News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Para Pemain Timnas Indonesia Terancam Dirugikan, KNVB Ketar-ketir jika NAC Menangkan Tuntutan di Pengadilan

Para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda terancam dirugikan jelang putusan akhir sidang tuntutan NAC Breda. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) juga patut ketar-ketir.
Rabu, 29 April 2026 - 10:15 WIB
Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • REUTERS/Omar Havana

Jakarta, tvOnenews.com - Para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda terancam dirugikan jelang putusan akhir sidang tuntutan NAC Breda. Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) juga patut ketar-ketir.

Para pemain skuad Garuda mengalami kesulitan beberapa pekan terakhir karena skandal paspor. Laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles dan Dean James berujung kepada kasus yang panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KNVB sempat mengambil putusan yaitu memilih untuk tidak menghukum Go Ahead Eagles dan Dean James. Namun, NAC tidak menerimanya dan memilih untuk melanjutkan tuntutan kepada pengadilan.

Sidang dilaksanakan pada Selasa (28/4/2026) kemarin. Namun, putusan akhir baru akan diumumkan pada Senin (4/5/2026) pekan depan.

NAC menuntut agar laga yang dipermasalahkan diulang. NAC menuntut kesempatan untuk mengulang permainan demi kemungkinan untuk menyelamatkan diri dari ancaman degradasi.

Pada saat ini, NAC berada di peringkat ke-17 klasemen sementara kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie. Itu merupakan zona degradasi, dengan hanya raihan 25 poin, terpaut lima poin dari zona playoff degradasi.

Untuk mengamankan diri dari ancaman degradasi, NAC memerlukan enam poin lagi untuk menjangkau Excelsior dan FC Volendam yang berada di peringkat ke-14 dan 15 dengan 31 poin. Itu masih memungkinkan dengan sisa tiga pertandingan lagi yang bisa mereka mainkan.

NAC menderita kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles, namun menuntut hak untuk mengulang permainan demi kesempatan untuk menyelamatkan diri. Keberadaan Dean James dalam laga itu menjadi celah untuk mereka mengajukan tuntutan.

Menurut podcast yang dibahas oleh media Belanda, Nieuws van de Dag, NAC berhak mengajukan tuntutan. Namun demikian, itu bisa memberikan dampak luar biasa kepada Liga Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Risikonya bukan sekadar terhadap para pemain naturalisasi, termasuk dari Indonesia, melainkan juga kepada Liga Belanda secara keseluruhan. Hal ini akan membuat liga terhenti.

“Namun, konsekuensinya bisa sangat signifikan. ‘Jika NAC terbukti benar, klub lain akan mengikuti,’ Bram memperingatkan. ‘Maka seluruh liga akan terhenti.’ Akibatnya, banyak klub enggan mengambil langkah NAC. ‘Klub lain telah menyatakan bahwa mereka tidak mendukung hal ini,’ kata De Bont,” tulis media Belanda tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakil Ketua MPR RI Ibas: Indonesia-Korsel Perkuat Kolaborasi Dalam Bahasa, Budaya, dan Generasi Muda

Wakil Ketua MPR RI Ibas: Indonesia-Korsel Perkuat Kolaborasi Dalam Bahasa, Budaya, dan Generasi Muda

Wakil Ketua MPR RI ibas bersama delegasi anggota MPR/DPR RI dan perwakilan Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan melaksanakan pertemuan diplomasi kebangsaan dengan pimpinan King Sejong Institute Foundation (KSIF) di Korea Selatan.
Hari ini, 9 Perjalanan KA dari Jakarta Dibatalkan Pasca Tabrakan Kereta di Bekasi

Hari ini, 9 Perjalanan KA dari Jakarta Dibatalkan Pasca Tabrakan Kereta di Bekasi

Selain itu, para pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang atau mengganti perjalanan dengan kereta api lain yang tersedia.
Kontroversi di Liga Champions: Vincent Kompany Buka Suara soal Penalti yang Rugikan Bayern saat Hadapi PSG

Kontroversi di Liga Champions: Vincent Kompany Buka Suara soal Penalti yang Rugikan Bayern saat Hadapi PSG

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, buka suara soal penalti di laga kontra Paris Saint-Germain. Die Bavaria mengalami kerugian usai kalah 4-5 di Liga Champions.
Soal Isu Pembatasan Media Sosial, Dr. Stepi Anriani: Pentingnya Melawan Disinformasi

Soal Isu Pembatasan Media Sosial, Dr. Stepi Anriani: Pentingnya Melawan Disinformasi

Wacana pembatasan media sosial kembali mengemuka di tengah meningkatnya ancaman disinformasi digital yang kian sistemik.
Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Anak Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Ceritakan Chat Terakhir ke Ibunya: "Mama di Mana?"

Di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, anak korban kecelakaan kereta di Bekasi menceritakan chat terakhir ibunya kepada dirinya. 
Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Bulent Karsioglu Dapat Apresiasi dari Dubes Turki Usai Bawa Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karsioglu mendapatkan sambutan hangat dari Duta Besar Turki, Talip Küçükcan usai membawa Megawati Hangestri dan kawan-kawan mempertahankan gelar juara di Proliga 2026.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT