News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saldo Nasabah Rp549 Juta Tiba-tiba Raib dari Tabungannya dalam Sekejap, BRI Malang Beberkan Penyebabnya

BRI Cabang Kota Malang ungkap penyebab saldo ratusan juta nasabahnya hilang dari tabungan setelah mengklik tautan berupa link PDF yang dikirim lewat WhatsApp.
Senin, 17 Juli 2023 - 05:30 WIB
Saldo Nasabah Rp549 Juta Tiba-tiba Raib dari Tabungannya dalam Sekejap, BRI Malang Beberkan Penyebabnya
Sumber :
  • Istimewa

Malang, tvOnenews.com - Pihak BRI Cabang Kota Malang ungkap penyebab saldo ratusan juta nasabahnya hilang dari tabungan setelah mengklik tautan berupa link PDF yang dikirim lewat WhatsApp.

Melalui rilis yang tvOnenews.com terima Pemimpin Kantor Cabang BRI Malang Ronaldo Nasution mengatakan BRI telah melakukan investigasi atas pengaduan korban bernama Irwan Gema (67).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang senilai Rp549 juta di saldo tabungan BRI miliknya raib setelah dirinya mengklik tautan link aplikasi berkedok PDF yang dikirim di WhatsApp (WA).

"BRI sangat menyesalkan kejadian tersebut, dimana yang bersangkutan merupakan korban tindak kejahatan penipuan online atau social engineering," katanya, dikutif dari rilis resminya pada Minggu (16/7/2023). 

Nasabah BRI Kehilangan Uang Rp549 Juta dari Saldo Tabungannya, Uang Ratusan Juta Itu Hilang dengan Cara klik tautan PDF via WhatsApp.

Ronaldo mengatakan hal itu bisa terjadi sebab sang nasabah membocorkan data transaksi perbankan berupa kode OTP yang bersifat pribadi dan rahasia pada pihak yang tidak bertanggung jawab. 

"Modus penipuan tersebut dilakukan melalui aplikasi yang tidak resmi atau bodong yang diinstall korban dan membuat korban dengan sadar memberikan persetujuan untuk mengizinkan aplikasi bodong tersebut mengakses aplikasi SMS," tuturnya.

Menurutnya kejahatan perbankan tersebut dapat terjadi karena data transaksi perbankan berupa kode OTP yang bersifat pribadi dan rahasia dikirimkan melalui SMS. Alhasil, transaksi perbankan dapat berjalan sukses.

"BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan," jelasnya.

Ronaldo mengkalim jika BRI senantiasa mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati dan tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses aplikasi tidak resmi, serta dihimbau agar nasabah tetap menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI.

"Termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan berupa; nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, OTP dan sebagainya melalui saluran, tautan atau website dengan sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tambahnya.

Dengan semakin beragamnya modus penipuan secara digital, BRI juga menghimbau agar nasabah tidak sembarang menginstall aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. 

Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstall aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami juga menghimbau hal yang sama ke masyarakat umum bahwa modus penipuan social engineering tersebut juga dapat terjadi di bank manapun," katanya.

BRI mengaku selalu menjaga data kerahasiaan nasabah, dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP dan sebagainya.

"BRI hanya menggunakan saluran resmi baik website maupun media sosial (verified) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas melalui laman/akun resmi website maupun media sosial," pungkasnya.

Kronologi Nasabah BRI Kehilangan Rp549 Juta dari Tabungan

Seorang nasabah Bank BRI kehilangan uang ratusan juta dari saldo tabungannya.

Kasus ini menimpa pria asal Jalan Letjen Sutoyo Kelurahan Rampal Cekaket Kecamatan Klojen Kota Malang, uang senilai Rp549 juta di saldo tabungan BRI miliknya raib setelah dirinya mengklik tautan link aplikasi berkedok PDF yang dikirim di WhatsApp (WA).

Adalah Irwan Gema (67) harus kehilangan uang ratusan juta dari saldo tabungannya.

Saat ditemui awak media Irwan mengatakan kejadian itu bermula saat ia mendapat sebuah kiriman file dari orang tak dikenal pada Minggu (11/6/2023) pagi.

Di WA nya, ia menerima sebuah file yang tertulis dengan format dot PDF. Namun ia tidak memperhatikan, bahwa file itu adalah dalam bentuk apk.

Saldo Tabungan Rp549 Juta Milik Warga Kota Malang Raib di BRI Usai Klik Link PDF

Saat itu ada pesan yang masuk ke akun WhatsApp-nya. Pesan tersebut datang dari orang yang tidak dikenal dengan mengirimkan sebuah file aplikasi.

"Kemudian, saya buka file itu dan langsung terinstal di HP saya. Lalu tiba-tiba, muncul beberapa pesan SMS untuk mencoba masuk ke akun internet banking saya di akun BRI di aplikasi BRI Mobile (BRImo)," ujarnya pada Jumat (14/7/2023).

Lanjut kata Irwan,  bahwa di dalam telepon selulernya ia memiliki beberapa akun mobile banking. Namun, hanya aplikasi BRI Mobile Banking yang bisa diretas oleh pelaku tersebut.

Setelah dilakukan peretasan oleh pelaku, Irwan mendapatkan notifikasi bahwa telah terjadi transaksi pada akun BRI Mobile Banking miliknya.

"Saat itu, 12 Juli 2023 sekitar pukul 01.23 WIB dini hari, transaksi pertama ke sesama rekening BRI atas nama Iwan sebesar Rp500 juta,” katanya.

Berselang satu menit, terjadi transaksi lagi dari akun BRI Mobile Banking miliknya ke rekening BNI atas nama Rachmah Fauziah dengan besaran Rp49,9 juta.

“Padahal, saya tidak melakukan transaksi itu sama sekali," ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, bahwa ia memiliki beberapa akun bank. Namun, yang berhasil di take over (diambil alih) oleh pelaku.

Aplikasi yang terpasang itu, diduga merupakan jalan bagi pelaku untuk mendapatkan informasi dari HP milik korban. 

Setelah itu, pelaku melakukan upaya untuk mengganti kata sandi aplikasi internet banking korban.

Mengalami adanya transaksi mencurigakan ini, Irwan lalu melaporkan kejadian ini ke Kantor BRI Sutoyo. 

Perbankan plat merah ini menyatakan bakal memproses laporan dari nasabahnya dalam waktu 14 hari kerja.

Namun, di sisi lain Irwan mengatakan bahwa dari pernyataan BRI, kejadian ini adalah atas keteledorannya sendiri sehingga menyebabkan akun mobile bankingnya bisa diretas.

Setelah itu, Irwan bertemu dengan supervisor dan dibantu melihat mutasi rekening.

"Lalu terlihat, ada transfer dua kali dari rekening BRI saya. Akhirnya saya membuat pengaduan, dan akan diproses selama 14 hari kerja," ungkapnya.

Namun, Irwan mengaku kecewa dengan tanggapan dari pihak bank. Pasalnya, ia dianggap menjadi korban fraud alias penipuan.

Dan kejadian yang dialaminya itu, di luar kendali bank, karena pelaku yang melakukan pembobolan sistem, dari aplikasi yang dipasang tersebut.

"Saya kecewa, karena pihak bank tidak bisa membantu. Mungkin kesannya seperti melimpahkan kepada nasabah, yang sedang mengalami musibah," terangnya.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Nur Wasis mengungkapkan,  pihaknya belum mengetahui detail laporan dari korban aplikasi phising tersebut

"Posisinya ini masih dalam pendalaman. Kami juga belum mengetahui detail laporannya,"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun yang jelas, ini adalah modus yang harus diperhatikan bersama karena kerap kali mengecoh. Apabila sulit membedakan format file itu berbentuk aplikasi atau bukan, lebih baik abaikan untuk sementara waktu. Bila bentuknya memang aplikasi, langsung hapus dari pesan dan blokir kontak orang asing tersebut," pungkasnya.(eco/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Semifinal Kejuaraan Asia 2026, Sabtu 11 April: Fajar/Fikri Hadapi Ganda Korea, Ana/Tiwi Tantang Unggulan Pertama

Jadwal Semifinal Kejuaraan Asia 2026, Sabtu 11 April: Fajar/Fikri Hadapi Ganda Korea, Ana/Tiwi Tantang Unggulan Pertama

Dua wakil Indonesia yakni Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia akan tampil di sesi kedua pada semifinal Kejuaraan Asia 2026.
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Super League 11 April 2026

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Super League 11 April 2026

Duel seru di pekan ke-27 Super League akan mempertemukan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu malam (11/4) pukul 19.00 WIB.
Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari sumber terpercaya membenarkan bahwa ada kegiatan OTT pejabat Pemkab Tulungagung yang dilakukan KPK.
Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Ditlantas Polda Metro Jaya membuka empat lokasi layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan masa berlaku syarat legal berkendara itu, di wilayah Jakarta, Sabtu.
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Selengkapnya

Viral