo di Retret Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Kita Tetap Satu

Prabowo di Retret Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Kita Tetap Satu

Pesan tersebut disampaikan dalam retret Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4/2026).
Dua Pelajar SMA Jualan Minuman Keras di Garut, Belanja Rp20 Ribu Dijual Rp50 Ribu

Dua Pelajar SMA Jualan Minuman Keras di Garut, Belanja Rp20 Ribu Dijual Rp50 Ribu

Dua pelajar SMA di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat dilaporkan menjual minuman keras. 

Trending

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Legenda Timnas Indonesia Irfan Bachdim mendapatkan momen tak terlupakan saat menghadapi Barcelona Legends dalam laga sportainment Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/4/2026) malam WIB
Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Polemik paspor pemain Timnas Indonesia menyeret NAC Breda ke pusaran kritik klub Eredivisie. Kasus ini bermula dari laga kontroversial berujung ancaman hukum.
Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab dikenal KDM mendadak diajak nikah seorang janda saat meninjau Kantor Urusan Agama (KUA) Jonggol, Kabupaten Bogor.
Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Masih ingatkah anda dengan pemain asing ini? Kisah mualafnya pernah viral loh. Pemain ini juga menikahi anak dari legenda timnas Indonesia
Tekanan Tanpa Henti! Parma Tahan Gempuran Udinese dan Bawa Pulang 3 Poin Penting

Tekanan Tanpa Henti! Parma Tahan Gempuran Udinese dan Bawa Pulang 3 Poin Penting

Parma meraih kemenangan tipis 1-0 atas Udinese dalam lanjutan Serie A di Stadion Bluenergy, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.
Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Dalam wawancara eksklusif dengan media Malaysia, asisten andalan John Herdman di Timnas Indonesia menyebut empat nama pemain yang memiliki kualitas menonjol.
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki harapan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Itu tidak berkaitan dengan Malaysia, yang berhasil mengalahkan mereka pada laga sebelumnya.
Selengkapnya

Viral