GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Lagi Mendukung Prabowo, Ustaz Yahya Waloni Pindah Ke Lain Hati: Anies Baswedan Mimpin Amerika, Kalah Joe Biden

Ustaz Yahya Waloni mengatakan pada jemaah bahwa dirinya berpindah ke lain hati. Sebelumnya ia menjadi pendukung keras Prabowo Subianto, tidak untuk Pilpres 2024
Jumat, 27 Oktober 2023 - 17:24 WIB
Ustaz Yahya Waloni pindah ke lain hati
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Capres dan Cawapres 2024 kini telah siap bersaing untuk menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Masa pendaftaran untuk menjadi Capres dan Cawapres telah ditutup, kini terdapat 3 kandidat yang akan bersaing.

Prabowo Subianto yang sebelumnya sempat menjadi Capres di tahun 2019, kini kembali mendaftar sebagai Capres 2024. 2 Capres lainnya yaitu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah kesempatan, seorang pendakwah, Ustaz Yahya Waloni memberitahukan kepada jemaahnya bahwa dirinya berpindah ke lain hati.


Ustaz Yahya Waloni. (Ist)

Sebelumnya menjadi pendukung keras Prabowo Subianto, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ini ia menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan.

Sebelumnya, ia mendoakan agar Indonesia kini diberi seorang pemimpin terbaik serta agama Islam menjadi agama yang tegak dimasa mendatang.

“Jadi kita berdoalah saja mudah-mudahan Allah hadirkan pemimpin terbaik, dan agama ini dan menjadi agama yang tegak di masa akan datang. Doakan juga kami pribadi, agar kami tetap sehat diberi umur untuk menegakkan agama ini,” ungkap Ustaz Yahya Waloni dikutip dari kanal YouTube New Tausiah Ustadz.

Sebab, dirinya sependapat dengan pernyataan dari Profesor Denny Indrayana yang menganalisis bahwa negara ini ibarat dua orang petinju yang bertanding di atas ring dengan kondisi satu diikat dan petinju lainnya bebas memukulnya.

“Itu bukan argumen biasa, profesor yang bicara ilmiah, profesor yang bicara Doktor tentang hukum. Beliau sudah berbicara, kita berdoa mudah-mudahan ya Allah ini tidak terjadi menimpa saudara kita Anies Baswedan. Kita doakan bagaimanapun kencang manusia, kalau Allah yang menentukan, Insya Allah beliau ini akan diangkat jadi presiden, tidak ada yang mustahil,” ujar Ustaz Yahya.

Ustaz yang berdarah Minahasa ini menyatakan bahwa dirinya pada Pilpres sebelumnya menjadi pendukung keras dari Capres Prabowo Subianto. 

Kini ia telah berpindah ke lain hati, pada Pilpres 2024 ini Ustaz Yahya Waloni menyatakan di depan para jemaah bahwa ia mendukung Anies Baswedan.

Selain itu, Ustaz Yahya pun menjelaskan alasan mengapa dirinya kini berpihak kepada Anies Baswedan.

“Tapi saya mau kasih tahu ke jamaah sikap kita yang lama yang mengakibatkan kita runtuh dan Allah tidak dengar doa kita, berhati-hati di hari ini. tak perlu kita menjelekkan Prabowo dan Ganjar, saya ini pendukung keras Prabowo tapi ketika saya lihat spanduk Anies dirobek-robek, dirusak di Pulau Jawa sana, di Jember 20 baliho, saya langsung berpindah,” jelasnya.

“Ustad nggak boleh independen, Ustad itu di jalan yang lurus, mana yang benar di situ langkah kita, Walking on the right track. Jangan independen, independen itu makan di sebelah makan di sini. pengecut, bunglon. Jadi saya dari Prabowo Saya pindah kepada orang yang benar Anies Baswedan,” sambungnya.

Meski begitu, dirinya pun mengatakan bahwa ketiga kandidat ini merupakan putra-putra terbaik bangsa. Namun, ia juga mengatakan perlu bagi kita untuk memilih yang terbaik diantara ketiganya.

Ustaz Yahya Waloni juga sempat memberikan pujian kepada Anies Baswedan bahkan sebelum menjadi Gubernur. Ia mengatakan Anies Baswedan bahkan dapat memimpin Amerika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lihat aja di Tiktok saya yang bilang jangankan mimpin Indonesia Anies Baswedan itu mimpin Amerika kalah Joe Biden. Dia cerdas itu dia punya kompetensi, nanti kita lihat kalau tarung debat dia debat terbuka antar Pilpres capres calon presiden. Nanti kita lihat di situ orang-orang yang tadinya memfitnah, menghina beliau, kecerdasan untuk mengatasi problematika eksternal, internal bangsa kita dan setelah itu ya Pokoknya kita berdoa,” pungkasnya. (Kmr)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Selengkapnya

Viral