News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bambang Noorsena Bela Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang: Apa yang Salah dengan Hevenu Shalom Aleichem?

Bambang Noorsena turut berkomentar tentang pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang yang mengajari santri-santrinya lagu Ibrani berjudul Hevenu Shalom Aleichem
Jumat, 21 Juli 2023 - 15:19 WIB
Bambang Noorsena dan Panji Gumilang
Sumber :
  • Viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Sejarawan, Bambang Noorsena juga turut berkomentar tentang pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang yang mengajari santri-santrinya lagu Ibrani berjudul Hevenu Shalom Aleichem. Menurutnya, lagu tersebut memiliki arti yang baik karena Yesus sering menggunakannya. 

"Beliau itu mengajarkan di pesantrennya yang puluhan ribu jumlah (santrinya), sebuah nyanyian dalam bahasa Ibrani yang merupakan nyanyian Israel, umum sampai saat ini, Hevenu Shalom Aleichem," ujar Bambang dalam YouTube pribadinya seperti dilihat, Jumat (21/07/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 "Itu artinya ‘kami membawa damai sejahtera’, ini salamnya Yesus yang disampaikan ketika Yesus baru bangkit kepada para muridnya. Itu luar biasa loh, nyanyian Israel," lanjutnya.

Dia mengatakan bahwa orang Yahudi menggunakan bahasa Ibrani untuk membaca Alkitab. Sementara, bahasa Aramaic adalah bahasa sehari-hari Yesus dan murid-muridnya. Bahasa Yunani adalah bahasa yang umum saat itu, sama seperti bahasa Inggris saat ini.

Selain ketiga bahasa tersebut di atas, menurut Bambang, ada bahasa lain yang tidak banyak digunakan orang, yaitu bahasa latin. Orang-orang pada masa itu menggunakan bahasa latin untuk keperluan administrasi kerajaan.  

Pembahasan ini Bambang paparkan, sebagai gambaran adanya kesamaan bahasa yang digunakan di beberapa agama. Karena itu, pihaknya sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang ribut terkait penggunaan bahasa tertentu di Indonesia

Khususnya, ia menyoroti kontroversi salam Yahudi yang diajarkan Panji Gumilang kepada para santri di Pesantren Al Zaytun.  

"Tapi kenapa di Indonesia jadi heboh, baru-baru ini ada pesantren besar pimpinannya Panji Gumilang. Sampai Pak Mahfud MD juga menyuruh segera menuntaskan kasus ini gara-gara dia dianggap menistakan agama," imbuhnya

Namun, Bambang menegaskan tidak akan menyenggol atau masuk ke ranah agama. Namun dalam konteks ini, dia hanya ingin menjawab pertanyaan berkaitan tentang keimanannya. 

Terakhir, Bambang mengungkapkan salam yang dinyanyikan Panji di masjid juga sering dinyanyikan di gereja.  

 “Itu adalah nyanyian gereja juga, Yesus itu orang Yahudi, 12 murid orang Yahudi, 70 murid Yesus sebagian besar orang Yahudi. Dan gereja itu mula-mula berakar pada kitab berbahasa Ibrani, yaitu Perjanjian Lama," pungkasnya.

Ritual Nyeleneh Lempar Jumrah di Al Zaytun

Satu persatu keanehan dan diduga penyimpangan yang dilakukan di lingkungan Al Zaytun mulai terungkap, seperti keterkaitannya dengan NII KW 9 (Negara Islam Indonesia) hingga penggalangan dana dan cara nyeleneh dalam melempar jumrah.

Hal itu diungkap oleh eks wali santri sekaligus mantan anggota NII yang bernama Leny Siregar. Pada awalnya ia mengungkapkan soal acara 1 Muharram sangat banyak massa ke Al Zaytun.

Leny mengaku pernah mengikuti acara 1 Muharram yang juga melempar jumrah. 

"Sebelum memasukkan santri pun pernah ke sana, tahun 2009 misalnya, jadi dari koordinator-koordinator lah diundang untuk datang ke sana, makanya gak akan heran kalau kita lihat begitu banyak massanya," ujarnya yang dilansir dari Youtube tvOnenews.

Eks wali santri ini pun mengaku bahwa undangan 1 Muharram ditujukan dari level tertinggi sampai level desa, semua yang mempunyai dana bisa ikut ke Al Zaytun.

Ditanyakan bukti oleh Andromeda Mercury, lalu tim Catatan Demokrasi menampilkan video kiriman dari Leny Siregar terkait kegiatan melempar jumrah di Al Zaytun oleh sejumlah anggota NII.

Tampak dalam video itu memperlihatkan di sebuah panggung, satu persatu peserta atau koordinator dari masing-masing daerah yang tergabung dalam NII dipanggil lalu memasukkan sejumlah uang yang terbungkus di plastik atau  amplop ke kotak.

Melalui penjelasan Leny bahwa 'melempar jumrah' yang merupakan istilah yang digunakan oleh orang dalam.  

"Istilah orang dalam itu lempar jumrah, jadi memasukkan infak-infak dari wilayah masing-masing," jelas Leny.

