News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik dan Penolakan Kenaikan Tarif Pass Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang

PT Pelindo Regional I Tanjungpinang berencana menaikan tarif masuk atau pass Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada 1 Agustus 2023 mendatang.
Jumat, 21 Juli 2023 - 14:38 WIB
Pelabuhan Sri Bintanpura, Tanjungpinang.
Sumber :
  • Tim tvOne/Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - PT Pelindo Regional I Tanjungpinang berencana menaikan tarif masuk atau pass Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada 1 Agustus 2023 mendatang.

PT Pelindo Regional I Tanjungpinang berencana menaikan tarif masuk atau pass Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang pada 1 Agustus 2023 mendatang.Pass domestik naik dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per orang. Kemudian tarif pas internasional untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang semula Rp40 ribu naik menjadi Rp75 ribu. Sementara untuk Warga Negara Asing (WNA) dari Rp60 ribu naik menjadi Rp100 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencana kenaikan tarif pass ini menimbulkan polemik dan penolakan. Banyak masyarakat hingga calon penumpang keberatan soal kebijakan tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Manajer operasional Pelindo Tanjungpinang, Raja Junjungan Nasution, mengatakan penyesuaian tarif pass dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 72 tahun 2017 dan Nomor 121 tahun 2018.

Dalam peraturan itu, menurut Raja, pihaknya memiliki kewenangan untuk melakukan penyesuaian tarif pass di pelabuhan selama dua tahun satu kali.

"Seharusnya sudah naik sejak 2020 yang lalu. Karena terjadi pandemi Covid saat itu, kami mengurungkan. Dan barulah sekarang kami upayakan. Kita bicara soal peraturan menterinya," ujar Raja, Jumat (21/7/2023).

Plh Manager Operasional Pelindo Tanjungpinang, Raja. (Tim tvOne/Kurnia)

Raja menerangkan, nilai pass pelabuhan Rp10 ribu per pengunjung terminal domestik sudah berlangsung selama lebih kurang 5 tahun.

 

Pass Pelabuhan Naik, Calon Penumpang Tak Setuju

Rencana kenaikan tarif pass pelabuhan sebesar 50 persen ini menuai tanggapan negatif dari calon penumpang yang kerap menggunakan Pelabuhan SBP Tanjungpinang tersebut.

Ria (66), salah seorang calon penumpang di Pelabuhan SBP mengaku tidak setuju dengan naiknya tarif pas tersebut. Menurutnya, pass senilai Rp15 ribu per orang itu terlampau mahal.

"Jika naik sesuaikan juga dengan fasilitas pelabuhan. Karena menyusahkan masyarakat," ujar Ria saat ditemui di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Baginya, fasilitas di Pelabuhan SBP untuk calon penumpang masih kurang. Seperti, jalan menuju pintu masuk pelabuhan yang masih berlubang, hingga kurangnya mesin pendingin (AC) di ruang tinggi.

"Jalan kok lubang-lubang. Masuk ke parkiran juga sempit. Fasilitas kurang, jadi minta instansi untuk membenahi," tegasnya.

Konter Pass Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. (Tim tvOne/Kurnia)

Bahkan, tarif saat ini yang masih diterapkan yakni Rp10 ribu per orang, menurutnya cukup mahal. Masyarakat yang datang ke pelabuhan hanya untuk mengantar keluarganya, harus mengeluarkan uang yang cukup banyak.

"Yang mau ngantar dibebani juga, tidak boleh masuk kalau gak bayar. Harus banyak keluar uang lagi," ungkapnya.

Sementara calon penumpang lainnya, Bella menyampaikan jika fasilitas tidak diperbaiki, PT Pelindo tidak perlu menaikan tarif tiket masuk pelabuhan.

"Kurang setuju, kalau perbaikan sarana prasarana tidak terlaksanakan untuk apa dinaikan. Rp10 ribu juga sudah cukup," pungkasnya.

 

Disorot Anggota DPRD Kepri

Anggota DPRD Kepri, Rudy Chua, merupakan satu diantara pihak yang tidak setuju, dengan rencana kenaikan tarif pass Pelabuhan SBP Tanjungpinang. Rudy mengakui, ia telah berkoordinasi dengan Direksi Pelindo pusat untuk melayangkan protes soal rencana kenaikan pass yang dinilai sepihak tersebut.

Namun, protesnya berujung kekecewaan. Sebab, rencana kenaikan tarif pas ini telah ditandatangani dan disetujui oleh Komisi III DPRD Tanjungpinang di Makassar 23 Juni 2023, saat perjalanan studi banding bersama Pelindo.

Adapun anggota DPRD Tanjungpinang yang menandatangani berita acara tersebut antara lain, Surya Admaja, Ashadi Selayar, Rika Andriani, Said Inderi, Vicky Bachtiar dan Nasrul.

"Kita bersusah payah sampai ke Direksi Pelindo pusat, ternyata disampaikan surat tersebut. Katanya wong DPRD-nya saja sudah setuju kok. Kenapa kita protes lagi," ujar Rudy, Rabu (19/7/2023) kemarin.

Menurut Rudy, naiknya tarif masuk ke pelabuhan sebesar 50 persen ini tidak masuk akal. Sebab, tidak ada peningkatan fasilitas di pelabuhan tersebut. Selain itu, naiknya pass pelabuhan dinilai dapat memberatkan masyarakat, khususnya yang rutin menggunakan kapal feri dari Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

"Fasilitasnya sangat tidak layak apalagi saat melayani kondisi mudik. Di internasional sudah sering dikomplain karena orang tua harus menenteng tas naik lantai 2, sebab eskalator tidak pernah jalan," kata Rudy.

 

Pelindo Bantah 6 Anggota DPRD Tanjungpinang Setuju Rencana Kenaikan Tarif Pass

General Manager PT Pelindo Tanjungpinang, Darwis membantah soal Komisi III DPRD setempat yang ikut menyetujui kenaikan tarif masuk atau pass Pelabuhan SBP. Berita acara yang sempat beredar di sosmed itu hanya sebatas berita acara koordinasi antara PT Pelindo dengan Komisi III DPRD Tanjungpinang.

"Itu tidak benar, komisi III tidak ada menyetujui, tanda tangan itu berita acara hanya sebatas baru koordinasi saja," ujar Darwis, Kamis (20/7/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, kata Darwis, pihaknya kebetulan mendapatkan informasi soal Komisi III DPRD Tanjungpinang sedang melakukan kunjungan di Makassar. "Sehingga kita meminta mereka (Komisi III DPRD Tanjungpinang) untuk mengikuti pembahasan kenaikan tarif ini di Makassar," ungkapnya

Selain itu, Darwis menegaskan pihaknya tidak ada membiayai anggota Komisi III DPRD Tanjungpinang untuk melakukan kunjungan ke Makassar. "Kami hanya meminta timbang saran dan saya tegaskan berita acara itu sebatas koordinasi saja," pungkasnya. (ksh/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Lolos 32 Besar Usai Hancurkan Selandia Baru 5-1

Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Lolos 32 Besar Usai Hancurkan Selandia Baru 5-1

Timnas Belgia sukses memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Selandia Baru dengan skor telak 5-1, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral