News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wasekjen PKB Minta Jazilul Sabar soal Nasib Koalisi dengan Gerindra

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Syaiful Huda minta Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid bersabar terkait nasib koalisi partainya dengan Partai Gerindra.
Rabu, 2 Agustus 2023 - 00:05 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda meminta Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid bersabar terkait nasib koalisi partainya dengan Partai Gerindra.

Hal ini menanggapi pernyataan Jazilul yang mengatakan PKB akan meninggalkan Gerindra jika Prabowo Subianto belum juga memutuskan cawapresnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sabar Pak Jazil, sabar, sabar. Saya ingin menyampaikan diskusi saya dengan Mas Jazil yang kira-kira judulnya seng sabar. Memang revolusi ini butuh kesabaran," ucap Huda dalam diskusi di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2023).

Menurut dia, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi koalisi Pilpres 2024 yang terbaik. Sebab keduanya saling melengkapi.

“PKB dan Gerindra sama-sama butuh untuk memenuhi 20 persen presidential threshold (PT) butuhnya itu realistis dan objektif," ujarnya.

Menurut Huda, Gerindra jelas membutuhkan kehadiran PKB karena menguasai suara di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

Sedangkan Gerindra menguasai suara di Jawa Barat dan Banten.

"Prabowo kalah dua kali pilpres karena tidak mendapatkan insentif elektoral di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dan kalau PKB gabung pasti melengkapi," jelasnya.

Dia juga menyinggung KKIR yang sudah berjalan selama 11 bulan.

Menurut Huda, Jazilul harus bisa bersabar menunggu dua bulan lagi untuk deklarasi.

"Jadi ini kenapa saya ngotot harusnya harus dipertahankan terkait dengan kondisi PKB Gerindra ini. Butuh kesabaran visioner dan revolusi. Dinamika ini tinggal dua bulan lagi, nggak lebih menurut saya, masak 11 bulan sudah kita bisa lalui," ujarnya.

Faktor lain membuat PKB harus bertahan dengan Gerindra adalah terkait pernyataan pendiri PKB Abdurrahman Wahid alias Gus Dur

Kata Huda, Gus Dur lernah mengatakan Prabowo akan menjadi presiden di usia tua.

“Ada satu alasan disampaikan oleh Gus Dur ketika ditanya kenapa? karena Prabowo punya sifat yang ikhlas,” ujarnya.

Huda menilai Prabowo yang memiliki sifat ikhlas akan cocok bertemu orang baik, bukan orang yang pragmatis.

“Nah menurut saya tidak cukup di situ, kalau orang ikhlas harus ketemu orang baik dan Gus Imin orang baik dalam konteks ini (cawapres). Kalau orang ikhlas ketemu orang yang pragmatis enggak akan ketemu itu,” jelas dia.

Menurut Huda, Prabowo tidak butuh figur dan kekuatan pragmatis. Sebab dia meyakini Pemilu 2024 akan terjadi polarisasi yang luar biasa.

“Semua orang akan balik kepada rumahnya masing-masing orang NU akan balik ke PKB semua memilih PKB dan Gus Imin tahun 2024,” tuturnya.

“Kalau Prabowo mengambil lagi figur yang pragmatis, artinya dia mengulangi pola lama yang dua kali kalah Prabowo di sana. saya meyakini Prabowo hanya akan menang kalau didampingi oleh sosok dan kekuatannya ideologis dan itu Gus imin dan PKB,” tambah Huda. (saa/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Keturunan Maluku Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Eropa

Usai Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Bek Keturunan Maluku Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Eropa

Perburuan pemain jelang bursa transfer mulai memanas dan nama Jayden Oosterwolde tengah jadi sorotan. Bek keturunan yang tolak bela Garuda itu diincar PSG.
BGN Klaim Jadi Mesin Baru Ekonomi: Rp249 Triliun Disalurkan untuk Belanja di Daerah

BGN Klaim Jadi Mesin Baru Ekonomi: Rp249 Triliun Disalurkan untuk Belanja di Daerah

Dadan menjelaskan, sekitar 70 persen anggaran SPPG dialokasikan untuk pembelian bahan baku, yang 95 persen di antaranya merupakan produk pertanian, peternakan, dan perikanan lokal. 
Para Pemain Timnas Indonesia Terancam Dirugikan, KNVB Ketar-ketir jika NAC Menangkan Tuntutan di Pengadilan

Para Pemain Timnas Indonesia Terancam Dirugikan, KNVB Ketar-ketir jika NAC Menangkan Tuntutan di Pengadilan

Para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda terancam dirugikan jelang putusan akhir sidang tuntutan NAC Breda. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) juga patut ketar-ketir.
Sebanyak 60 persen Rakyatnya Petani, Gubernur Sherly Tjoanda ingin Bangun Infrastruktur: Keterbatasan Jual ke Pasar

Sebanyak 60 persen Rakyatnya Petani, Gubernur Sherly Tjoanda ingin Bangun Infrastruktur: Keterbatasan Jual ke Pasar

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara ingin membangun infrastruktur secara masif. Guna membangun ekonomi dari berbagai sektor.
Evakuasi KRL di Stasiun Bekasi Timur Masih Berlangsung, Pelayanan Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Evakuasi KRL di Stasiun Bekasi Timur Masih Berlangsung, Pelayanan Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Bekasi

PT KAI masih melangsungkan proses evakuasi rangkaian KRL pascaperistiwa kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi. 
KOVO Resmi Ubah Regulasi: Aturan Pembatasan Gaji Pemain Hingga Tim Juara Wajib Ikuti Ajang Internasional

KOVO Resmi Ubah Regulasi: Aturan Pembatasan Gaji Pemain Hingga Tim Juara Wajib Ikuti Ajang Internasional

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) resmi mengumumkan adanya perubahan regulasi. Salah satunya ialah diberlakukannya pembatasan gaji pemain agen bebas (Free Agent/FA) setelah musim 2026-2027.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Selengkapnya

Viral