GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Gadis di Sleman, Pelaku Peragakan 23 Adegan Sadis

Sebanyak 23 adegan sadis diperagakan pelaku dalam rekonstruksi kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap wanita muda berinisial ERK di Sleman, Yogyakarta
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 2 Desember 2021 - 16:31 WIB
Rekonstruksi kasus pembunuhan dan pemerkosaan di Sleman, Yogyakarta
Sumber :
  • Tim tvOne/Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Unit PPA Satreskrim Polres Sleman, Yogyakarta, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap wanita muda berinisial ERK (20), warga Seyegan, Sleman. Reka ulang digelar di lokasi terjadinya pembunuhan, yakni di semak-semak sebuah kebun kosong di Jalan Kaliurang, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Kamis (02/12/2021).

Dalam rekonstruksi ini, polisi menghadirkan tersangka WFMB (16) yang masih berstatus pelajar di sebuah SMK di Pakem, Sleman. Dalam reka ulang ini, pelaku memperagakan 23 adegan sejak awal hingga akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami melakukan rekonstruksi yang pelakunya adalah anak, kami melakukan 23 adegan, untuk sementara anak sendiri masih dalam pengawasan pengasuhnya karena memang dari orangtuanya ini tidak bisa hadir," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Sleman, Iptu Yunanto Kukuh Prabowo di lokasi rekonstruksi.

Dijelaskan Kukuh, dari rekonstruksi ini terungkap bagaimana pelaku awalnya mengancam korban hingga berbuat aksi sadis yang mengakibatkan meninggal dunia.

"Jadi dari hasil reka ulang ini pelaku anak ini melakukan pengancaman dari awal yang bersangkutan bertemu dengan korban, kemudian masuk ke dalam semak-semak, kemudian yang bersangkutan melakukan pemerkosaan sambil menodongkan gunting di sana," ungkap Kukuh.

"Setelah itu yang bersangkutan memukulkan palu besi ke salah satu leher korban, setelah itu ketika melihat adanya orang, karena korban itu teriak akhirnya korban itu ditendang kepalanya kemudian korban tidak sadar, diinjak sampai dengan tiga kali, setelah korban diinjak baru ditusuk menggunakan gunting dan obeng," imbuhnya.

Pelaku, lanjut Kukuh, tak hanya menusuk korban sekali, tetapi hingga tiga kali. Hal ini yang diduga membuat korban meninggal dunia.

"Untuk tusukannya sebanyak tiga kali, untuk yang gunting dua kali, obeng sekali, jadi totalnya jumlahnya tiga kali," ucapnya.

Masih dalam rekonstruksi ini, kata Kukuh, pelaku juga mengambil uang tunai milik korban. Usai membunuh korban, tersangka langsung pulang ke asrama sekolah.

"Ada (yang diambil) uang Rp50 ribu, pelaku langsung pulang ke asrama," tegasnya.

Akibat perbuatannya ini, polisi akan menjerat pelaku dengan Pasal 365 Ayat 3 atau Pasal 351 Ayat 3 atau Pasal 338 KUHP. Namun karena tersangka masih berstatus anak di bawah umur, maka hanya diberlakukan sepertiga dari ancaman hukuman.

'Karena ini anak jadi sepertiga dari ancaman hukuman. Kami terapkan pasal berlapis karena kejadiannya itu kan berurutan, jadi nanti semuanya tergantung hakim yang akan memutuskan, dari pasal tersebut ancamannya 15 tahun," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa pembunuhan terhadap ERK sendiri terjadi pada 17 November 2021 dini hari. Namun jasad korban baru ditemukan pada siang hari oleh seseorang yang tengah mencari rumput.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dan celana jeans, dengan posisi kepala berada di sisi selatan. (Andri Prasetiyo).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Lawan Timnas Indonesia, 1 Pemain Saint Kitts and Nevis Malah Bernasib Apes dan Memprihatinkan Jelang FIFA Series Maret Nanti

Jadi Lawan Timnas Indonesia, 1 Pemain Saint Kitts and Nevis Malah Bernasib Apes dan Memprihatinkan Jelang FIFA Series Maret Nanti

Timnas Indonesia bersiap hadapi Saint Kitts and Nevis dalam FIFA Series 2026. Namun jelang pertemuan itu, salah satu andalan lawan justru alami nasib apes.
Pakai Marga Batak di Belakang Namanya, Gelandang Pemegang 4 Caps Bersama Norwegia U-20 Ini Minat Bela Timnas Indonesia?

Pakai Marga Batak di Belakang Namanya, Gelandang Pemegang 4 Caps Bersama Norwegia U-20 Ini Minat Bela Timnas Indonesia?

Satu lagi talenta Skandinavia yang mesti dipantau pelatih Timnas Indonesia John Heerdman. Kali ini, ada pemain berdarah Batak dengan 4 caps bersama Norwegia.
Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia.
Israel Tiba-tiba Daftarkan Tanah Tepi Barat Jadi Milik Negara, Palestina Sebut Aneksasi Terselubung

Israel Tiba-tiba Daftarkan Tanah Tepi Barat Jadi Milik Negara, Palestina Sebut Aneksasi Terselubung

Israel setujui pendaftaran tanah Tepi Barat jadi milik negara jika Palestina tak bisa buktikan kepemilikan. Palestina sebut aneksasi de-facto.
15 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 Bahasa Inggris dari Keluarga Besar, Cocok untuk Kartu dan Caption

15 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 Bahasa Inggris dari Keluarga Besar, Cocok untuk Kartu dan Caption

15 ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2026 bahasa Inggris dari keluarga besar yang formal dan hangat, cocok untuk kartu ucapan resmi maupun caption media sosial.
7 Link Twibbon Ramadhan 2026 Paling Populer, Lengkap dengan Ucapan atau Caption Media Sosial

7 Link Twibbon Ramadhan 2026 Paling Populer, Lengkap dengan Ucapan atau Caption Media Sosial

Sekitar 2 hari lagi umat muslim Indonesia akan puasa. Berikut link twibbon menyambut ramadhan 2026.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT