GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Food Estate: Cerita Buyarnya Mimpi Ketahanan Pangan Kini Disebut Kejahatan Lingkungan

Cerita mangkraknya proyek raksasa lumbung pangan/food estate adalah kisah buyarnya mimpi ketahanan pangan.  Saat itu Jokowi mengalokasikan dana Rp104,2 triliun untuk menjaga ketahanan pangan pada 202i untuk pengembangan food estate yang dikomandoi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Rabu, 16 Agustus 2023 - 07:24 WIB
Desa Sebangau Mulya, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.
Sumber :
  • WWF Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com-Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyebut proyek lumbung pangan/food estate yang saat ini dikerjakan pemerintah merupakan bagian dari kejahatan lingkungan. "Kami memberikan suatu catatan yang sangat kuat terkait dengan upaya yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi untuk membangun food estate," kata Hasto Kristiyanto.  

Cerita mangkraknya proyek raksasa lumbung pangan/food estate adalah kisah buyarnya mimpi ketahanan pangan.  Saat itu Jokowi mengalokasikan dana Rp104,2 triliun untuk menjaga ketahanan pangan pada 202i untuk pengembangan food estate yang dikomandoi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, proyek food estate atau lumbung pangan adalah upaya untuk mengantisipasi Indonesia dari ancaman krisis pangan, seperti yang diperingatkan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). Presiden memerintahkan BUMN untuk melakukan cetak sawah di Kalimantan Barat.

Cerita mangkraknya proyek raksasa lumbung pangan/food estate adalah kisah buyarnya mimpi ketahanan pangan.(Sumber Foto WWF Indonesia)

Namun seiring waktu, Pemerintah akhirnya menetapkan pengembangan lumbung pangan di kawasan aluvial pada lahan eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) di Provinsi Kalimantan Tengah. Proyek ini pun telah menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024.

Sejumlah kementerian dilibatkan untuk menggarap bersama proyek food estate seluas 165 ribu hektare ini, mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian BUMN, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Desa PDTT.

Namun, kini Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyebut proyek lumbung pangan/food estate yang saat ini dikerjakan pemerintah merupakan bagian dari kejahatan lingkungan.

 

Dari Program Strategis Nasional, food estate atau lumbung pangan kini disebut sebagai kejahatan lingkungan (Sumber: Kementrian PUPR)

Juru Kampanye Hutan Greenpeace, Arie Rompas, mengatakan, program yang dijalankan lintas kementerian tersebut membuat masyarakat setempat harus meninggalkan kebiasaan perladangan tradisional.  ”Food estate yang dimaksudkan untuk mengatasi krisis pangan, dilakukan dengan menghilangkan pangan lokal. Pangan-pangan lokal yang dihilangkan justru membuat masyarakat setempat mengalami krisis pangan,” kata Arie.

tvonenews

Arie mencontohkan, di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, misalnya, sekitar 600 hektare dijadikan daerah lokasi penanaman lumbung pangan nasional dengan komoditas singkong. Namun, lahan singkong tersebut tak kunjung panen dan justru mangkrak. Masyarakat tidak mendapatkan manfaat dari program food estate tersebut, di sisi lain, lahan mereka untuk mendapatkan sumber pangan lokal telah berubah menjadi lahan tandus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, sebelum berubah jadi kebun singkong, hutan itu adalah tumpuan penduduk setempat mengambil kayu untuk membangun rumah, berburu kancil dan babi, serta mencari ramuan tradisional.

Kini, semua itu hilang. Termasuk lahan seluas empat hektare yang secara turun-temurun ditanami sayur terong, kacang panjang, kundur, dan pohon karet oleh keluarganya. Dan mimpi ketahanan pangan,  proyek food estate seluas 165 ribu hektare kini disebut sebagai kejahatan lingkungan (bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi dan Pejabat Papua sampai Menahan Air Mata saat Dengar Lagu Ciptaan KDM Menggema di Tanah Papua

Dedi Mulyadi dan Pejabat Papua sampai Menahan Air Mata saat Dengar Lagu Ciptaan KDM Menggema di Tanah Papua

Pejabat Papua bersama Dedi Mulyadi mendengarkan lagu yang diciptakan KDM khusus untuk Tanah Papua. Sebuah lagu yang menyentuh hati pendengarnya sampai terharu.
Mulai Sekarang Awali Kegiatanmu dengan Kalimat ini, Dijamin Dipermudah

Mulai Sekarang Awali Kegiatanmu dengan Kalimat ini, Dijamin Dipermudah

Sada kalimat baik yang sebaiknya diucapkan sebelum memulai aktivitas sehari-hari.
Praktisi Hukum Soroti Sayembara Rp750 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Temukan Aman Yani: Ini Langkah Tak Biasa

Praktisi Hukum Soroti Sayembara Rp750 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Temukan Aman Yani: Ini Langkah Tak Biasa

Praktisi hukum analisa langkah Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) buka sayembara Rp750 juta cari Aman Yani diduga dalang pembunuhan satu keluarga di Indramayu.
Prabowo Wajibkan Bahasa Perancis di Sekolah, Ini Kritik Tajam PDIP

Prabowo Wajibkan Bahasa Perancis di Sekolah, Ini Kritik Tajam PDIP

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan Bahasa Perancis diajarkan di seluruh sekolah.
Legenda UFC Ragukan Conor McGregor di Laga Comeback, Sebut Max Holloway Rintangan Berat

Legenda UFC Ragukan Conor McGregor di Laga Comeback, Sebut Max Holloway Rintangan Berat

Daniel Cormier menilai Conor McGregor akan tampil lebih fokus saat comeback di UFC 329. Namun, legenda UFC itu ragu motivasi saja cukup untuk membantu McGregor.
PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira meminta pemerintah menjelaskan ke publik terkait agenda dan target yang ingin dicapai dari kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto ke luar negeri.

Trending

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan memberikan prediksinya soal siapa pemain yang akan mengisi posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia. Jay Idzes dipastikan absen dalam FIFA Matchday Juni.
Sebelum Berangkat Penuhi Panggilan Timnas Indonesia, Emil Audero Sempatkan Bicara Soal Masa Depannya di Cremonese

Sebelum Berangkat Penuhi Panggilan Timnas Indonesia, Emil Audero Sempatkan Bicara Soal Masa Depannya di Cremonese

Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero bicara terkait masa depannya bersama Cremonese yang terdegradasi ke Serie B usai finis tiga terbawah di Serie A.
Update Lagi di Bandara Qatar, Bek Muda Jerman Kelahiran Jakarta Ini Diam-diam Merapat ke Timnas Indonesia?

Update Lagi di Bandara Qatar, Bek Muda Jerman Kelahiran Jakarta Ini Diam-diam Merapat ke Timnas Indonesia?

Kedapatan update Instagram Stories transit di Bandara Qatar, apakah bek Jerman kelahiran Jakarta Reno Munz akan gabung Timnas Indonesia asuhan John Herdman?
PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira meminta pemerintah menjelaskan ke publik terkait agenda dan target yang ingin dicapai dari kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto ke luar negeri.
Ini Sosok Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Jakarta Selatan

Ini Sosok Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Jakarta Selatan

Polisi gerak cepat mengamankan diduga pelaku pembunuhan wanita berinisial L yang tewas dengan luka di kepala, di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Selengkapnya

Viral