GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Misterius Sjam Kamaruzaman, Pria dengan Banyak Nama Samaran dan Otak Utama Dibalik G30S PKI

Tapi sebagian pihak di internal PKI meyakini, pemimpin operasi G30S PKI sesungguhnya adalah Sjam Kamaruzaman, sosok yang mereka sebut misterius dan tertutup.
Kamis, 21 September 2023 - 05:05 WIB
Sjam Kamaruzaman
Sumber :
  • Dok.Wikipedia

tvOnenews.com - Banyak orang menyebut Gerakan 30 September PKI atau G30S PKI dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung, Komandan Cakrabirawa, pasukan pengawal Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno. 

Tapi sebagian pihak, bahkan di internal PKI sendiri justru meyakini, pemimpin operasi G30S PKI sesungguhnya adalah Sjam Kamaruzaman, sosok yang disebut misterius dan tertutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana yang dikutip dari penuturan sejarawan Salim Said, Heru Atmodjo yang berada di pusat komando G30S PKI pada pagi hari 1 Oktober 1965, merasa heran melihat orang sipil seperti Sjam, memimpin langsung operasi militer.

Padahal di sekitarnya ada Brigadir Jenderal TNI Supardjo, Letnan Kolonel Untung, serta Kolonel Latif.

Brigjen Suparjo dalam sebuah surat rahasia yang coba ia selundupkan ke penjara Marsekal Omar Dhani sekitar akhir November 1966 mengatakan, operasi militer G30S PKI gagal karena ketidakjelasan siapa sesungguhnya pemimpin operasi.

Foto: Sjam Kamaruzzaman saat menjalani sidang di pengadilan militer (Dok.Salim Said: Dari Gestapu ke Reformasi, Serangkaian Kesaksian)

Suparjo merasa, peran Sjam, orang sipil yang terlihat dominan dalam sebuah operasi militer, menjadi salah satu faktor gagalnya Gerakan 30 September PKI.

Menurut Suparjo, seharusnya operasi itu berada di satu tangan, yaitu Letkol Untung, sebagai sosok yang punya latar belakang militer. 

"Karena yang menonjol ketika itu adalah gerakan militer, maka sebaiknya komando pertempuran diserahkan saja kepada kawan Untung dan kawan Sjam bertindak sebagai komisaris politik. Atau sebaliknya, kawan Syam memegang komando tunggal sepenuhnya." jelas Suparjo.


Siapa Sesungguhnya Kawan Sjam?

Ketika tragedi G30S PKI pecah di tahun 1965, Sjam Kamaruzaman diketahui merupakan pimpinan dari Biro Khusus PKI yang dibentuk oleh Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit, pimpinan tertinggi Partai Komunis Indonesia.

Tugas utama dari Biro Khusus PKI ini adalah menyusup kedalam tubuh Angkatan Bersenjata Indonesia, dan merekrut para perwira untuk mendukung kegiatan dan propaganda PKI.

Pemimpin Partai Komunis Indonesia DN Aidit (istimewa)

Dalam buku "Malam Bencana 1965 dalam Belitan Krisis Nasional, Bagian I Rekonstruksi dalam Perdebatan, Diterbitkan pertama kali oleh Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Ambarwulan dan Aminuddin Kasdi, menulis,

"Sjam, tokoh ini oleh Aidit pernah dikirim ke Vietnam Utara, RRC, dan Korea Utara untuk mempelajari perang rakyat dan intelijen." tulis Ambarwulan dan Aminuddin Kasdi. 

"Oleh sebab itu, sepak terjang Sjam selalu awas, licin, dan teliti dalam mempelajari lawan. Sjam juga disebutkan sebagai orang yang misterius dan tertutup." lanjutnya.

Nama lain Sjam adalah Kamaruzaman bin Achmad Moebaidah, pimpinan buruh pelabuhan Tanjung Priok. Di kalangan militer, ia dikenal dengan nama Sjam, sedangkan di kalangan PKI bernama Gimin.

Baca Juga: Sepak Terjang Biro Khusus PKI, Menyusup Dalam Tubuh Angkatan Bersenjata Indonesia Jelang G30S PKI

Sejarawan Salim Said dalam bukunya "Dari Getapu ke Reformasi, Serangkaian Kesaksian" terbitan Mizan 2013, menuturkan, 

"Ketika berada dalam tahanan militer, kawan-kawannya sesama tahanan politik menjauhi Sjam, ia kerap diteriaki sebagai "Agen CIA!"." tulis Salim Said.

Dalam beberapa catatan menyebutkan, Sjam juga memiliki banyak nama samaran. Sebagai Kepala Biro Khusus PKI, Sjam juga diketahui telah melakukan banyak penyusupan kedalam tubuh tentara dan mempengaruhi mereka untuk bergabung dalam barisan PKI.