"Ada orang yang Anda kenal," tanya Maria Assegaf selaku presenter tvOne.

"Ada, di situ ada Gubernur saya, gubernur NII. Jadi memang seperti itulah mengundang tokoh-tokoh, mengundang jemaah-jemaahnya dari koordinator," ujar Leny Siregar.

"Itu bukan masyarakat biasa atau dari sekitar kompleks Al Zaytun, itu semua umat NII KW 9," terang Leny.

Leny Siregar mengatakan bahwa kegiatan melempar jumrah itu dilaksanakan di masjid rahmatan lil' alamin yang terletak di tengah-tengah kompleks Ma'had Al Zaytun.

Ditanyakan kembali dari video yang ditampilkan bahwa para peserta ini tampak sumringah dan tak ada tampak rasa terpaksa dari wajahnya saat memberikan uang atau infak ke kotak.

"Karena kita melalui doktrin yang bertahap, sudah beberapa lama, sudah melalui proses taskiah. Jadi malah kita nyumbang sedikit tuh malu, nyumbang Rp1 juta atau Rp500 ribu tuh malu di sana," ujarnya.

Lebih lanjut, Leny menyatakan bahwa ada juga keberadaan santri di momen melempar jumrah, menurut analisa Leny bahwa itu untuk menutupi, untuk memberi kesan bahwa itu kegiatan pesantren juga.

"Padahal intinya itu yang besar-besarnya kegiatan orang dalam, Infak sebanyak itu gak mungkin kalau gak di koordinir," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jumlah uangnya bisa milyaran di sana dalam beberapa jam saja, karena memang sudah dikumpul beberapa hari sebelumnya, jad koordinator tinggal bawa dan masukkan uangnya," sambungnya.

"Kalau ditanya diperuntukkan apa, ya untuk pembangunan di sana saja," ungkapnya. (mg2/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hendro Yap Pecahkan Rekor Nasional di Asian Games 2026, Simpan Tenaga untuk Marathon

Hendro Yap Pecahkan Rekor Nasional di Asian Games 2026, Simpan Tenaga untuk Marathon

Atlet jalan cepat Indonesia, Hendro Yap berhasil mencatatkan rekor nasional (rekornas) saat debut di nomor half marathon race walk Asian Games 2026. Ia menyelesaikan perjuangannya dengan finis di posisi ketujuh usai mencatatkan waktu 1 jam 36 menit 49 detik di Aichi-Nagoya Race Walking Course, Rabu (23/9/2026).
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir sama Respons Orang Tua Habibi, Bantuan Berobat dan Operasi Gratis Ditolak

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir sama Respons Orang Tua Habibi, Bantuan Berobat dan Operasi Gratis Ditolak

Viral anak usia 12 tahun jualan somay dan batagor jadi tulang punggung keluarga. Dedi Mulyadi beri bantuan, yaitu sekolah ditanggung dan biaya pengobatan orang tua
Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana Raih Perunggu Asian Games 2026, Baru Debut Langsung Naik Podium

Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana Raih Perunggu Asian Games 2026, Baru Debut Langsung Naik Podium

Lifter muda Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana, mengawali penampilan perdananya di Asian Games 2026 dengan meraih medali perunggu. Atlet angkat besi tersebut turun di nomor 49 kg putri, dan membukukan total angkatan 191 kilogram di Nagoya City Trade and Industry Center, Rabu (23/9/2026).
Mengenal Do Su-been, Pewaris Nomor 8 Megawati Hangestri di Red Sparks

Mengenal Do Su-been, Pewaris Nomor 8 Megawati Hangestri di Red Sparks

Nomor punggung 8 yang identik dengan Megawati Hangestri di Red Sparks kini memiliki pemilik baru. Setelah sempat dikosongkan selama satu musim di V-League.
Cristiano Ronaldo Semprot Media Portugal: Mereka Coba Membunuh Saya

Cristiano Ronaldo Semprot Media Portugal: Mereka Coba Membunuh Saya

Cristiano Ronaldo mengkritisi media-media yang mencoba untuk menjatuhkannya. Dia mengatakan bahwa mereka telah mencoba untuk membunuhnya.
Menutup PGTC 2026, Pertamina Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Masa Depan Energi

Menutup PGTC 2026, Pertamina Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Masa Depan Energi

PT Pertamina (Persero) resmi menutup rangkaian program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 pada 23 September 2026 di Auditorium MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta, setelah digelar selama lebih dari 4 bulan sejak kick-off pada 21 Mei 2026 lalu di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Kontingen Indonesia berpotensi meraup banyak medali termasuk emas hari ini, Kamis (24/9/2026). Pasalnya sejumlah atlet Merah Putih akan tampil di 14 final di Asian Games 2026.
Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Selatan belum lama ini dibuat geram karena salah satu atletnya, Kang So-hwi menjadi korban 'kejahatan' Jepang di Asian Games 2026. Rival Megawati Hangestri tersebut menjadi bahan olok-olokan di tayangan pertandingan.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral