News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LSAK Desak KY Turun Awasi Sidang Praperadilan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

Eks Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas yang mengajukan sidang praperadilan terkait penetapan status tersangka dirinya oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.
Senin, 9 Maret 2026 - 03:37 WIB
Yaqut Cholil Qoumas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas yang mengajukan sidang praperadilan terkait penetapan status tersangka dirinya oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.

Sidang praperadilan Gus Yaqut itu pun segera memasuki tahapan akhir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lembaga Studi Anti Korupsi turut merespons jelang putusan akhir sidang praperadilan penetapan tersangka Gus Yaqut.

Peneliti LSAK, Ahmad A Hariri menilai sudah sepatutnya Majelis Hakim PN Jaksel menolak permohonan pemohon agar perkara segera dilimpahkan ke pengadilan.

"Sebab, dari praperadilan ini terungkap makin nyata kerugian besar sebagaimana telah dihitung secara resmi melalui pemeriksaan investigatif BPK. Fakta ini harus betul-betul dilihat jernih, sebab itu uang untuk ibadah haji," kata Ahmad kepada awak media, Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Ahmad menjelaskan bagi umat muslim Indonesia kebutuhan biaya untuk ibadah haji selalu diperjuangkan lebih dari apapun dari menabung, mencicil, bahkan banyak yang rela memilih menahan lapar untuk menyisihkan uang demi bisa haji hingga dinilai dapat mengecewakan masyarakat.

Menurutnya dari keputusan pembagian kuota haji tambahan semakin jelas Keputusan tersebut bukan hanya menyalahi undang-undang tapi diduga sengaja dilakukan untuk komersialisasi.

"Beberapa pengakuan tentang biaya haji yang tiba-tiba melonjak tinggi, serta kemana saja aliran dana ini mengalir menjadi satu kesatuan yang saling menjelaskan," jelasnya.

Karenanya, kata Ahmad, Hakim harus benar-benar independen memberikan putusan tanpa tunduk pada intervensi apapun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, LSAK mendorong Komisi Yudisil (KY) turun langsung melakukan pengawasan dalam sidang praperadilan tersebut.

"Pengawasan harus benar dilakukan ketat, tanpa celah. Intervensi terselubung dari arah manapun harus diungkap. KY dan Hakim tidak boleh takut karena pasti didukung oleh umat dan jamaah haji yang sangat dirugikan atas perkara ini," ungkapnya.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepesertaan BPJS Kesehatan 22 Ribu Warga Sleman Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

Kepesertaan BPJS Kesehatan 22 Ribu Warga Sleman Dinonaktifkan Pemerintah Pusat

Sekitar 22 ribu kepersetaan BPJS Kesehatan warga di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta dinonaktifkan oleh pemerintah pusat per 1 November 2026.
Calvin Verdonk Jadi Man of The Match, Davide Ancelotti Bahagia usai Lille Petik Poin Perdana di Liga Champions

Calvin Verdonk Jadi Man of The Match, Davide Ancelotti Bahagia usai Lille Petik Poin Perdana di Liga Champions

Lille sukses memetik poin perdana di Liga Champions 2026-2027 dalam laga tandang ke Bodo, Norwegia. Calvin Verdonk menjadi Man of The Match dalam pertandingan melawan Bodo/Glimt.
Jadwal Liga Voli Korea, Rabu 4 November: Menanti Kembalinya Vanja Bukilic, Red Sparks Hadapi Pink Spiders

Jadwal Liga Voli Korea, Rabu 4 November: Menanti Kembalinya Vanja Bukilic, Red Sparks Hadapi Pink Spiders

Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Vanja Bukilic kemungkinan akan unjuk gigi saat Red Sparks ditantang oleh Pink Spiders di laga perdana mereka.
Usut Dugaan Pelecehan Seksual Nakes oleh Pasien di RS, Polsek Sewon Periksa 2 Saksi

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Nakes oleh Pasien di RS, Polsek Sewon Periksa 2 Saksi

Polisi tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pasien terhadap tenaga kesehatan (nakes) di RS Swasta wilayah Sewon pada Senin (2/11/2026) malam.
Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha Afdholnya Jam Berapa? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Dhuha afdholnya jam berapa? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang waktu terbaik shalat Dhuha, syuruq, dan batas akhirnya.
Pernah Tolak FIFA ASEAN Cup, India Malah Belum Menyelesaikan Pembayaran Laga Uji Coba Brasil dan Uruguay

Pernah Tolak FIFA ASEAN Cup, India Malah Belum Menyelesaikan Pembayaran Laga Uji Coba Brasil dan Uruguay

Masih ingat di benak suporter sepak bola bahwa India menolak berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia karena berhasil mendatangkan Brasil dan Uruguay pada FIFA Matchday edisi September-Oktober 2026 lalu. 

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Selengkapnya

Viral