News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Jokowi Singgung Mental 'Inlander', Ini Kata Budayawan Sujiwo Tejo

Budayawan Sujiwo Tejo menanggapi pidato Presiden Joko Widodo pada HUT Partai Nasdem di Jakarta, Kamis (11/11/2021) yang menyinggung tentang mental 'inlander'
Jumat, 12 November 2021 - 18:32 WIB
Budayawan Sujiwo Tejo (tangkapan layar tvOne,Jumat 12/11/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Yogyakarta, DIY - Pidato Presiden Joko Widodo dalam peringatan HUT Partai Nasdem ke 10 di Jakarta pada Kamis (11/11/2021) yang menyinggung mental 'inlander' atau mental terjajah ditanggapi budayawan Sujiwo Tejo.

Menurut Sujiwo Tejo generasi muda saat ini memang sudah seharusnya menghilangkan mental 'inlander' tersebut. Menghilangkan mental 'inlander' harus dimulai dari diri sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya setuju sama pidato Pak Jokowi , jangan kita bermental 'inlander', kita harus mengubah mindset dimulai dari diri sendiri, lebih bangga ziarah ke orang tua daripada ziarah ke para Wali. Ziarah ke para Wali doanya lebih tawadu daripada ziarah ke orang tua,itu akibatnya kita akan lebih menghargai produk asing daripada produk diri kita sendiri, ke
orang tua kita sendiri, ke makamnya ogah-ogahan dan doanya pas-paasan,"  kata Sujiwo Tejo saat ditemui di Yogyakarta, Jumat (12/11/2021).

"Itu adalah cara mendidik agar kita tidak minder, ke bangsa asing tidak minder, berhenti bangga batik bila dipake orang asing, tapi orang asing harus bangga pakai batik. Cara berpikir kita seperti itu," lanjut Sujiwo.

Meskipun setuju dengan pernyataan Presiden Jokowi untuk membuang mental 'inlander', Sujiwo Tejo mengatakan ada yang tidak Ia setujui dari pernyataan Jokowi, yaitu tentang "bule sama-sama makan nasi".

" Aku gak setuju dalam satu hal , bule gak makan nasi Pak, bule makan keju. Kurangi makan nasi perbanyak makan susu daging buah-buahan" Kata presiden Jancukers tersebut. 

Sujiwo Tejo menambahkan kecenderungan negara jajahan lebih bangga dengan negara penjajah harus dihilangkan agar masyarakat atau generasi muda bisa membuat bangsa Indonesia sejajar dengan bangsa lain. 

Sebelumnya Presiden Joko dalam pidatonya pada ulang tahun partai Nasdem ke 10, menyatakan berharap agar masyarakat Indonesia tidak memiliki mentalitas inferiour atau rendah diri terhadap bangsa lain.

"Kita tidak ingin, saya tidak ingin (memiliki) mental Inferior, mental 'inlander', mental terjajah. Ini masih ada yang masih bercokol di dalam mentalitas bangsa kita, ketemu bule saja kayak ketemu siapa gitu, sedih kita, kita kadang kadang terlalu mendongak kayak gini, wong sama-sama makan nasi juga," kata Presiden Jokowi di Jakarta, Kamis (11/11/2021).


"Memang kita juga sadar bahwa kita telah 350 tahun dijajah bangsa kita ini, sehingga kadang-kadang saya berpikir apakah terjajah terlalu panjang ini memunculkan sebuah 'DNA' yang tadi saya sampaikan? Jangan-jangan seperti itu," lanjut Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, meski Indonesia sudah 76 tahun merdeka, tapi "DNA" inferior masih dirasakan hadir di dalam diri masyarakat Indonesia. Dan merdekanya pun lewat sebuah perjuangan yang panjang, bukan diberi.

" Tapi DNA itu yang masih terus menjadi kepikiran saya. Jangan-jangan kita memiliki tadi mental 'inlander', mental terjajah, mental inferior gara-gara DNA yang diturunkan karena 350 tahun kita terjajah, jangan ditepukin dong," ungkap Presiden yang mengundang tepuk tangan peserta acara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengatasi "DNA inferior" tersebut, Presiden Jokowi menyebut ia meminta agar mulai membangun percaya diri dan rasa optimisme sebagai bangsa pemimpin.

"Jangan sampai kita kehilangan orientasi itu dan itulah yang dinamakan gerakan perubahan, gerakan Restorasi ya di situ," tegas Presiden.(Danitha Riyadini/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Selengkapnya

Viral