News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bacakan Pledoi, Mario Dandy Satriyo Mengaku Tersayat Hatinya saat di Bui, Minta Majelis Hakim Tak Tergiring Opini Publik 

Dalam pembacaan pledoi, Mario Dandy Satriyo meminta Majelis Hakim PN Jaksel tak terpengaruhi opini publik dalam menjatuhkan vonis kepadanya. Hakim diminta adil
Selasa, 22 Agustus 2023 - 14:36 WIB
Mario Dandy Satrio
Sumber :
  • tvonenews/Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Terdakwa kasus penganiayaan berat terhadap David Ozora, Mario Dandy Satriyo kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, beragendakan pembacaan pledoi atau nota pembelaannya pada Selasa (22/8/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pembacaan pledoi tersebut, Mario Dandy Satriyo meminta Majelis Hakim PN Jaksel tak terpengaruhi opini publik dalam menjatuhkan vonis kepadanya. 

Ia meminta agar Majelis Hakim PN Jaksel dapat berlaku adil salam menjatuhkan vonis kepadanya. 

"Saya memohon kebijaksanaan majelis hakim yang mulia untuk tidak tergiring dengan opini negatif dari publik dalam memeriksa dan mengadili perkara ini sehingga tercipta keadilan berdasarkan kepantasan dan kelayakan," kata Mario di persidangan saat membacakan pledoinya, Jakarta, Selasa (22/8/2023).

Tak hanya itu, Mario mengaku hatinya tersayat saat tengah berada di dalam bui ketika mendapat kabar pemberitaan terkait kasusnya. 

Menurutnya, selama proses kasusnya berjalan, ia sudah menerima hukuman sosial, karena sejumlah anggota keluarga juga mendapat penghakiman terkait kasus penganiayaan berat terhadap David Ozora. 

"Hati saya sangat tersayat ketika mendengarkan adanya berita yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan menyebut bahwa saya telah melakukan pelanggaran hukum yang banyak," kata Mario.

"Lebih lagi, tuduhan serius yang bersifat negatif lainnya yang ditujukan kepada keluarga saya sehingga menimbulkan rasa kebencian yang meluas terhadap saya dan keluarga," sambungnya.

Sebelumnya, terdakwa Mario Dandy Satriyo dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 12 tahun penjara akibat perbuatannya pada kasus penganiayaan berat terhadap David Ozora. 

Jaksa menyatakan terdakwa Mario Dandy telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan berencana secara bersama-sama sebagaimana melangar Pasal 355 Ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. 

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana 12 tahun.Membebakan biaya perkara kepada negara. Tak ditemukan alasan pemaaf dan pembenar," ujar Jaksa, Hafiz Kurniawan di persidangan, Jakarta, Selasa (15/8/2023).

Tak hanya itu, Jaksa menuntut Mario Dandy Satriyo membayar biaya restitusi terhadap David Ozora ataupun diganti dengan kurungan penjara.

"Membayar restitusi Rp120 milyar lebih. Jika tidak menbayar ganti pidana selama 7 tahun penjara," ungkal Jaksa.

Diketahui, tersangka Mario Dandy Satriyo disangkakan Premier Pasal 355 Ayat 1 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau ke 2 Pasal 76 C junto Pasal 50 ayat 2 Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, tersangka Shane Lukas disangkakan subsider ke satu Pasal 355 ayat 1 ke 1 KUHP Junto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP dan subsider Pasal 355 ayat 2 junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP kedua primere dengan Pasal 355 ayat 1 ke 1 KUHP junto 56 ke-2 KUHP. Aa

Dan dakwaan subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP junto Pasal 56 ayat ke-2 KUHP. Terakhir. Pasal 76 C junto Pasal 50 ayat 2 Undang-Undang No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto Pasal 56 ke 2 KUHP. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Gelar Aksi Depan Kedubes AS, Doakan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ribuan Warga Gelar Aksi Depan Kedubes AS, Doakan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Sejumlah peserta datang bersama keluarga. Di tengah kerumunan tampak beberapa warga membawa bayi dan anak-anak kecil
Inter Milan Wajib Waspada! Mesin Serang AS Roma Pulih Tepat Waktu dan Siap Menebar Ancaman di Giuseppe Meazza

Inter Milan Wajib Waspada! Mesin Serang AS Roma Pulih Tepat Waktu dan Siap Menebar Ancaman di Giuseppe Meazza

Matias Soule diperkirakan akan tampil sejak menit awal saat AS Roma menghadapi Inter Milan di Giuseppe Meazza. Kabar ini memberi warna baru bagi Giallorossi.
Pemakaman Kopral Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Berjalan Kidmat

Pemakaman Kopral Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni Berjalan Kidmat

Upacara pemakaman Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon, di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, spekulasi lawan FIFA Matchday, hingga Dean James diparkir.
Inter Milan Full Senyum Jelang Hadapi AS Roma! Lautaro Martinez hingga Henrikh Mkhitaryan Comeback di Laga Krusial Penentu Scudetto

Inter Milan Full Senyum Jelang Hadapi AS Roma! Lautaro Martinez hingga Henrikh Mkhitaryan Comeback di Laga Krusial Penentu Scudetto

Henrikh Mkhitaryan dipastikan masuk dalam skuad Inter Milan untuk menghadapi AS Roma di San Siro. Kabar ini menjadi angin segar bagi Nerazzurri.
Operasi Senyap Inter Milan saat Hadapi AS Roma, Petinggi Nerazzurri Pantau Kapten Giallorossi untuk Dibajak Musim Panas Nanti

Operasi Senyap Inter Milan saat Hadapi AS Roma, Petinggi Nerazzurri Pantau Kapten Giallorossi untuk Dibajak Musim Panas Nanti

Laga Inter Milan kontra AS Roma di San Siro tidak hanya menarik karena mempertemukan dua tim besar Serie A. Pertandingan ini juga disebut bisa menjadi awal.

Trending

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Striker muda Luke Vickery yang belum dinaturalisasi sudah berani bermimpi bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030. Begini katanya.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobriskov mengungkapkan biang kerok timnya bisa kalah dari Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro di laga lanjutan final four Proliga 2026 seri Surabaya
Selengkapnya

Viral