"Sebagai intel dan Kepala Biro Khusus PKI, Sjam dicurigai beberapa kalangan bekerja untuk beberapa pihak sekaligus." lanjutnya.

Sjam Kamaruzaman, diketahui lahir pada 30 April 1924 di Tuban, Jawa Timur, dan bekerja sebagai intel polisi di Pati, Jawa Tengah. 

Di kemudian hari berseliweran informasi mengenai berbagai kegiatan intel yang pernah dikerjakan Sjam, terutama adalah kegiatannya sebagai intel tentara.

"Disebutkan bahwa di Jakarta, Sjam pernah menjadi intel Kodam Jaya, di Jawa Barat pernah menjadi intel untuk Kolonel Suwarto, Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Yang tetap menjadi pertanyaan, apakah Sjam bekerja di kalangan militer sebagai orang PKI atau dia adalah agen tentara yang disusupkan ke dalam PKI." tulis Salim. 

Foto: Cuplikan Film Pengkhianatan G30S PKI, Sjam memimpin rapat.

Lebih lanjut menurut Salim, kekacauan dan akhirnya kegagalan operasi Gestapu pimpinan Sjam itulah yang mendorong Heru Atmodjo mencurigai, operasi Gestapu itu sebagai gerakan militer yang memang sengaja dirancang untuk gagal.

"Tidak terlalu sulit sebenarnya untuk mengerti dasar kecurigaan Heru Atmodjo tentang sosok Sjam. Lihat saja bagaimana pasukan yang ditugaskan di Monas tidak disiapkan logistiknya. Akibatnya, mereka kelaparan. Sebagian dari mereka (Batalion 530 dari Brawijaya) dengan mudah siang itu ditarik masuk ke Kostrad untuk disuguhi makan siang." ungkap Salim Said. 

"Batalion 454 dari Diponegoro yang dalam keadaan kelaparan mundur ke wilayah Pangkalan Udara Halim, mendapatkan makan yang secara tergesa-gesa disiapkan oleh Komandan Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Kolonel Udara Wisnu jajengminardo." lanjutnya.

Lalu, bagaimana harus menjelaskan bahwa seorang jenderal, seorang kolonel, seorang letnan kolonel, dan sejumlah mayor, kapten, dan letnan, secara berjamaah menjadikan diri mereka anak buah seorang sipil dalam sebuah operasi militer yang begitu penting dan rumit?

Apakah keputusan PKI mendukung gerakan para “perwira berpikiran maju” dibawah pimpinan Letnan Kolonel Untung diubah oleh Sjam di lapangan, dari posisi hanya sebagai “pendukung” berubah menjadikan dirinya pemimpin operasi?.

Baca Juga: Jejak Operasi Intelijen Asing di Indonesia, Menyiapkan Panggung Bentrokan dan Kudeta Gagal G30S PKI di Tahun 1965

Dalam catatan Salim Said, pada sidang Mahmillub, Sudisman tidak membicarakan penyimpangan yang dilakukan Sjam dalam operasi militer G30S PKI tersebut. 

Sudisman hanya menegaskan bahwa Sjam berhubungan langsung dengan DN Aidit. Artinya, Sudisman tidak tahu apa persisnya perintah Aidit kepada Sjam.

Sebagaimana yang disaksikan beberapa tokoh Gestapu yang berada di sekitar Sjam pada pagi hari 1 Oktober di Senko, adalah Sjam yang memerintahkan pembunuhan dua jenderal yang tiba dengan selamat di Lubang Buaya, ketika yang lainnya sudah terlebih dahulu terbunuh di rumah masing-masing. 

Pembunuhan memang tak terhindarkan karena persiapan penculikan tidak dilakukan dengan perencanaan yang teliti dan saksama. 

"Keadaan yang demikian ini hampir bisa dipastikan disebabkan oleh kepemimpinan Sjam yang tidak ditopang oleh pengalaman militer dalam memimpin sebuah operasi yang rumit dan sensitif." ungkap Salim Said.

Sebagian besar pasukan yang melakukan penculikan adalah orang baru di Jakarta. Mereka kemungkinan besar bukan hanya tidak kenal Jakarta, juga tidak kenal dengan baik oleh mereka yang akan diculiknya. 

Salim berpendapat, faktor persiapan operasi yang tidak rapi yang menyebabkan terjadinya kepanikan di lapangan hingga menjadi faktor utama gagalnya Operasi Militer G30S PKI.(buz)

Ikuti terus perkembangan berita terbaru lainnya melalu kanal YouTube tvOneNews:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Menguat, Cadangan Devisa RI Tembus US$145,3 Miliar di Tengah Gejolak Global

Rupiah Menguat, Cadangan Devisa RI Tembus US$145,3 Miliar di Tengah Gejolak Global

Rupiah menguat 0,78 persen ke Rp17.855 per dolar AS, sementara cadangan devisa RI mencapai US$145,3 miliar pada akhir Juli 2026.
Alasan Sopir Alphard Minta Maaf ke Tukang Ojek di Pesanggrahan, Sebut Sikap Arogannya Berimbas ke Keluarga

Alasan Sopir Alphard Minta Maaf ke Tukang Ojek di Pesanggrahan, Sebut Sikap Arogannya Berimbas ke Keluarga

Akui tindakannya yang merusak motor milik tukang ojek di Pesanggrahan berimbas ke orang-orang sekitar lantaran viral, sopir Alphard pada akhirnya meminta maaf.
Ivar Jenner dan Jens Raven Panik Naik Wahana Ekstrem di Bali, Ekspresi Jadi Sorotan

Ivar Jenner dan Jens Raven Panik Naik Wahana Ekstrem di Bali, Ekspresi Jadi Sorotan

Dua pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner dan Jens Raven, memanfaatkan waktu libur dengan mencoba wahana ekstrem di Bali. Namun, ekspresi panik keduanya jadi.
Mulai Era Baru Bersama Megawati Hangestri, Kim Hee-jin Beberkan Kunci Agar Hyundai Hillstate Bisa Bersaing di V League

Mulai Era Baru Bersama Megawati Hangestri, Kim Hee-jin Beberkan Kunci Agar Hyundai Hillstate Bisa Bersaing di V League

Pada gelaran Liga Voli Korea musim 2026/2027, Hyundai Hillstate dipastikan akan tampil dengan wajah baru setelah banyak melakukan perubahan di skuad mereka.
5 Potret Cantik Rachel Florencia, Sosok Istri Dikta yang Pernah Ikut Audisi JKT48 hingga Jadi BA EVOS

5 Potret Cantik Rachel Florencia, Sosok Istri Dikta yang Pernah Ikut Audisi JKT48 hingga Jadi BA EVOS

Nama Rachel Florencia Rudy Gunawan mendadak menjadi sorotan setelah kabar pernikahannya dengan penyanyi Pradikta Wicaksono atau Dikta jadi perbincangan publik.
Terungkap! Identitas Pria Bugil yang Diduga ODGJ Pukuli Pemotor di Lenteng Agung, Motifnya Bikin Kaget

Terungkap! Identitas Pria Bugil yang Diduga ODGJ Pukuli Pemotor di Lenteng Agung, Motifnya Bikin Kaget

Pria berinisial J diamankan setelah viral memukuli sejumlah pengendara motor di Lenteng Agung menggunakan tripleks. Polisi mengungkap pengakuan

Trending

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia Ungkap Alasan Direktur Niaga Reza Aulia Hakim Diberhentikan Sementara

Garuda Indonesia menjelaskan alasan pemberhentian sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim dan menegaskan keputusan akhir menunggu RUPS.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 14 Kg Ganja dari PNG, Tujuh WN Papua Nugini Kabur

TNI AL menggagalkan penyelundupan 14 kilogram ganja dari Papua Nugini menuju Jayapura di perairan Skouw Sae. Tujuh WN PNG melarikan diri.
Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Hati Berbunga-bunga, 5 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Kabar Bahagia soal Cinta Besok 20 Agustus 2026

Kabar manis soal asmara diprediksi menghampiri 5 zodiak besok 20 Agustus 2026. Siapa saja yang bakal dibuat berbunga-bunga?
Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Update Kondisi Pria yang Pukuli Pengendara Motor di Lenteng Agung: Bukan ODGJ tapi Mabuk

Pria yang pukuli pengendara motor secara acak di sekitar stasiun Lenteng Agung semalam berhasil diamankan. Menurut laporan, ia bukan ODGJ, melainkan mabuk.
Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Bukan Soal Honor Penyanyi, Kader PAN Bebizie Diduga Terlibat Aliran Uang Korupsi Eks Bupati Kukar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, pemeriksaan terhadap anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Bebizie Sri Mulyati terkait dugaan aliran uang di kasus korupsi mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari.
Viral Video Sopir Alphard Rusak Motor Ojol Pakai Batu di Jakarta Selatan, Diduga Gara-Gara Tak Terima Kena Serempet

Viral Video Sopir Alphard Rusak Motor Ojol Pakai Batu di Jakarta Selatan, Diduga Gara-Gara Tak Terima Kena Serempet

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pria merusak motor ojol menggunakan batu di Jakarta Selatan. 
Meresahkan! Pria Diduga ODGJ Pukuli Pengendara Motor Pakai Balok hingga Pingsan di Dekat Stasiun Lenteng Agung

Meresahkan! Pria Diduga ODGJ Pukuli Pengendara Motor Pakai Balok hingga Pingsan di Dekat Stasiun Lenteng Agung

Ppria diduga ODGJ meresahkan warga dengan memukuli secara acak pengendara motor yang lewat sekitaran Stasiun Lenteng Agung. Salah satu kroban bahkan pingsan.
Selengkapnya

Viral