News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nah Ini Dia, 48 Tempat Usaha Biang Kerok Pencemaran Udara di DKI Jakarta

“Dari hasil evaluasi secara umum dapat kami sampaikan ada 114 kegiatan usaha yang potensial penyebab pencemaran udara, hasilnya 66 taat dan 48 sisanya tidak taat,”
Rabu, 6 September 2023 - 13:49 WIB
Monas dengan latar Jakarta yang berpolusi, Rabu (16/8/2023).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menemukan 48 tempat usaha yang diduga menjadi biang kerok buruknya kualitas udara Jakarta. Temuan ini merupakan hasil dari inspeksi terhadap 114 tempat yang diperiksa yang awalnya diduga menjadi penyebab pencemaran udara saat ini.

“Dari hasil evaluasi secara umum dapat kami sampaikan ada 114 kegiatan usaha yang potensial penyebab pencemaran udara, hasilnya 66 taat dan 48 sisanya tidak taat,” kata Wakil Kepala DLH DKI Jakarta Sarjoko kepada wartawan, Rabu (6/9/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka dianggap tidak taat dengan aturan karena masih menghasilkan buangan yang tak sesuai baku mutu.

Lebih lanjut, seluruh tempat usaha yang tak taat itu diberikan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Selama pemberian sanksi, mayoritas kegiatan usaha yang kedapatan berkontribusi menjadi pelaku pencemaran udara diwajibkan menutup sementara usahanya sebelum perbaika kegiatan lingkungan diperbaiki.

"Yang tidak taat akan dikenakan sanksi administrasi, sanksi pidana, juga sanksi perdata," ucap Sarjoko.

Kini, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Pencemaran Udara. Hal ini ditetapkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 593 Tahun 2023 tentang Satuan Tugas Pengendalian Pencemaran Udara.

Juru Bicara Satgas Pengendalian Pencemaran Udara Ani Ruspitawati menuturkan, terdapat sejumlah upaya yang telah disiapkan dan dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta untuk perbaikan kualitas udara.

"Upaya yang telah dilakukan bersifat jangka pendek, menengah, dan panjang, melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) DKI Jakarta seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, hingga stakeholder terkait untuk menangani penurunan kualitas udara di Jakarta," urai Ani.

Dalam beberapa waktu belakangan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta telah memberikan sanksi berupa penghentian sementara aktivitas usaha terhadap perusahaan pergudangan dan penyimpanan (stockpile) batu bara yang terbukti belum mematuhi aturan pengelolaan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian, penegakan hukum untuk kewajiban uji emisi dalam bentuk tilang berbayar juga sudah dilakukan," ucapnya.

Sementara, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membentuk Satuan Tugas (satgas) khusus untuk penanganan polusi udara di Jakarta. Satgas ini diharapkan bisa mempercepat upaya perbaikan kualitas udara di ibu kota.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.
Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting Meninggal Dunia

Kabar duka, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Gindo Ginting meninggal dunia. Dilansir dari berbagai sumber, Gindo pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.
Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Menakar Standar Keselamatan dan Kemewahan Berkelas Kenegaraan Hongqi E-HS9

Berbekal rating lima bintang Euro NCAP 2025, Hongqi E-HS9 mengintegrasikan struktur bodi berkekuatan ekstra, teknologi bantu pengemudi, dan sistem pengaman baterai tingkat tinggi.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral