News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kembali Melihat Terang, Kisah Mugiah yang Kembali Berdaya Setelah Bebas dari Katarak

Katarak sebagai penyakit yang menyerang lensa mata hingga membuat pengelihatan penderitanya terganggu bahkan buta, menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar masyakat, khususnya yang telah menginjak usia senja
Selasa, 27 Juni 2023 - 08:48 WIB
Pasien Operasi Katarak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Katarak sebagai penyakit yang menyerang lensa mata hingga membuat pengelihatan penderitanya terganggu bahkan buta, menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar masyakat, khususnya yang telah menginjak usia senja. 

Tidak hanya merampas pengelihatan, katarak juga akan mempengaruhi kualitas kehidupan dan produktifitas penderita. Hal ini pula yang dialami oleh Mugiah, seorang wanita berusia 63 tahun yang tinggal di Namlea, Maluku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mugiah adalah seorang transmigran asal Pati yang telah lama menetap di Pulau Buru, Maluku. Ia hidup bersama dua anak dan dua cucunya. Sehari-hari, ia bekerja sebagai pedagang dan juga menjalankan tugas sebagai ibu rumah tangga. 

Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, Mugiah tetap menjalani kehidupannya dengan semangat. Namun, dua tahun kebelakang, semangat Mugiah mulai pudar akibat penyakit katarak yang ia derita. 

Awalnya, penglihatannya mulai berkabut dan kabur tetapi ia abaikan dengan alasan tidak ingin menambah beban anak dan cucunya. Sayangnya selama satu tahun terakhir, kondisi kataraknya semakin memburuk. Tidak hanya di satu mata, namun kedua bola matanya terjangkit katarak, bahkan telah menutup penuh penglihatan di mata sebelah kanannya.

Katarak yang diderita Mugiah mempengaruhi kehidupan sehari-harinya, baik dalam pekerjaan, kehidupan sosial, maupun kehidupan pribadi dan keluarga. Sebagai seorang pedagang, ia tidak dapat lagi menjalankan usahanya karena penglihatannya yang kabur.  Ia harus mengandalkan bantuan anak-anaknya untuk makan dan minum. 

Untuk berjalan, Mugiah juga membutuhkan bantuan orang-orang di sekitarnya. Keterbatasan ini membuatnya sering merasa sedih dan bertanya-tanya kapan dia akan bisa melihat kembali agar tidak merepotkan orang lain dan dapat hidup normal kembali.

“Saya makan minum harus diambilkan anak saya. Saya sudah tidak bisa berdagang lagi karena mata saya ini sudah tidak jelas sama sekali. Untuk berjalan saja saya mengandalkan orang sekitar untuk membantu. Saya tiap malam itu suka nangis, kapan kira-kira saya bisa melihat lagi ya? Biar saya bisa kembali hidup normal dan ndak merepoti orang-orang lagi,” tutur Mugiah.

Meskipun menghadapi kesulitan, ia mendapatkan dukungan yang luar biasa dari orang-orang terdekat, terutama dari keluarganya. Mereka membantu Mugiah dengan segala keterbatasan dan memberikan dukungan secara fisik maupun emosional. 

Bagi Mugiah, dukungan tersebut sangat berarti dan ia bersyukur atas kebaikan dan perhatian yang didapatkan.

“Alhamdulillah semua membantu saya dalam kondisi saya yang terbatas ini. Saya sebenernya ndak enakan orangnya untuk minta bantuan apapun, tapi ya mau gimana. Dengan keterbatasan saya, dengan kekurangan saya ini ya mau ndak mau mesti minta bantuan,” tandasnya.

Perjalanan Mugiah dengan katarak yang ia derita akhirnya menemukan titik terang. Ia mendapatkan informasi mengenai operasi katarak gratis yang diselenggarakan Erha dari cucunya, yang juga mendapatkan kabar tersebut dari Puskesmas. 

Setelah menjalani rangkaian tes awal dan mendapatkan kabar jika ia telah dinyatakan layak operasi, Mugiah merasa sangat beruntung dan bersyukur. Ia menemukan kembali semangat dan rasa optimis untuk dapat kembali hidup berdaya seperti sediakala.

Operasi Mugiah yang dilaksanakan pada 21 Juni pun berjalan lancar. Kedua matanya kini telah dinyatakan bebas dari katarak dan ia dapat kembali hidup berdaya dikelilingi keluarga tercinta. 

Cucunya dan orang-orang terdekatnya juga merasa senang dan berharap Mugiah dapat kembali menjalani kehidupan normalnya.

“Ya Allah, saya engak bisa berkata kata apalagi mas selain mengucapkan puji syukur kepada Gusti Allah, akhirnya saya bisa melihat lagi. Saya bisa lihat suami lagi, bisa lihat anak dan cucu lagi. Ya Allah luar biasa,” ujar Mugiah seraya menitikan air mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menjalani operasi katarak, ia merasakan perubahan yang signifikan. Penglihatannya kembali menjadi jelas, terang, dan membaik secara drastis. Kini, dia dapat melihat suami, anak, cucu, dan segala hal dengan kejelasan yang tidak pernah dirasakannya sebelumnya.

“Saya mau dagang lagi mas, saya mau kerjakan kerjaan rumah yang selama setahun lebih ini tidak pernah saya kerjakan. Saya rindu ketemu sama tetangga untuk ikut pengajian dan ngobrol bersama. insyaAllah saya sudah bisa lakukan itu semua besok!” tutupnya. (ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka Madiun, Adiknya Masih Dicari

Jenazah Taruno Hidayat, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9).
Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral