News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disebut Pengiring Tarian Harum Bunga Saat Pembantaian di Lubang Buaya, Ini Sejumlah Fakta Fakta Lagu Genjer Genjer

Pada masa Orde Baru lagu Genjer-Genjer dipropagandakan sebagai lagu pengiring tarian Harum Bunga, yang dimainkan oleh Gerwani dan Pemuda Rakyat untuk mengiringi upacara pembantaian para jenderal di Lubang Buaya, Jakarta.
Rabu, 27 September 2023 - 05:00 WIB
Relief Monumen Pancasila Sakti di Lobang Buaya, Jakarta yang dibuat pada masa Pemerintahan Soeharto
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com-"Genjer-genjer, esuk esuk pating keleler, diuntingi digawa nang pasar..."

Pada masa Orde Baru lagu Genjer-Genjer dipropagandakan sebagai lagu pengiring tarian Harum Bunga, yang dimainkan oleh Gerwani dan Pemuda Rakyat untuk mengiringi upacara pembantaian para jenderal di Lubang Buaya, Jakarta. Lirik "nang kedhokan pating kelelar" diubah jadi "genjer-genjer, esuk esuk pating keleler" disebut kode penculikan dan pembunuhan. Peristiwa ini digambarkan pada film Pengkhianatan G 30 S/PKI besutan Arifin C. Noer. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya lagunya jadi hits nasional, tarian Genjer Genjer pun sangat disukai. Penampilan tarian Genjer Genjer di Hotel Indonesia pada 1965 (Sumber: Faiza Mardjoeki)

Genjer tumbuhan yang enak dimakan setelah direbus. Tumbuh di rawa rawa atau petakan petakan sawah. Bentuk daunnya menyerupai daun talas, tetapi kecil, berwarna hijau tua. Ini makanan kesukaan petani di Jawa hingga tapol di Pulau Buru. Biasanya sambil memburuh panen, petani mengumpulkan genjer untuk dibawa pulang.

Syair lagu "Genjer-Genjer" dimaksudkan sebagai sindiran atas masa pendudukan Jepang ke Indonesia. Pada saat itu, kondisi rakyat semakin sengsara dibanding sebelumnya. Bahkan ‘genjer’ (Limnocharis flava) tanaman gulma yang tumbuh di rawa-rawa sebelumnya dikonsumsi itik, tapi jadi santapan yang lezat akibat tidak mampu membeli daging. 

Lagu Genjer-Genjer, lagu rakyat Banyuwangi mulai terkenal sekitar akhir tahun 1962. Lagu ini diberi notasi musik oleh M. Arief kemudian menjadi makin terkenal di Indonesia, melalui suara Bing Slamet. Arief adalah seorang petani yang piawai memainkan alat musik tradisional angklung. Dengan alat musik, ia menciptakan banyak lagu tentang kehidupan masyarakat sehari-hari dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah, bahasa Using.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bing Slamet dan Lilis Suryani yang membawa lagu Genjer Genjer menjadi sangat digemari masyarakat (sumber foto:istimewa)

Setelah Indonesia merdeka, Arief bergabung dengan Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo) yang dipimpin oleh Amir Sjarifudin. Lalu di tahun 1950, Arief pindah ke Lekra dan menjadi Ketua Bidang Kesenian. Selain itu Arief juga dipilih menjadi anggota DPRD sebagai wakil seniman pada tahun 1955.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.

Trending

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Terima Dumas Dugaan Politik Uang Kegiatan Muktamar NU, Ini Respons KPK

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau mendatangi Gedung KPK untuk melaporkan dugaan praktik politik uang dalam proses pengondisian dukungan terhadap Rais Aam pada arena Muktamar NU beberapa waktu lalu.
Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Tantangan Berat Menanti, Ini Kekurangan Timnas Indonesia untuk Tatap Piala Asia 2027 Versi Bung Towel

Pengamat sepak bola Tommy Welly, alias Bung Towel, mengklaim Timnas Indonesia kurang sempurna untuk Piala Asia 2027. Masih ada kekurangan dari skuad asuhan John Herdman.
Selengkapnya

Viral