GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 1.294 KK dari 3 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir

Menurut data BPBD Jember, sebanyak 1.294 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 3 kecamatan dan 7 desa terdampak bencana ini.
Kamis, 11 November 2021 - 13:56 WIB
Wabup dan Ketua BPBD Jember saat memantau lokasi banjir
Sumber :
  • tvOne/Sinto Sofiadin

Jember - Banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Jember, Jawa Timur sejak Rabu (10/11/2021) kemarin. Menurut data BPBD Jember, sebanyak 1.294 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 3 kecamatan dan 7 desa terdampak bencana ini.

Saat ini ketinggian air yang merendam sejumlah pemukiman dan jalan masih berkisar antara 40 hingga 70 Centimeter. Namun warga yang terdampak banjir memilih untuk tidak mengungsi dan tetap berada di rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga yang terdiri dari wanita, anak-anak dan lansia pada awal terjadinya banjir memilih untuk mengungsi. Mereka mengungsi ke balai desa setempat serta ke rumah tetangga yang tidak terdampak banjir. Namun kini mereka memilih tetap berada di rumah.

Anggota TRC Pusdalops BPBD Jember Firman Arifianto mengatakan ada tiga desa di Kecamatan Tanggul yang terdampak banjir dan tanah longsor.

"Untuk informasi update sementara pukul 11.00 WIB, kejadian bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Kecamatan Tanggul, desanya di Manggisan, dengan satu sekolah SMP Islam terendam air kurang lebih 40 cm. Dusun Gondang, Desa Darungan 75 rumah dan KK terendam banjir dan satu rumah di dusun Krajan 1. Desa Patemon rumahnya rusak berat akibat tanah longsor tepatnya bagian dapur rumah rusak berat," kata Arif.

Arif menambahkan, untuk Kecamatan Semboro banjir melanda Dusun Songgon dan Pondok Rampal.

"Keduanya wilayah Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro. Kurang lebih 544 rumah warga terendam banjir setinggi 40-70 cm, juga merendam satu Musala," sebutnya.

"Kemudian di Dusun Krajan, Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, 120 rumah terendam banjir, 120 KK terdampak. Kemudian di Desa Sidomulyo 200 KK dan rumah terdampak banjir dan terendam air. Ditambah 4 fasum (fasilitas umum) MI, SD, TK, dan Masjid terendam air," sambung Arif.

Kemudian untuk Kecamatan Sumberbaru banjir merendam rumah warga di Dusun Bajarejo Timur, Desa Sumberagung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada 180 KK terdampak, rumah 174 KK, SDN Sumberagung 03 terendam banjir. Juga ada tanah longsor di Gunung Gambir, Desa Gelang menutup akses jalan menuju lokasi wisata Gunung Gambir karena ditutup material tanah dan lainnya," ujar Arif.

Dari data keseluruhan total ada 1.294 kepala keluarga yang terdampak banjir dan dibantu oleh 40 orang relawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara terang-terangan soal menukar paspor Belanda miliknya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Itu sempat menjadi skandal di sepak bola Belanda baru-baru ini.
PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 bagi wajib pajak.
Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Pemain asing baru Hyundai Hillstate, Jordan Wilson menyinggung nama Megawati Hangestri sekaligus mengungkapkan harapannya jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.
PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

Selain menargetkan peningkatan elektoral Zulhas juga menegaskan sikap politik PAN yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Buya Anwar Abbas soal maraknya kasus pelecehan di Ponpes jadi sorotan. Waketum MUI minta pelaku dihukum berat demi memberi efek jera. Simak beritanya!
Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev akhirnya benar-benar menjadi kenyataan setelah Sean Strickland sukses menumbangkan Khamzat Chimaev dalam duel sengit di UFC 328. 11/5

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral