GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejahatan Seksual Terhadap Anak Kembali Terjadi di Kota Padang

Kejahatan seksual terhadap anak kembali terjadi di Padang, Sumatera Barat. Kali ini, tiga orang bocah menjadi korban. Hal ini terungkap dari pengaduan beberapa orang tua ke Mapolresta Padang, Jumat Malam (19/11 2021). Para orang tua ini tak terima anaknya dicabuli oleh pelaku yang diduga berprofesi sebagai guru mengaji.
Sabtu, 20 November 2021 - 04:39 WIB
Polisi amankan terduga pelaku pencabulan belasan bocah
Sumber :
  • tvOne

Padang, Sumbar tvOne

Kejahatan seksual terhadap anak kembali terjadi di Padang, Sumatera Barat. Kali ini, tiga orang bocah menjadi korban. Hal ini terungkap dari pengaduan beberapa orang tua ke Mapolresta Padang, Jumat Malam (19/11 2021).  Para orang tua ini tak terima anaknya dicabuli oleh pelaku yang diduga berprofesi sebagai guru mengaji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menerima laporan para orang tua, petugas langsung melakukan visut et repertum terhadap korban. Sementara Tim Klewang Sat Reskrim Polresta Padang langsung memburu terduga pelaku. Tak lama, terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Petugas pun membawanya ke Mapolresta Padang.

Terduga pelaku merupakan seorang lansia, berinisial M dengan umur 65 tahun. M yang berprofesi sebagai guru mengaji di sebuah mushalla yang dibangunnya sendiri, di kawasan kecamatan Padang Timur. Sementara korbannya adalah para bocah berusia 8 tahun.

“Pelaku melakukan perbuatannya pada waktu yang berbeda dan hari yang berbeda pula, namun lokasinya masih di mushalla yang dia bangun sendiri dan dia gunakan untuk mengajar ngaji sehari - hari. Modusnya adalah dengan membujuk anak-anak berjalan - jalan keliling kota dan memberinya jajan,” ujar Ipda Dwi Djatmiko, selaku Kanit SPKT Polresta Padang.

Ipda Dwi Djatmiko menambahkan, para korban diajak jalan-jalan lalu diberi uang, setelah korban merasa dekat barulah dia melakukan tindakan bejadnya dengan cara mensodomi para korban. Modus yang sama juga dilakukan kepada semua korban.

Selain itu, meski yang melapor hanya tiga keluarga korban, namun diperkirakan korbannya akan bertambah, hingga belasan anak - anak menurut informasi dari keluarga korban yang telah melapor terlebih dahulu.

Sebelumnya kepolisan resot Kota Padang, Sumatera Barat menangkap tiga pelaku pencabulan atau pemerkosaan terhadap dua korban yang masih dibawah umur pada Rabu (17/11 2021). Dari pengakuan korban kepada polisi, pelakunya ada lima, namun dua orang lagi masih diburu Satreskrim Polresta Padang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepolisian resort Kota Padang mencatat angka laporan polisi terhadap kasus kejahatan seksual pada anak, untuk tahun ini naik dibandingkan tahun 2020 lalu. Kenaikan tersebut hingga 100 persen.

“Untuk tahun ini saja, kejahatan seksual terhadap anak mencapai 82 kasus, dengan korban lebih dari itu. Karena setiap laporan polisi yang kami terima, jumlah korban beragam, mulai dari satu orang hingga tiga orang korban,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, di Mapolresta Padang pada Kamis (18/11 2021).( Kak Yoed/Jeg)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral