GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Grebek Home Industri Miras Ilegal, Polisi Sita 129 Drum Ciu

Polsek Tambora menggrebek sebuah ruko empat lantai di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, yang dijadikan tempat produksi minuman keras (miras)
Rabu, 20 September 2023 - 14:41 WIB
Puluhan Miras Drum disita pihak kepolisian
Sumber :
  • Tim tvOne/Arif Budiman

Jakarta, tvOnenews.com - Unit Reskrim Polsek Tambora menggrebek sebuah ruko empat lantai di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, yang dijadikan tempat produksi minuman keras (miras) ilegal jenis ciu.

Ruko empat lantai ini juga dijadikan tempat produksi sekaligus penjualan minuman keras ilegal jenis ciu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penggrebkannya polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial KL alias Johan yang bertugas sebagai pembuat minuman sekaligus penjual.

Kapolres metro jakarta barat, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, Selain satu tersangka dari lokasi ini juga turut diamankan 129 drum tempat fermentasi ciu, 4560 botol ciu siap edar, Drigen serta sejumlah alat memasak bahan baku miras.

Saat ini polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lain berinisial S-S yang berperan sebagai pengendali.

Dari pengungkapan miras ilegal ini atau home industry miras ilegal ini penyidik berhasil mengamankan beberapa barang bukti.

"129 drum besar, Ada juga 4560 botol ciu siap edar dalam botol air minum kemasan 600 ml ada juga yang ukuran 330 ML kemudian 7 jeriken berisi 30 liter ciu yang sudah jadi dan siap untuk dikemas, 5 buah tungku atau kompor," Ujar Kapolres Jakarta Barat saat ditemui di lokasi.

Tak hanya itu, lanjutnya, kemudian 30 tabung gas yang berfungsi sebagai alat untuk memasak bahan baku ciu ini kemudian 9 wajan besar 31 karung gula pasir yang menjadi bagian daripada komponen pembuatan ciu, 11 ember kosong, 8 drum besar kosong 42, 9bungkus ragi satu karung beras merah dan 1 buah timbanga.

Untuk mengelabui petugas kepolisian ruko tersebut dikamuflase dengan tempat konveksi di tiga lantai bagian bawah, Sementara lokasi pembuatan miras berada di lantai empat.

"Modus operandinya pelaku atas nama KL alias johan menyewa ruko 4 lantai yang dikamuflase sebagai tempat konveksi dan diplang bagian depannya disamarkan dengan papan nama Firma hukum yang memang dulu pernah di sewa namun sudah selesai proses sewanya namun masih terpasang plang dirumah hukum tersebut" Imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para tersangka akan dijerat pasal pidana yaitu pasal 20 ayat 1 kitab undang-undang hukum pidana, dihukum penjara selama-lamanya 15 tahun.

"Kita juga kenakan dengan undang-undang Cipta kerja baik pasal 46 maupun 64 terkait tentang perdagangan dan juga tentang pangan dengan pidana penjara maksimal 4 tahun dan denda Rp10 juta." Tutupnya. (abm/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkiraan Jadwal Timnas Voli Putri Korea vs Garuda Pertiwi: Digelar Akhir Juli, Megawati Hangestri Absen

Perkiraan Jadwal Timnas Voli Putri Korea vs Garuda Pertiwi: Digelar Akhir Juli, Megawati Hangestri Absen

Perkiraan jadwal Timnas Voli Putri Korea Selatan vs Garuda Pertiwi, yang kemungkinan akan berlangsung pada akhir Juli 2026 nanti.
‎Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Nova Arianto Wanti-wanti Timnas Indonesia U-20 soal Format Baru

‎Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Nova Arianto Wanti-wanti Timnas Indonesia U-20 soal Format Baru

Timnas Indonesia U-20 bersiap menghadapi format baru AFC di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Nova Arianto menegaskan pemain harus siap bersaing.
Kabar Buruk untuk Jay Idzes, Rekor Mentereng Kapten Timnas Indonesia di Venezia Segera Pecah

Kabar Buruk untuk Jay Idzes, Rekor Mentereng Kapten Timnas Indonesia di Venezia Segera Pecah

Rekor transfer kapten Timnas Indonesia Jay Idzes sebagai pemain termahal yang pernah dijual Venezia terancam pecah setelah Issa Doumbia didekati Sporting CP.
Bantah Isu Jawa Barat Ganti Nama Jadi 'Tatar Sunda', Dedi Mulyadi Tegaskan Pemprov Hanya Fokus Kerja

Bantah Isu Jawa Barat Ganti Nama Jadi 'Tatar Sunda', Dedi Mulyadi Tegaskan Pemprov Hanya Fokus Kerja

Dedi Mulyadi akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu yang ramai beredar di media sosial mengenai pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda.
Prabowo Siapkan Paket Ekonomi Baru, Airlangga Ungkap WFH ASN dan Swasta Diperpanjang 2 Bulan

Prabowo Siapkan Paket Ekonomi Baru, Airlangga Ungkap WFH ASN dan Swasta Diperpanjang 2 Bulan

Pemerintah mulai menyiapkan serangkaian langkah darurat untuk menjaga laju ekonomi nasional di tengah tekanan geopolitik global yang belum mereda.
Duetkan Megawati Hangestri dan Jordan Wilson di V League Musim Depan, Pelatih Hyundai Hillstate Taruh Harapan Besar pada...

Duetkan Megawati Hangestri dan Jordan Wilson di V League Musim Depan, Pelatih Hyundai Hillstate Taruh Harapan Besar pada...

Tim yang berasal dari Kota Suwon, Korea Selatan yakni Hyundai Hillstate dipastikan akan turun dengan duet pemain asing baru di V League 2026/2027 mendatang.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral