News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-Fakta Mertua Bunuh Menantu yang Tengah Hamil 7 Bulan di Pasuruan, Polisi: Saat Melakukan Aksi Kejinya Mertua dalam Kondisi...

Pembunuhan yang dilakukan sang mertua kepada menantunya yang tengah hamil 7 bulan, kepada polisi pelaku mengaku jika tindakan kejinya karena terpengaruh
Kamis, 2 November 2023 - 09:26 WIB
Tangkapan Layar - Makam Almuniroh Hafidloh Diyanah (23) sang menantu yang dibunuh mertuanya sendiri
Sumber :
  • tvOne

Purwodadi, tvOnenews.com - Pembunuhan keji yang dilakukan seorang mertua Khoiri (52) kepada menantunya di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, kini tengah diselidiki Mapolsek Purwodadi.

Dalam keteranganya, Kapolsek Purwodadi, AKP Pujianto, mengatakan pembunuhan yang dilakukan mertua kepada menantunya yang tengah hamil tersebut dipicu masalah ekonomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada petugas pelaku mengaku jika dirinya tengah pusing karena televisi yang hendak dijualnya tak jua laku terjual.

"Getun pak, wau sumpek kulo. Ngedol tv ora payu-payu. (Menyesal saya pak. Tadi penat saya jual tv tidak laku-laku," jelas sang Mertua Khoiri dihadapan petugas.

Tak hanya itu, polisi juga mendapati fakta jika saat melakukan aksi kejinya pelaku tengah terpengaruh minumas keras dan memiliki kebiasaan mabuk-mabukan.   


"Penggaweanmu ngombe, mabok, yo nggak? Aku weroh kowe? (Pekerjaanmu itu minum, mabok, ya tidak? Aku tahu tentang kamu)," tanya polisi. Pelaku pun mengakui jika dirinya masih dalam pengaruh minuman keras alias mabuk. 

Dalam pengaruh minuman keras itulah, Khoiri memasuki kamar sang menantu Almuniroh Hafidloh Diyanah (23) yang tengah hamil 7 bulan.

"Kejadian pembunuhan di dalam kamar rumah suami korban dengan menggunakan sebilah pisau dapur dengan cara menggorok leher korban," tutur Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto. 

Saat aksi kejam dan sadis menggorok leher sang korban, pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang bersimbah darah ke rumah tetangganya.

"Usai menggorok leher korban pelaku kemudian panik dan kabur ke rumah tetangganya, bersembunyi di dalam kamar," ungkap AKP Pujianto.

tvonenews

Sesaat sebelum pelaku menghabisi nyawa sang menantu, pelaku sempat mengikuti antrian pembagian makanan yang digelar di Balai Desa Parerejo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, karena nama pelaku tak masuk dalam daftar penerima bantuan yang dikhususkan  untuk anak dan ibu hamil, pelaku pun langsung pulang ke rumah.

"Sempat bawa KTP minta bantuan. Tapi karena ini untuk ibu hamil dan menyusui ya gak dikasi terus pulang," ujar salah seorang perangkat desa yang enggan disebut namanya.

Beberapa jam setelah pelaku tak mendaptkan pembagian makanan gartis di balai desa, pelaku pun melakukan aksi kejinya dengan menggorok leher sang menantu yang tengah hamil 7 bulan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria terekam CCTV diduga melecehkan anjing di sebuah kafe di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Bikin Salah Fokus Ini Makna Patch Piala Dunia 2026 di Lengan Tijjani Reijnders, Ada Tanda Khusus untuk Legenda

Bikin Salah Fokus Ini Makna Patch Piala Dunia 2026 di Lengan Tijjani Reijnders, Ada Tanda Khusus untuk Legenda

Menariknya, ada patch khusus yang tertera di lengan jersey yang digunakan oleh Tijjani Reijnders. Adalah patch bertuliskan debut, yang tertera pada logo Piala Dunia di bagian bawah lengan kanan sang pemain. 
Berupaya Hilangkan Jejak, Polisi Ungkap Pelaku Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan Sempat Ganti Plat Mobil

Berupaya Hilangkan Jejak, Polisi Ungkap Pelaku Percobaan Penculikan Kakek di Penjaringan Sempat Ganti Plat Mobil

Polisi mengungkap fakta baru dibalik percobaan penculikan pria lanjut usia berinisial GH (70) yang sedang olahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara.
Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial AJ (35) diduga tewas, usai ditusuk tetangganya. Peristiwa ini terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) dini hari.
KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan mengajukan banding tekait vonis mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel di kasus suap dan gratifikasi pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Kapten Persib Hadir Langsung Tonton Piala Dunia, Marc Klok Dukung Negara Kelahirannya 

Pemain naturalisasi ini tetap mendukung Belanda walaupun menikmati sejumlah tim unggulan di Piala Dunia 2026. 

Trending

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

KPK Limpahkan Berkas Perkara ke Tahap Penuntutan Terhadap Tiga Pejabat Ditjen Bea Cukai Soal Kasus Suap Importasi Barang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara milik tiga pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus dugaan suap importasi barang.
Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Geger Pria di Kemayoran Tewas Usai Ditusuk Tetangga Gegara Dendam, Ini Kronologinya

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial AJ (35) diduga tewas, usai ditusuk tetangganya. Peristiwa ini terjadi di wilayah pemukiman padat penduduk, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) dini hari.
Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Mantan Staf Ahli Heri Gunawan Mangkir Lagi Dari Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK

Model sekaligus mantan staf ahli anggota DPR RI Heri Gunawan, Fitri Assiddikki (FA) kembali mangkir dari pemanggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

KPK Tak Akan Ajukan Banding Soal Vonis Noel, Ini Alasannya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan mengajukan banding tekait vonis mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel di kasus suap dan gratifikasi pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.
Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Hanya Satu Tersangka Kasus Suap Bea Cukai yang Masih Dilakukan Penyidikan KPK, Ini Sosoknya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penyidikan terhadap satu tersangka yakni Budiman Bayu Prasojo (BBP) di kasus suap importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral