Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat, BPBD Kota Padang Bagikan Masker
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com- Kualitas udara di Kota Padang masuk kategori tidak sehat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol membagikan 1.000 lembar masker kepada masyarakat.
Menurut hasil pengujian UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Padang Panjang per 20 Oktober 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat mencapai 197,707, yang masuk kategori tidak sehat.
Kondisi ini sebelumnya juga mendorong pemerintah daerah memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik pada 21–23 Oktober 2026.
Dengan begitu, BPBD melakukan pembagian masker ke 6 titik ramai di Kota Padang untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sehubungan dengan ini, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Rio de Ronsard mengatakan, mengatakan pembagian masker merupakan langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat dari dampak penurunan kualitas udara.
“Kabut asap karhutla membuat kualitas udara menurun dan dapat berdampak pada kesehatan pernapasan. Karena itu, BPBD membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya perlindungan sekaligus edukasi agar warga disiplin memakai masker saat berada di luar ruangan,” katanya dikutip dari Antara, Minggu (25/10/2026).
Dia juga menjelaskan sebanyak 1.000 lembar masker tersebut didistribusikan di Simpang Serambi, Simpang AB Mart, Simpang Tanah Hitam, Simpang Kebun Sikolos, kawasan kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, serta depan Gedung M. Sjafei.
Kemudian di area depan Gedung M. Sjafei mendapat alokasi terbesar, yakni 300 lembar masker.
Lokasi tersebut, dipilih karena menjadi salah satu akses menuju pasar, tempat masyarakat beraktivitas dan berinteraksi dengan intensitas tinggi.
Sementara itu, sejumlah persimpangan dan kawasan kampus menjadi sasaran karena tingginya mobilitas warga di lokasi tersebut.
Meski pembagian masker menjadi langkah perlindungan awal, kondisi udara yang tidak sehat membutuhkan kewaspadaan lebih dari masyarakat.
Warga juga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya saat kabut asap semakin pekat, serta menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan partikel pencemar.
Rio de Ronsard minta masyarakat segera mengurangi aktivitas luar ruangan apabila mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi akibat paparan asap, dan mencari pertolongan medis jika keluhan berlanjut.
Load more